Pena Justisia Jurnal Media Komunikasi Dan Kajian Hukum
Vol 7, No 13 (2008): Pena Justisia Jurnal Media Komunikasi Dan Kajian Hukum

PILIHAN HUKUM MASYARAKAT TIONGHOA DALAM PENYELESAIAN PEMBAGIAN WARIS DI PEKALONGAN

Sulistyorini, Isti (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2013

Abstract

Proses pewarisan sewaktu pewaris masih hidup bagi masyarakat Tionghoaadalah termasuk pemberian orang tuanya berupa sejumlah uang, emas murni,rumah atau tempat usaha sebagai modal usaha putranya dan bagi anakperempuan yaitu waktu ia menikah orang tua kandungnya memberikan sejumlahhadiah yang iasanya berupa emas sebagai bekal hidup atau cidera mata sehinggaketika ia masuk kekerabatan suaminya diharapkan tidak diremehkan. Prosespewarisan setelah pewaris meninggal dunia seluruh harta peninggalandilimpahkan kepada anak tertua yang biasanya adalah anak laki-laki sulung.Sebenarnya pewarisan setelah pewaris meninggal dunia merupakankesinambungan dari proses pewarisan ketika orang tuanya masih hidup. Dimanaseluruh harta peninggalan dilimpahkan kepada anak tertua atau yang dituakandan dianggap paling mampu untuk mengendalikan kekayaan serta mengurus danmembesarkan adik-adiknya hingga dewasa.Kata Kunci : Pewaris, Warisan, Pembagian Waris

Copyrights © 2008