AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
Vol 11, No 2 (2018): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan

Peran Pupuk Organik dalam Mengurangi Pupuk Anorganik pada Budidaya Padi Gogo

Gusmiatun, Gusmiatun (Unknown)
Marlina, Neni (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Apr 2019

Abstract

Kendala budidaya di lahan kering adalah kesuburan tanah yang rendah.  Penggunaan pupuk anorganik/kimia secara intensif dapat menurunkan bahan organik tanah menjadi sangat rendah, selanjutnya menurunkan produksi.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi pupuk anorganik + organik yang tepat serta varietas yang dapat beradaptasi dengan baik untuk meningkatkan produksi padi pada kering. Penelitian di lapangan disusun berdasarkan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot design) dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Sebagai petak utama adalah  kombinasi pupuk (P) yaitu: P1 =100% pupuk anorganik (kontrol), P2= 75 % pupuk anorganik + 25% pupuk organik, P3 =  50% pupuk anorganik + 50% pupuk organik, P4= 25% pupuk anorganik + 75% pupuk organik. Sedangkan perlakuan untuk Anak Petak adalah: Varietas, yaitu : V1  = Inpago 11,  V2  = Limboto, dan V3  = JTLDR-G-416 ( Genotipe ).  Parameter yang diamati meliputi: tinggi tanaman (cm), jumlahanakan maksimum, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, persentase gabah hampa (%), berat 1000 butir (g), berat gabah per rumpun (g),  produksi gabah per petak  panen(kg).  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1. Penggunaan pupuk organik dapat mengurangi pemakaian pupuk anorganik/kimia, pada kombinasi pupuk anorganik 50% + organik 50%, dapat meningkatkan hasil tanaman padi sebesar 23.8% dibandingkan tanpa menambahkan pupuk organik. 2. Varietas Inpago-11 menghasilkan produksi paling tinggi dibandingkan varietas Limboto dan genotipe baru JTLDR-G-416. 3. Varietas Inpago-11 yang diberi pupuk anorganik 50% + organik 50%, dapat menghasilkan gabah sebesar  ±6,0 ton/ha.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

AGRIKAN

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna ...