Saputra, Haryanto
Jurnal Ilmu Fisika

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Microbending Pada Sensor Albumin Urin Dengan Metode Evanescent Menggunakan Serat Optik FD 620-10

Jurnal Ilmu Fisika Vol 11, No 1 (2019): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh macrobending pada sensor albumin urin dengan metode evanescent menggunakan serat optik FD 620-10. Sumber cahaya dari laser dioda dengan panjang gelombang 650 nm ditransmisikan pada serat optik multimode. Pengupasan cladding serat optik sepanjang 3 cm mengakibatkan pelemahan intensitas terukur pada detektor akibat interaksi gelombang evanescent dengan molekul albumin dalam urine. Sensor albumin urin dikarakterisasi berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi sensor menunjukkan serat optik pada jari-jari bending 2,5 cm adalah yang  optimal untuk pengukuran kadar albumin urin dengan  sensitivitas sensor sebesar 0.001 (mg/dL)/V. Tegangan keluaran fotodioda semakin mengecil seiring meningkatnya kadar albumin urin.Kata kunci : macrobending, serat optik, albumin urin.

Analisis Pengaruh Macrobending Pada Sensor Albumin Urin Dengan Metode Evanescent Menggunakan Serat Optik FD 620-10

Jurnal Ilmu Fisika Vol 11, No 1 (2019): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan analisis pengaruh macrobending pada sensor albumin urin dengan metode evanescent menggunakan serat optik FD 620-10. Sumber cahaya dari laser dioda dengan panjang gelombang 650 nm ditransmisikan pada serat optik multimode. Pengupasan cladding serat optik sepanjang 3 cm mengakibatkan pelemahan intensitas terukur pada detektor akibat interaksi gelombang evanescent dengan molekul albumin dalam urine. Sensor albumin urin dikarakterisasi berdasarkan tegangan keluaran fotodioda. Hasil karakterisasi sensor menunjukkan serat optik pada jari-jari bending 2,5 cm adalah yang  optimal untuk pengukuran kadar albumin urin dengan  sensitivitas sensor sebesar 0.001 (mg/dL)/V. Tegangan keluaran fotodioda semakin mengecil seiring meningkatnya kadar albumin urin.Kata kunci : macrobending, serat optik, albumin urin.