Suhermi, Novri
Departemen Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas pada Proses Pengemasan Portland Pozzolan Cement (PPC) di PT Semen Gresik (Persero), Tbk. Pabrik Tuban

Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.923 KB)

Abstract

Persaingan antar negara produsen semakin tinggi dan demikian pula dengan tuntutan konsumen akan mutu produk yang konsisten. Peningkatan produktivitas dan mutu diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing di pasar dunia, serta mampu memenuhi permintaan konsumen yang semakin meningkat. Pengendalian kualitas merupakan kegiatan yang terpadu dalam perusahaan untuk menjaga dan mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat berjalan baik dan sesuai standar yang ditetapkan. Salah satu perusahaan semen milik negara adalah PT Semen Gresik (Persero), Tbk. Salah satu tahapan proses produksi semen yaitu proses pengemasan semen di seksi Packer and Port yang selama ini sudah melakukan pengendalian kualitas dengan cara cukup sederhana yaitu pie chart. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa setiap hari masih didapatkan kantong semen Portland Pozzoland atau Portland Pozzoland Cement (PPC) yang pecah pada saat proses pengemasan semen. Analisis yang digunakan yaitu diagram Laney p', level sigma, dan diagram ishikawa. Datafase satu yang digunakan adalah data release dan pecah bag PPC 40kg dan 50 kg di proyek Tuban 4 tanggal 1 Januari hingga21 Juni 2017, di mana hasilnya diagram Laney p'fase satu yang telah terkendali secara statistik memiliki rata-rata proporsi kantong PPC pecah sebesar 0,00161 dan fase dua belum terkendali sebesar 0,00161 dengan level sigma yaitu sebesar 4,77-sigma. Penyebab terjadinya kantong PPC pecah saat proses pengemasan semen adalah kualitas bahan baku yang belum baik, operator kurang teliti, pengeleman kantong yang masih basah atau kurang sempurna, lingkungan yang lembap, dan keadaan mesin yang sudah aus.