Rahmawati, Yelni
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

FENOMENA VIRTUAL IDOL DALAM KEBUDAYAAN POPULER JEPANG DILIHAT DARI KAWAII BUNKA STUDI KASUS: HATSUNE MIKU Rahmawati, Yelni
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 1, No 10 (2015): Vol. 1, No. 10, Ganjil, Tahun Akademik 2015/2016
Publisher : Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.504 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini membahas fenomena virtual idol dalam kebudayaan populer Jepang dilihat dari kawaii bunka dengan studi kasus Hatsune Miku. Penelitian ini meliputi studi pustaka yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hatsune Miku yang merupakan to­ koh hologram tiga dimensi (3D) disejajarkan dengan idola/bintang nyata (real idol) dilihat dari gaya kawaii yang terdapat pada Hatsune Miku dan menunjukkan dimensi baru gaya kawaii yang terdapat pada virtual idol.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat persamaan antara real idol dan virtual idol, seperti pada penampilan dan gaya mereka yang terlihat kawaii. Sedangkan perbedaan yang ada adalah suara yang dihasilkan oleh virtual idol terdengar lebih halus. Suara halus dan tinggi merupakan jenis suara kawaii. Kemudian dari semua tanda yang dimiliki oleh Hatsune Miku, ia merupakan simbol dari gaya kawaii. Dimensi baru dalam mendukung gaya kawaii ialah teknologi dan peran aktif penggemar. Kata kunci: Virtual Idol, Hatsune Miku, Kawaii, Kebudayaan Populer 
Perkembangan Kabuki Menjadi Choukabuki Sebagai Kolaborasi Budaya Dengan Pengaruh Modernisasi Permana, Muhammad Yogi; Rukhyana, Budi; Rahmawati, Yelni
Idea | Sastra Jepang Vol 1, No 1 (2019): Volume I, Nomor I, Januari 2019
Publisher : Idea | Sastra Jepang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.942 KB)

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini penulis akan membahas perkembangan kabuki menjadi choukabuki sebagai kolaborasi budaya dengan pengaruh modernisasi. Kabuki merupukan salah satu seni teater tradisional Jepang yang menggabungkan beberapa seni tari, seni peran, dan seni musik. Sedangkan, Choukabuki merupakan pertunjukan teater yang tercipta dari hasil kolaborasi antara budaya tradisional Jepang yaitu kabuki yang menyuguhkan kolaborasi antara aktor kabuki dengan salah satu diva vocaloid yaitu Hatsune Miku dan dipertunjukan secara hologram 4D. Objek penelitian ini adalah mengenai perkembangan kabuki dari zaman edo sampai munculnya choukabuki di zaman modern saat ini. Pembahasannya lebih terfokus terhadap choukabuki yang muncul dan dipertunjukan di festival Nico-Nico Choukaigi.Kata kunci: choukabuki, kabuki, vocaloid.