Hayana, Hayana
Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Individu dan Lingkungan Sosial Terhadap Perilaku Buang Air Besar Sembarang Hayana, Hayana; Marlina, Hastuti; Kurnia, Anggun
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Jurnal Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health) Published by : P3M STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.914 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol4.Iss1.195

Abstract

Perilaku higienis yang meliputi kebiasaan atau perilaku buang air besar (BAB). Perilaku buang air besar yang dianggap benar adalah bila penduduk melakukannya di jamban. Masih banyaknya masyarakat desa Tanjung Medang yang belum memiliki jamban yang memenuhisyarat untuk buang air besar. Di sebabkan Karena kurang informasi dan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat melakukan buang air besar sembarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan, pengetahuan, pendapatan, kebiasaan, sikap, dukungan social dan peran petugas kesehatan terhadap perilaku Buang Air Besar  Sembarangan di Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti  tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sampel penelitian sebanyak 191 orang. Alatukur yang di gunakan pada penelitan ini adalah kuesioner dan pengolahan data menggunakan komputerisasi.Variabel Independen pada penelitian ini adalah pendidikan, pengetahuan, pendapatan, kebiasaan, sikap, dukungan social dan peran petugas kesehatan.Variabel Dependen adalah perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Analisis yang digunakan adalah Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-Square Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable pengetahuan (p=0.005); pendapatan (p=0.003); sikap (p=0.002); kebiasaan (p=0.022) berhubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan. Dan variabel pendidikan  (p=0.205); Dukungan sosial (p=0.267); dan peran petugas kesehatan (p=0.103) tidak ada hubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan Adalah sikap sebagai factor dominan yang berhubungan terhadap perilaku buang air besar sembarangan.Untuk mengurangi perilaku buang air besar sembarangan dapat di lakukan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari dengan menanamkan sikap untuk berprilaku BAB dijamban agar dapat menjaga kondisi rumah tetap selalu dalam keadaan bersih dan sehat.
KESEHATAN REPRODUKSI PADA KOMUNITAS ANAK PUNK KOTA PEKANBARU Marlina, Hastuti; Kursani, Elmia; Hayana, Hayana
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 1 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.523 KB)

Abstract

Kata Punk berasal dari bahasa Inggris yang lahir di London pada pertengahan tahun 1970. Punk adalah singkatan dari “Public United Not Kingdom”. Secara kasat mata penampilan anak PUNK sangat bertentangan dengan nilai sosial pada umumnya serta saat ini banyak anak PUNK yang telah melakukan seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam tentang kesehatan reproduksi pada komunitas anak PUNK Kota Pekanbaru. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan metode wawancara dan observasional. Pengambilan sampel dengan teknik snowball. Jumlah sampel 6 orang yang terdiri dari 3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Rentang usia 11-19 tahun. Hasil penelitian diketahui bahwa pengetahuan informan tentang konsep kesehatan reproduksi masih rendah, cara informan menjaga/merawat organ reproduksi belum sesuai ketentuan, sebagian besar informan tidak mengetahui mengenai hak-hak reproduksi dan anak PUNK hampir kehilangan semua hak reproduksi mereka, 2 laki-laki dan 2 perempuan dari informan telah melakukan seks pranikah, 1 informan laki-laki dan 1 informan perempuan pernah terkena Penyakit Menular Seksual. Diharapkan bagi pihak terkait khususnya dinas sosial agar dapat meningkatkan konseling kesehatan reproduksi terhadap anak PUNK.
ANALISIS ASPEK LINGKUNGAN DAN PERILAKU KELUARGA DENGAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN SIALANGMUNGGU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU, RIAU Marlina, Hastuti; Hayana, Hayana; Ulan, Mas
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 9 No 2 (2018)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.75 KB)

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu faktor timbulnya suatu penyakit. Lingkungan yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan, akan menimbulkan masalah terutama kejadian penyakit berbasis lingkungan salah satunya demam berdarah. Berdasarkan data profil Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru kasus demam berdarah mengalami peningkatan, dari 20 Puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru peningkatan kasus demam berdarah tertinggi terdapat di Puskesmas Sidomulyo dengan angka kematian akibat demam berdarah sebesar 10% pada tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek lingkungan yang berhubungan dengan kasus demam berdarah di Kelurahan Sialangmunggu wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo. Jenis penelitian yang digunakan berupa deskriptif kualitatif. Dengan jumlah responden 9 orang dengan kasus Demam berdarah dengue dan 2 orang tokoh masyarakat. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat dengan kasus demam berdarah dengue di Kelurahan Sialangmunggu masih memiliki kondisi lingkungan yang kurang bersih dan positif terhadap keberadaan breeding pleace dan resting pleace nyamuk Aedes agypti, masyarakat memiliki tingkat pendidikan dan pengetahuan yang baik terhadap demam berdarah, namun sikap dan perilaku yang ditemui dilapangan masih kurang baik terhadap keberadaan breeding pleace dan resting pleace dilingkungan rumah masyarakat.