Agustian, Efandri
LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KINERJA KEUANGAN INDUSTRI PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008 - 2012 (STUDI KASUS PADA 4 BANK SEBELUM DAN SESUDAH MERGER DAN AKUISISI) Agustian, Efandri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 1 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.552 KB) | DOI: 10.5281/jmj.v1i1.38

Abstract

Pada pengujian yang dilakukan secara serentak terhadap seluruh rasio keuanganyang digunakan pada penelitian ini menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan.Sedangkan hasil pengujian yang dilakukan secara parsial juga menunjukan seluruhvariabel-variabel yang digunakan pada penilitian ini, menunjukan tidak adaperbedaan yang signifikan pada variabel rasio-rasio keuangan yang digunakanpasca merger dan akuisisi. Baik pada perbandingan 1 tahun sebelum dengan 1tahun hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi. Berikut penjelasan kesimpulanberdasarkan tujuan penelitian. Berdasarkan rasio variabel NPM, menunjukan kinerjakeuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisiberturut-turut adalah 0,072, 0,267, 0,135, 0,125 dan 0,165. Hal ini menyatakan tidakada perbedaan kinerja keuangan secara signifikan antara sebelum dan sesudahmerger. Variabel ROI, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah 0,742, 0,219,1,345, 1,285 dan 1,820. Hal ini menyatakan tidak ada perbedaan kinerja keuangansecara signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Variabel ROE, menunjukankinerja keuangan pada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger danakuisisi berturut-turut adalah 7,652, 5,770, 13,860, 12,630 dan 15,030. Hal inimenyatakan tidak ada perbedaan kinerja keuangan secara signifikan antara sebelumdan sesudah merger. Variabel EPS, menunjukan kinerja keuangan pada 1 tahunsebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturut-turut adalah37,357, 38,877, 59,630, 71,995 dan 100,425. Hal ini menyatakan dari tahun ketahunrata-rata EPS mengalami peningkatan. Variabel PER, menunjukan kinerja keuanganpada 1 tahun sebelum dan 1 hingga 4 tahun sesudah merger dan akuisisi berturutturut adalah 154,095, 40,722, 38,580, 23,230 dan 17,895. Hal ini menyatakan daritahun ketahun rata-rata PER mengalami penurunan. Pada variabel NPM yang diujidengan metode Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yangsignifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yangmembandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahunsetelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahunsebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut(0,715, 0,180, 0,317 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel ROI yangdi uji dengan metode Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaanyang signifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yangmembandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahunsetelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahunsebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut(0,144, 0,180, 0,180 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel ROE yangdiuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yangsignifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik dari periode amatan yangmembandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahun setelah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahunsebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut(0,465, 0,180, 0,180 & 0,655) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel EPS yangdiuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yangsignifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik pada periode amatan yangmembandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahunsesudah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahunsebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut(1,000, 0,180, 0,180 & 0,180) lebih besar dibandingkan dari 0,05. Variabel PER yangdiuji dengan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukan tidak ada perbedaan yangsignifikan antara sebelum dan sesudah merger. Baik pada periode amatan yangmembandingkan antara 1 tahun sebelum dengan 1 tahun sampai dengan 4 tahunsesudah merger dan akuisisi, hal ini dikarenakan nilai signifikansi antara 1 tahunsebelum dengan 1 tahun hingga 4 tahun setelah merger dan akuisisi berturut-turut(0,465, 0,655, 0,655 & 0,655) lebih besar dibandingkan dari 0,05. 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGINAP PADA HOTEL SEMAGI KABUPATEN MUARA BUNGO Agustian, Efandri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 1 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.189 KB) | DOI: 10.5281/jmj.v1i1.40

Abstract

Secara keseluruhan penilaian kualitas pelayanan yang ada di Hotel Semagi MuaraBungo masuk dalam kategori penilaian baik dengan nilai 341. Untuk penilaian keputusanmenginap yang ada di Hotel Semagi Muara Bungo masuk dalam kategori penilaian cukupbaik dengan nilai 327,25. Secara parsial variabel kualitas pekayanan berpengaruh signifikan.Dimana thitung 3,598 pada derajat keyakinan 95%. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan menginap Hotel SemagiMuara Bungo adalah 11,7% sedangkan sisanya sebesar 88,3% ditentukan oleh faktor lainyang tidak ditentukan dalam penelitian ini. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap keputusan menginap Hotel Semagi MuaraBungo dapat dituliskan dengan persamaan regresi linier yaitu Y = 9,276 + 0,306 X. Kualitaspelayanan yang ada sebesar 9,276 jika ditingkatkan 1 point maka keputusan menginap akanbertambah sebesar 0,306. .
PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP RETURN SAHAM PADA INDUSTRI PHARMACEUTICALS YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2016 Agustian, Efandri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 1 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.986 KB) | DOI: 10.5281/jmj.v1i1.42

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk menjawab tujuan penelitian, yaitu untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Earning Per Share (EPS), Return on Equity (ROE) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return Saham pada sektor Pharmaceuticals di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2012-2016. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis statistic desktiptif-komparatif dan analisis regresi berganda dengan tiga variabel independen (CR, EPS, ROE dan DER) dan satu variabel dependen yakni Return Saham menunjukkan bahwa berdasarkan analisis regresi berganda, menunjukkan secara parsial bahwa CR, EPS, ROE dan DER tidak memiliki pengaruh yang negatif tapi tidak signifikan. Dan secara bersamaan (simultan) semua variabel juga tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Secara parsial variabel Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan. Dimana thitung 0,243 pada derajat keyakinan 95%. Secara parsial variabel Earning Per Share (EPS) tidak berpengaruh signifikan. Dimana thitung 0,078 pada derajat keyakinan 95%. Secara parsial variabel Return On Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan. Dimana thitung 0,103 pada derajat keyakinan 95%.Secara parsial variabel Debt Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan. Dimana thitung 1,787 pada derajat keyakinan 95%. Besarnya pengaruh CR, EPS, ROE dan DER terhadap terhadap Harga Saham pada sektor Pharmaceuticals di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016 adalah 23,40% sedangkan sisanya sebesar 76,60% ditentukan oleh faktor lain yang tidak ditentukan dalam penelitian ini. Pengaruh CR, EPS, ROE dan DER terhadap Return Saham pada sektor Pharmaceuticals di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016 dapat dituliskan dengan persamaan regresi linier yaitu Y = 0,355 + 0,041 X1+  0,014 X2+  0,024 X3 +  0,410 X4