Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Terhadap Jumlah Eritrosit Mencit (Mus musculus L.) Jantan BALB/c yang Diinokulasi Plasmodium Berghei Anka AVISHA, AZARINE NEIRA; UTAMI, PRAWESTY DIAH
Hang Tuah Medical journal Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v15i2.71

Abstract

Malaria masih menjadi salah satu penyakit infeksi yang paling penting di negara tropis karena dapat menyebabkan anemia berat dan kematian. Dewasa ini, penatalaksanaan untuk malaria sendiri semakin terbatas karena adanya resistensi[O11] . Oleh sebab itu, diperlukan adanya penemuan senyawa baru untuk menanggulanginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)  terhadap jumlah eritrosit mencit (Mus musculus L.) jantan BALB/c yang diinokulasi Plasmodium berghei ANKA. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan desain post-test only control group dengan menggunakan lima kelompok mencit. Satu kelompok mencit dibiarkan normal sedangkan empat kelompok lain diinokulasi Plasmodium berghei ANKA, dimana satu kelompok diberi aquades dan tiga kelompok diterapi ekstrak temulawak  (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan dosis 150 mg/KgBB, 100 mg/KgBB, dan 50 mg/KgBB selama empat hari. Pada hari kelima dilakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui jumlah eritrosit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rerata jumlah eritrosit mencit (Mus musculus L.) jantan BALB/c yang diinokulasi Plasmodium berghei ANKA dandiberi ekstrak rimpang temulawak  (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)dengan dosis 150 mg/KgBB dan 50 mg/KgBB menurun secara tidak bermakna. Sedangkan rerata jumlah eritrosit mencit (Mus musculus L.) jantan BALB/c yang diinokulasi Plasmodium berghei ANKA dan diberi ekstrak rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)  dengan dosis 100 mg/KgBB menurun bermakna (p=0,004). Kata Kunci: Malaria, temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.), Eritrosit, Plasmodium berghei ANKA. [O11]Resistensi terhadap apa?