Istighosah, Nining
Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

The Description Of Anxiety Level About Mobilization After Suture Perineum In Post Partum Istighosah, Nining; Wulandari, Elyn Novita Lia
Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive Vol 1 No `1 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Nutritional Epidemiology and Reproductive

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/ijner.v1i`1.39

Abstract

Psychic changes that occur in a mother is a problem that will affect the welfare of the baby. Many mothers who still adhere to the influence of customs adopted by the environment and family that affect the process of mobilization so that it will slow the healing process. The purpose of this study was to determine the description of anxiety level in postpartum about post wound mobilization of perineal suture in Lotus Room of Kediri General Hospital. The design of this research is descriptive research method. The population were 30 postpartum in Lotus Room Kediri District Hospital by Accidental Sampling. The variables of this research are postpartum anxiety level about post wound mobilization of perineal seams. Instruments used with sheets of questionnaires. The results of research are described with editing, coding, scoring and tabulating. The results showed anxiety level in postpartum about the mobilization after wound Perineum stitching in lotus room of Kediri district hospital mostly included in moderate anxiety category that is 14 respondent (46%) from total 30 responder in meticulously. Based on the results of research to the place of research to provide information in the form of explanation and demonstrate about early mobilization post wound suture perineum to accelerate the healing process.
PERILAKU SEKSUAL PADA USIA MENOPAUSE DI POSYANDU LANSIA DAHLIA RW 9 KELURAHAN DANDANGAN (Kecamatan Kota Kediri) ISTIGHOSAH, NINING
JURNAL KEBIDANAN Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.123 KB)

Abstract

Menopause merupakan berhentinya siklus menstruasi wanita yang sering dikaitkan dengan berbagai gejala yang tidak menyenangkan, seperti : kecemasan, depresi, penurunan libido, kekeringan vagina, insomnia, sulit berkonsentrasi, dan gejala vasomotor (hot flashes dan berkeringat di malam hari).      Sarrel dalam literaturnya menjelaskan lima perubahan dasar fungsi seksual terkait menopause, penurunan responsivitas seksual, nyeri pada saat berhubungan, penurunan aktifitas seksual, penurunan hasrat seksual, dan adanya pasangan dengan masalah – masalah seksual. Ia melaporkan bahwa gairah seksual, termasuk persepsi sensoris, pelepasan saraf  pusat dan perifer, aliran darah perifer dan kapasitas membuat tegangan otot, minat aktifitas seksual dapat dipengaruhi oleh kadar hormone ovarium. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah wanita menopause yang berjumlah 10 orang di Posyandu Lansia Dahlia RW 9 Kelurahan Dandangan ( Kecamatan Kota. Kota Kediri ) yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian ini didapatkan perilaku positif seksual pada usia menopause didapatkan sebanyak 4 responden ( 40%) Sedangkan perilaku negatif seksual pada usia menopause didapatkan sebanyak 6 responden  ( 60%). Simpulan dari penelitian ini menyebutkan bahwa usia menopause memengaruhi perilaku seksual wanita menopause yang tinggal di wilayah posyandu Lansia Dahlia RW 9 Kelurahan Dandangan ( Kecamatan Kota. Kota Kediri )    
PERBEDAAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR ( WUS ) TENTANG KANKER OVARIUM SEBELUM DAN SESUDAH DIBERI PENYULUHAN ( Di RT 03 RT 04 Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk ) ISTIGHOSAH, NINING; Yunita, Nurma
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.899 KB)

Abstract

Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel – sel jaringan tubuh yang tidak normal. Sel – sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan tersus membela diri . Kanker ovarium merupakan penyebab kematian terbanyak dari semua kanker ginekolog. Angka kematian yang tertinggi karena penyakit ini pada awalnya bersifat tanpa gejala dan tanpa menimbulkan keluhan apabila sudah terjadi metastasis sehingga 60 – 70 persen pasien datang pada stadium lanjut. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan rancangan pre-post design. Populasi pada penelitian ini adalah wanita usia subur di RT 03 RW 04 Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil pada penelitian ini adalah Pengetahuan wanita usia subur tentang kanker ovarium sebelum diberikan penyuluhan menunjukan pengetahuan  mayoritas masih kurang,16 responden ( 47,05 %) dalam kategori cukup, dan 16 responden (47,05 %) dalam kategori kurang. Pengetahuan wanita usia subur tentang kanker ovarium setelah diberikan penyuluhan menunjukan yang baik adalah 24 responden ( 70,58%) dalam kategori baik. Dari hasil uji statistik, diperoleh nilai Z hitung sebesar 5, 41 dengan tingkat kemaknaan 0,05 dan nilai Z tabel 2,045. Hal ini berarti nilai Z hitung > Z tabel (5,41 > 2,045), maka H0  ditolak dan H1 diterima yang artinya ada perbedaan pengetahuan wanita usia subur tentang kanker ovarium sebelum dan sesudah diberi penyuluhan. Simpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peran penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran serta perilaku kesehatan. Petugas kesehatan perlu memaksimalkan upaya dalam memberikan penyuluhan - penyuluhan kesehatan kepada wanita usia subur sehingga mempunyai pengetahuan yang baik, dan mampu mengatasi masalah kesehatannya secara mandiri .
SIKAP ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN SEKS PADA REMAJA DI DESA JATILENGGER RT 04/ RW 02 KECAMATAN PONGGOK KABUPATEN BLITAR ISTIGHOSAH, NINING
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.392 KB)

Abstract

Di Indonesia hingga kini pendidikan seks terus ditolak banyak pihak. Pendidikan sekss dicurigai sebagai kegiatan kontra produktif dan mengarah pada pornografi. Akses terhadap pendidikan seks juga minim, serta hanya sebagian orang tua bersikap positif terhadap pendidikan seks yang diberikan kepada remaja. Banyak orang tua yang bersikap canggung untuk terbuka dengan anak-anak tentang persoalan seksualitas. Padahal, dengan sikap keliru tersebut, anak justru akan berusaha mencari sendiri pengetahuan yang berhubungan dengan kehidupan seksual. Akibatnya pengetahuan yang diperoleh bisa setengah-setengah atau bahkan keliru sehingga dapat menjerumuskan anak pada hal yang negatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh orang tua di Desa Jatilengger RT 04/ RW 02 Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar sebanyak 30 responden. Hasil penelitian ini didapatkan bahwasanya sikap orang tua tentang pendidikan seks pada remaja adalah positif sebanyak 14 responden (46,66%). Dari berbagai komponen sikap didapatkan bahwasanya sikap orang tua tentang pendidikan seks pada remaja adalah negatif 16 sebanyak responden (53,33%). Simpulan dari penelitian ini adalah pentingnya pemberian informasi pada orang tua khususnya yang mempunyai anak pada usia remaja tentang pentingnya pendidikan seks pada remaja dengan menggunakan pendekatan sesuai dengan tahapan perkembangan remaja.
Perbedaan Produktivitas Kerja Ibu Menopause yang tinggal di wilayah Pedesaan Sebelum dan Setelah diberikan Konseling Menopause Istighosah, Nining
JURNAL KEBIDANAN Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.41 KB)

Abstract

Wanita menopause yang masih bekerja dengan keluhan menopause sedang sampai berat dilaporkan sering kurang produktif di tempat kerja dan mengalami penurunan produktivitas sampai dengan penurunan kepuasan hasil kerja dibandingkan wanita yang tidak mengalami gejala menopause atau wanita dengan keluhan menopause ringan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas kerja ibu menopause yang tinggal di wilayah pedesaan sebelum dan setelah diberikan konseling menopause oleh bidan. Metode penelitian ini adalah  pre dan post test design. Subjek penelitian ini adalah wanita menopause yang masih bekerja berjumlah 23 orang dan memenuhi kriteria inklusi. Produktivitas kerja wanita menopause sebelum dan setelah konseling di ukur menggunakan kuesioner Work Productivity and Activity Impairment Questionnaire ( WPAI ) yang meliputi : absenteisme, presenteisme, penurunan kerja secara menyeluruh dan penurunan aktivitas sehari – hari. Perbedaan produktivitas kerja sebelum dan setelah konseling dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Median produktivitas kerja wanita menopause yang tinggal di wilayah pedesaan sebelum dan setelah diberikan konseling menopause oleh bidan adalah : ( 37,5% vs 38,1% dengan nilai p<0,01. Indikator produktivitas pada aspek absenteisme dan penurunan aktivitas sehari – hari lebih besar terpengaruh setelah pemberian konseling menopause oleh bidan yaitu 66,7 % vs 66,6%. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian konseling dengan produktivitas kerja ibu menopause.