Mulyawan, Irwan
Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI EKSPOR NENER BANDENG INDONESIA: PELUANG DAN TANTANGAN Zamroni, Achmad; Mulyawan, Irwan; Priyatna, Fatriyandi Nur
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol. 5, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.218 KB) | DOI: 10.15578/jksekp.v5i2.1029

Abstract

Produksi nener untuk kebutuhan budidaya bandeng di Indonesia secara kuantitas sudah terpenuhi,namun secara kualitas masih belum memenuhi syarat. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasikeragaan usaha nener di Indonesia, menganalisis peluang ekspor nener dan merumuskan kebijakanpengembangan nener. Lokasi survey dilakukan di Gondol dengan menggunakan snowball sebagaimetode pengambilan data. Hasil analisis secara kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa nilaiekonomi usaha nener di lokasi Gondol, Bali setiap tahunnya sebesar Rp 171.360.000.000. Potensi nilaiekspor nener yang berasal dari lokasi Gondol, Bali sebesar Rp 37.800.000.000 per tahun selama tigabulan. Sementara nilai kehilangan produksi akibat produksi nener berlebih dan tidak terserap oleh pasarbaik domestik maupun ekspor selama 9 bulan sebesar Rp 10.800.000.000 per tahun. Oleh karenaitu, rekomendasi kebijakan yang bisa diberikan terkait dengan upaya pengembangan dan pengaturanusaha budidaya nener adalah dengan memberikan rekomendasi berupa program prioritas dan langkaheksekusi yang sebaiknya dilakukan oleh direktorat jenderal teknis terkait.Title: Potency of Export of Indonesian Milkfish Jouvenile:Opportunity and ChallengesThe Quantity of milkfish jouvenile (nener) production is fit for milkfish farming in Indonesia, butthe quality is not eligilbe yet for milkfish farming. This study aims to identify the business performanceof “nener”, to analyze the export opportunities of “nener”, and to formulate policy recommendations for“nener” business development. Gondol was selected as study location by using snowball approach fordata collections. The result of this study based on qualitative and quantitative analysis shows that theeconomic value of “nener” business at Gondol is Rp 171.36 billion per year, potency of export value ofis Rp 37.8 billion per year during three months. Meanwhile, the value of lost production due to excessproduction of milkfish and not absorbed by the domestic and export market for 9 months is about Rp10.8 billion per year. Therefore, the policy recommendations that can be presented in connection withthe development effort and setting the cultivation of milkfish is to provide recommendations in the form ofprogram priorities and execution steps that should be done by the relevant technical directorate generalin Ministry for Marine Affairs and Fisheries.
KAJIAN KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN BUDIDAYA IKAN BANDENG DI GRESIK Mulyawan, Irwan; Zamroni, Achmad; Priyatna, Fatriyandi Nur
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 6, No 1 (2016): June (2016)
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.71 KB) | DOI: 10.15578/jksekp.v6i1.2607

Abstract

Perikanan budidaya bandeng telah lama menjadi bagian dari usaha masyarakat pesisir. Permasalahan pengelolaan budidaya bandeng semakin hari menjadi semakin kompleks. Sedikitnya ada lima aspek yang terlibat: ekologi, ekonomi, sosial, teknologi dan kelembagaan. Oleh karena itu, kajian singkat (rapid) terhadap pengelolaan perikanan budidaya bandeng dilakukan untuk melihat keterkaitan lima aspek tersebut. Dengan penggunakan analisis Rapid Appraisal Of Fisheries (Rapfish) diuraikan tingkat keberlanjutan pengelolaan perikanan budidaya bandeng berdasarkan dimensi (aspek) dan atribut (variable) yang dikembangkan. Dihasilkan bahwa keberlanjutan pengelolaan perikanan budidaya bandeng berada pada kondisi cukup (cenderung buruk) sehingga perlu re-orientasi pengelolaan. Perlu melakukan penyeimbangan aspek ekologi dan ekonomi, dengan mengurangi tekanan pada ekosistem mangrove dan memperbanyak tujuan pasar / orientasi pemasaran produk bandeng.Title: Study On Sustainable Management Of Milkfish Fish Farming In GresikMilkfish aquaculture has been part of the efforts of coastal communities for a long time. Milkfish aquaculture management issues become more complex. There are at least five aspects involved: ecological, economic, social, technological and institutional. Therefore, a brief assessment (rapid) for the management of aquaculture of milkfish is done to see how the five aspects. By using an analysis Rapid Appraisal Of Fisheries (Rapfish) described the level of sustainability of aquaculture of milkfish by dimensions (aspects) and attributes (variables) were developed. Produced that the sustainability of aquaculture of milkfish in condition enough (likely worse) that need re-orientation of management. Need to do a balancing ecological and economic aspects, by reducing the pressure on the mangrove ecosystem and increase market destination / product marketing orientation for milkfish.