Jamil, Achmad Maulana Malik
Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEBARAN RUKO DI KOTA MALANG Jamil, Achmad Maulana Malik; Jayanti, Mustika Arif
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 1 No 1 (2016): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.801 KB)

Abstract

Pembangunan perkotaan semakin berkembang terutama di pusat kota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan wadah aktivitas akibat pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Perencanaan kota harus berpacu dengan pembangunan fisik bangunan serta sarana dan prasarana kota lainnya. Perencanaan pusat perdagangan harus disesuaikan dengan berbagai pertimbangan yang ada. Hal ini berlaku juga di Kota Malang. Perilaku dan karakteristik perdagangan di Kota Malang di antaranya berupa berkembangnya tataguna lahan perdagangan dalam bentuk rumah toko. Fenomena yang terjadi akhir-akhir ini adalah mulai ditinggalkannya peruntukan lahan yang bersifat tunggal. Pemanfaatan lahan saat ini cenderung bersifat majemuk, secara terpadu, dan berskala besar. Pemanfaatan lahan majemuk ini juga merupakan suatu bentuk aglomerasi dari fasilitas perdagangan. Bentuk ini dapat dilihat pada penyediaan fasilitas perdagangan yang berbentuk toko-toko yang berjejer di kawasan perdagangan. Terjadinya perubahan fungsi dari pemanfaatan ruko di Kota Malang, yang pada awalnya dipergunakan untuk rumah-toko dalam pemanfaatannya terbagi menjadi: toko-kantor-gudang dan ruko. Berkembangnya pembangunan dan bervariasinya pemanfaatan ruko di Kota Malang, maka rumusan permasalahan yang menjadi dasar kajian penelitian yaitu: 1) Bagaimana faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemanfaatan ruko di Kota Malang?; 2) Bagaimana pola persebaran ruko di Kota Malang?. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan deduktif, serta mengambil 10% sebagai sejumlah 117 ruko, dengan menggunakan metode analisis crosstabs dan chi square. Faktor yang memiliki pengaruh yang kuat dalam pemanfaatan ruko yaitu kedekatan dengan pusat kota, kedekatan dengan permukiman, kedekatan dengan pasar, disamping itu pemanfaatan ruko yang berupa kantor dan toko sangat dipengaruhi oleh kedekatan dengan kantor dan kedekatan dengan pasar, sedangkan untuk pemanfaatan yang lain cenderung acak. Rekomendasi dari penelitian ini ialah perlu dikaji lagi baik dari perspektif pengembang dan pengguna dalam hal pemanfaatan ruko agar tidak terjadi perubahan fungsi ruko, jadi dalam penjualannya lebih diarahkan ruko–toko atau kantor, agar terjadi keseragaman dalam pemanfaatannya yang bertujuan agar terciptanya aglomerasi pertumbuhan yang merangsang pertumbuhan di sekitarnya.
Pengaruh Pertambangan Marmer Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung Sakti, Muhammad Bima; Jamil, Achmad Maulana Malik; Meviana, Ika
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keberadaan industri marmer di Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung yang tentunya menimbulkan dampak positif. Dampak positifnya seperti penyerapan tenaga kerja, meningkatnya pendapatan, memberikan kesempatan kerja, tersedianya peluang usaha masyarakat. Dampak positif dari keberadaan industri pertambangan marmer akan menimbulkan peruabahan bagi masyarakat baik kondisi sosial maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik fisik dan non fisik dan untuk mengetahui pengaruh bertambangan marmer terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu kuisioner, observasi, dokumentasi dan wawancara. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat Desa Besole yang berjumlah 11.528 jiwa. Dalam penelitian ini, penentuan sampel berdasarkan tingkat kepercayaan 85% dan tingkat kesalahan 15% yang dikembangkan Slovin sehingga berjumlah 45 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Taknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, pedoman wawancara, dokumentasi, lembar observasi dan metode analisis data menggunakan regresi linier sederhada dengan pengujian asumsi dasar. Hasil penelitian ini adalah jenis tanah yang ada di Besole adalah tanah alluvial coklat tua kelabuan. Tipe Iklim di Desa Besole secara umum termasuk tipe AW, curah hujan tahunan rata-rata berkisar >2000 mm. Flora dan fauna ekosistem Desa Besole sama dengan wilayah desa lain. Tingkat pendidikan Masyarakat Di Desa Besole mulai dari tamat SD sampai Perguruan Tinggi ada. Selain itu juga penelitian ini  menunjukan bahwa industri pertambangan marmer berpengaruh positif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat Desa Besole. Pengaruh positifnya adalah industri pertambangan marmer membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat sehingga masyarakat bisa bekerja di pabrik tersebut. Dengan adanya industri pertambangan marmer kondisi sosial ekonomi masyarakat meningkat mulai dari pendapatan. Tingkat pendidikan, membuka kesempatan kerja, menumbuhkan peluang usaha lain.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pola Keruangan Belanja Wanita dalam Pemberdayaan Ekonomi di Urban Fringe Kecamatan Sukun Kota Malang Septina, Riska; Hamdani, Akhmad Faruq; Jamil, Achmad Maulana Malik
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol 4 No 1 (2019): Maret
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sukun merupakan salah satu kecamatan di Kota Malang, sebagai wilayah urban fringe. Perkembangan kota yang terus menerus akan berpengaruh terhadap kegiatan masyarakat yang ada di wilayah urban fringe. Kebiasaan belanja wanita mempunyai pengaruh terhadap pemberdayaan ekonomi dan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi berarti memampukan masyarakat sekitar agar mandiri secara ekonomi atau setidaknya memberikan pemacu agar terjadi perkembangan ekonomi di daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola keruangan belanja wanita di urban fringe Kecamatan Sukun Kota Malang.  Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Objek penelitian adalah wanita rumah tangga di urban fringe Kecamatan Sukun Kota Malang. Penentuan sampel didasarkan pada stratified random sampling, dengan jumlah yaitu 100  wanita rumah tangga yang tersebar di enam kelurahan sebagai sampel wilayah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif persentase, Chi Square dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sosial ekonomi wanita di urban fringe Kecamatan Sukun memiliki potensi bagi pemberdayaan ekonomi, ditandai dengan umur yang produktif, tingkat pendidikan, pendapatan  dan pengeluaran keluarga. Pola keruangan terutama pada jarak menunjukkan adanya hubungan dengan wilayah urban fringe. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola keruangan belanja wanita adalah kepribadian wanita sebagai faktor internal dan sebagai faktor eksternal adalah kualitas serta pilihan produk. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang diberikan adalah pengembangan sarana dan prasarana di urban fringe Kecamatan Sukun dengan memperhatikan daya saing kualitas dan jumlah produk. Pengembangan fasilitas pelayanan ekonomi terutama pasar tradisional di urban Fringe karena wanita cenderung memilih jarak yang dekat dari tempat tinggalnya untuk belanja.
Hubungan multiple intelligences pada unsur intrapersonal dengan IPK mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Kanjuruhan Malang Jayanti, Mustika Arif; Jamil, Achmad Maulana Malik
Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Vol 24, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to know the correlation between intrapersonal intelligence and Geography Education students’ GPA from Kanjuruhan University from class 2015 of Kanjuruhan Malang University. This study used quantitative approach with the type of, correlational research. The independent variable was intrapersonal intelligence and the dependent one was students’ GPA. The subject for this study were Kanjuruhan University students of class 2015, Malang. The samples for this study ware 200 students. The result showseds that there were a positive correlation between intrapersonal intelligence and Geography Education students’ GPA from Kanjuruhan University of class 2015, Malang, shown by r hitung equals 0,990 and r tabel with N = 200 by the significance of 5% equals 0,138. So r hitung > r  tabel (0,990 > 0,138). This result categorized as a high correlation. There is a correlation between intrapersonal intelligence and Geography Education students’ GPA from Kanjuruhan University of class 2015, Malang.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan intrapersonal dengan IPK mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Kanjuruhan Malang Angkatan 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini variabel bebas yaitu kecerdasan intrapersonal dan variabel terikat yaitu IPK mahasiswa. Subjek penelitian ini mahasiswa angkatan 2015 Pendidikan Grografi Universitas Kanjuruhan Malang. Sampel penelitian yaitu 200 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal dengan IPK mahasiswa angkatan 2015 Pendidikan Geografi Universitas Kanjuruhan Malang yang dapat ditunjukkan dengan harga r hitung sebesar 0,990 sedangkan r tabel dengan N = 200 pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,138 sehingga r hitung > r  tabel (0,990 > 0,138). Hasil penelitian ini termasuk dalam kategori korelasi tinggi. Ada hubungan positif antara kecerdasan intrapersonal dengan IPK mahasiswa Pendidikan Geografi.