Kahar, Syadidul
Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of State Islamic Institute of Lhokseumawe

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pesantren dalam Membentuk Karakter Santri Kahar, Syadidul; Barus, Muhammad Irsan; Wijaya, Candra
Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) Vol 4, No 2 (2019): ANTHROPOS JANUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/antro.v4i2.11949

Abstract

The purpose of this study was to find out the role of the Darusaa'dah Islamic Boarding School in the Pangkalan Susu District of Langkat in the Form of Santri Character The approach used is case study. The object of this research is religious Islamic education institutions. Data sources are people who are directly and indirectly involved with pesantren. To collect these data, the author uses several techniques in data collection, namely documentation, observation and interviews. Data analysis in research uses interpretive patterns that aim to achieve a correct understanding of facts, data and symptoms. In this study researchers focused on two curricula, namely the pesantren curriculum and the general education curriculum. used in the Darusa'dah Islamic Boarding School which is related to character formation. The Darusaa'dah Islamic Boarding School curriculum accommodates students who focus on learning two curricula, namely the pesantren curriculum and the general education curriculum. The pesantren curriculum material taught is sourced from the yellow book which includes; religious laws, monotheism, morals and Arabic. The education curriculum of the Darusaa'dah Islamic Boarding School is focused on the teaching of the Koran, hadith and the books written by the previous ulama. Educational material is presented based on class. The pesantren curriculum and general education curriculum are taught in the Darusaa'dah Islamic Boarding School, as well as forming the character of the santri.
PENDIDIKAN JASMANI DAN PENGAHRUHNYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Kahar, Syadidul
Jurnal Itqan Vol 9 No 2 (2018): ITQAN : Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of State Islamic Institute of Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.873 KB)

Abstract

Dalam perspektif pendidikan islam manusia di ciptakan dari dua unsur, fisik (Jasmani) dan non fisik (Ruhani). Jasmani dan ruhani merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak bisa dipisahkan dan selalu berhubungan serta saling berpengaruh, hingga Allah SWT menciptakan manusia dengan dua aspek ini di dunia untuk mencapai tujuan, fungsi dan tugasnya, dan di akhirat manusia dibangkitkan oleh allah di akhirat dengan dua aspek ini juga untuk menerima segala balasan baik dan buruk-Nya.Pendidikan Jasmani dalam al-quran maka ditemukan beberapa kata yang oleh sebagian mufassir dianggap berkaitan dan senada dengan konsep Pendidikan Jasmani. Kata-kata tersebut disebut dalam al-quran dengan prekuensi yang bervariasi. DiantaranyaJismi dan Jasadanberarti tubuh. Dalam Persefektif Filsafat Pendidikan Islam, Tujuan Pendidikan Jasmani dalam islam tidak bisa dipisahkan dari tujuan pendidikan islam secara umum. tujuan tertinggi yang ingin dicapai oleh Pendidikan Islam adalah menciptakan manusia muslim yang Bersyahadah kepada Allah SWT. Karenanya dalam tataran praktikal seluruh program dan praktek Pendidikan Islami diarahkan untuk memberikan bantuan kemudahan kepada semua manusia dalam mengembangkan potensi Jismiyyah dan Ruhiyyah sehingga mereka berkemampuan mengaktualisasikan Syahadahnya terhadap Allah SWT. menunaikan fungsinya sebagai ‘Abd Allah dan melaksanakan tugasnya sebagai Khalifah secara sempurna. Profil manusia seperti inilah yang popular disebut sebagai Insan Kamil atau manusia paripurna
Pembiayaan Pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Babussalam Kutacane Barus, Muhammad Irsan; Kahar, Syadidul; Kudadiri, Saidup
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jupiis.v11i1.12311

Abstract

Sistem pembiayaan pendidikan di Indonesia, pemerintah tidak bisa melepaskan diri dengan pihak swasta dan masyarakat. Hubungan pemerintah, masyarakat, dan swasta merupakan hubungan yang tidak terpisahkan dalam peranannya meningkatkan pemerataan dan mutu pendidikan. Berbeda dari sistem pendidikan di negara maju, negara berkembang memprioritaskan anggaran daerahnya untuk pembangunan pandidikan dan dilakukan dengan berbagai model pembiyaan yang menguntungkan bagi pembangunan pendidikan di negaranya. Pendekatan penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hal ini dilakukan untuk mengungkapkan data deskriptif dari informan tentang apa yang mereka lakukan, rasakan, dan yang mereka alami terhadap fokus penelitian. Penelitian ini berupaya mendiskripsikan sistem pembiayaan pendidikan di STIT Babussalam Kutacane. Hasil penelitian diproleh bahwa STITBA menerapkan Sistem Keuangan Terpusat (SKT) untuk dana yang bersumber dari Uang Pembangunan dan SPP mahasiswa sehingga istilah defisit tidak berlaku dilingkungan STITBA. Sedangkan dana yang sifatnya untuk kegiatan tertentu seperti biaya PPL, PKM, Komprehensif, Seminar Proposal, Bimbingan Skripsi, Munaqasyah, dan Wisuda dikelola oleh Bendahara sekolah tinggi sendiri dengan membuat pertanggung jawaban kepada Pimpinan STITBA. Berdasarkan hal ini maka dana yang diproleh oleh STIT Babussalam Kutacane menggunakan model Penggalangan dana.