Andarmoyo, Sulistyo
Health Sciences Journal

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PAIEN TB PARU Rozaqi, Malik Fajar; Andarmoyo, Sulistyo; Rahayu, Yayuk Dwi
Health Sciences Journal Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Health Sciences Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstactDrug Compliance Drugs in Pulmonary TB Patients in the Work Area of Kunti Puskesmas and Puskesmas Kauman Kabupaten PonorogoBy: Malik Fajar RozaqiThe level of adherence in treatment is a dynamicacomplex phenomenon withaa variety of factors that impact on patient behavior in treatment. Inadequate health care, understanding, and compliance with amedication areathe main obstacles to findingaeffective solutions.aThis study aims to determine the adherence of medication to patients in pulmonary tuberculosis in the area of Puskesmas Kunti and Puskesmas Kauman Ponorogo RegencyThe studyadesign was descriptive, with a total population ofaall pulmonaryaTB patients of 37 patients. The sample sizeawas 37 patients and thearesearch method was using Total Sampling. Data collection usingaquestionnaire, data in show with percentage.From thearesult of thearesearch at Puskesmas Kunti 14 respondents and Puskesmas Kauman 23 respondents so total of 37 respondents concluded 17 respondents (45,94%) have high compliance attitude, 12 respondents (32,43%) have medium compliance attitude and 8 respondents (21, 62%) have low compliance attitudes.From the research it can be concluded that pulmonary tuberculosis patients have obedient attitude in the medication adherence of pulmonary tuberculosis. It is hoped that patients with pulmonary tuberculosis will increase their adherence in taking pulmonary TB drugs so that the treatment can be achieved.Keywords: Adherence, Drinking, Patient, Drugs, Pulmonary TBAbstrakKepatuhan Minum Obat PadaaPasienaTB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kunti dan Puskesmas KaumanaKabupatenaPonorogoaOleh: Malik Fajar RozaqiTingkat kepatuhan dalam pengobatan merupakanasebuahafenomena kompleks yang dinamisdenganberbagaifaktoryang berdampak pada perilaku pasienadalamapengobatan. Pelayanankesehatanyang tidakmenyeluruh,pemahaman,dan kepatuhan pengobatan yang kurang menjadi kendala besar untuk menemukan solusiyangefektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “kepatuhan minum obat pada pasien TB paru” di wilayah Puskesmas Kunti dan Puskesmas Kauman Kabupaten PonorogoDesain penelitian adalahadeskriptif, dengan populasi seluruh pasien TB paru sejumlah 37 pasien.aBesarasampel 37 pasien danametode penelitian menggunakan Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, data di tampilkan dengan prosentase.Dari hasilapenelitian di Puskesmas Kunti 14 responden dan Puskesmas Kauman 23 responden jadi total sejumlah 37 responden disimpulkan 17 responden (45,94%) memiliki sikap kepatuhan tingggi, 12 responden (32,43%) memiliki sikap kepatuhan sedang dan 8 responden (21,62%) memiliki sikap kepatuhan rendah.Dari penelitian dapat di simpulkan bahwa pasien TB paru memiliki sikap patuh dalam kepatuhan minum obat TB paru. Diharapkan pasien TB paru lebih meningkatakan kepatuhan dalam minum obat TB paru agar pegobatan dapat tercapai. Kata Kunci: kepatuhan , Minum, Pasien, Obat, TB Paru
DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN POSITIF DENGAN KEAKTIFAN LANSIA DALAM MENGIKUTI POSYANDU LANSIA Rahayu, Aditiya; Maghfirah, Sholihatul; Andarmoyo, Sulistyo
Health Sciences Journal Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : Health Sciences Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCurrently, it is widely known that the family supports for the elderly give significant influence to the presence of elderly for 1 year in posyandu lansia (Elderly Health Center, hereafter – information center and health care support for the elderly). This is due to the elderly active participation in this health care center can improve their healthy optimally. The objective of the study was to explain positive family support in relation to liveliness of elderly to follow posyandu elderlyCenter in Krajan, Grogol Village, SawooSubdistrict, Ponorogo.This is a correlation study in which the subject of the research is purposively chosen by using purposive sampling. The data are collected by using questionnaire, and then the data are analyzed by using T-score counting of 1 year and <6 months of inactivity. Finally, Fisher Exact statistic test is applied as the tabulation.From the result, it is known that among all 62 respondents, there are 8 respondents or approximately 12.9% respondents got good family support and have active participation, and there are 2 respondents or approximately 3.2% respondents got poor family support but have active participation. Whereas, there are 15 respondents or approximately 24.2% respondents got good family support but have passive participation, and there are 37 respondents or approximately 59.7% respondents got poor family support and have passive participation. The results showed that family support was positively associated with elderly leprosy in following posyandu elderly p = 0,004 with <α = 0,05.Finally, of this research support positive relation with elderly activeness participate in posyandu elderly expected elderlyIt is expected that the elderly can regularly participate and for the family members, it is expected that they can always give supports for the elderly in order to help them control their health. The weaknesses of this study are the range of responses to support provided by the family during folloe-up posyandu lansia(Elderly health Center) for 1 year because of the different respinden’s memory can trigger the data inaccuracy. Keywords: family support, activity, Elderly Health CenteAbstrakFenomena yang ada dukungan keluarga bagi para lansia mempengaruhi kehadiran lansia selama 1 tahun di posyandu lansia. Sebagaiaman keaktifan lansia dalam posyandu lansia sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan secara optimal. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan dukungan keluarga berhubungan positif dengan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia di dukuh krajan, desa grogol, kecamatan sawoo, Kabupaten ponorogo.Desain penelitian menggunakan korelasional dengan mengunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data mengunakan instrument kuisioner dengan pengolahan data  mengunakan skor-T dan keaktifan posyandu dengan penghitungan selama 1 tahun <6 kali dalam 1 tahun tidak aktif dan pengolahan data  mengunakan uji statistik Fisher ExactHasil penelitian didapatkan dari 62  responden. 8 responden (12,9%) dengan dukungan keluarga baik dengan keaktifan aktif, terdapat 2 responden (3,2%) dengan dukungan keluarga buruk dengan keaktifan aktif. Sedangkan 15 responden (24,2%) dengan dukungan keluarga baik dengan keaktifan tidak aktif, dan terdapat 37 responden (59,7%) dengan dukungan keluarga buruk dengan keaktifan tidak aktif. Hasil menunjukan adanya dukungan keluarga berhubungan positif dengan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia p=0,004 dengan < α=0,05.Kesimpulan dari penelitian ini dukungan keluarga berhubungan positif dengan keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia diharapkan lansia dapat memanfaatkan posyandu lansia dengan rutin, untuk keluarga lansia diharapkan keluarga lebih memberikan dukungan pada lansia agar kesehatan lansia terpantau dengan baik. Kelemahan penelitian ini adalah rentan terhadap kesalahan informasi dari respon terhadap dukungan yang diberikan keluarga selama mengikuti posyandu lansia selama 1 tahun karena daya ingat responden berbeda-beda  ini dapat memicu ketidak akuratan informasiKata Kunci: Dukungan Keluarga, Keaktifan, Posyandu lansia
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMENUHAN DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI Prihartono, Widi; Andarmoyo, Sulistyo; Isroin, Laily
Health Sciences Journal Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit tekanan darah tinggi karena pasien tidak pernah mengontrol kebutuhan makana dan banyak pantangan yang harus di patuhi oleh penderita hipertensi agar terhindar dari kekambuhan atau peningkatan tekanan darahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kepatuhan pemenuhan diet pada penderita hipertensi.Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi seluruh keluarga yang mempunyai penderita hipertensi di Desa Demangan  Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo dengan besar sampel sebanyak 38 responden. Sampling penelittian Purposive Sampling. Teknis pengumpulan data menggunakan kuesioner dan  perhitungan menggunakan Uji Chi Square 0,05.Hasil penelitian dukungan keluarga terhadap penderita hipertensi diinterpretasikan sebagian besar 21 responden (55,3%) dukungan keluarga positif. Pada Kepatuhan pemenuhan diet pada penderita hipertensi diinterpretasikan hampir setengahnya 15 responden (39,5%) kepatuhan sedang. Berdasarkan hasil analisa data uji statistik Chi-Square diperoleh p value = 0,000 yang berarti lebih kecil dari α= 0,05 diinterpretasikan ada Hubungan Pada keeratan hubungan dengan nilai Contingency Coefficient =0,585 kategori cukupHasil penelitian disimpulkan hampir setengahnya keluarga mendukung negatif kepada penderita hipertensi maka peneliti menyarankan pihak keluarga untuk meningkatkan perhatian penuh kepada keluarga, tenaga kesehatan dan penyuluhan agar terbentuk perilaku positif dukungan dan fungsi keluarga, meluangkan waktu lebih bnyak kepada pasien. Pada kepatuhan diet dengan gaya hidup sehat.