Mas’ud, Mas’ud
Center for Health Policy and Management

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efisiensi Teknis Dana Kapitasi Puskesmas di Kabupaten Sleman Menggunakan Data Envelopment Analysis Mas’ud, Mas’ud; Trisnantoro, Laksono; Hendrartini, Julita
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkki.v5i3.30667

Abstract

ABSTRACTBackground. Presidential Decree No. 12/2013 states that BPJS Health  in  carrying  out  health  insurance,  using  a  capitation financing system  in health  care  first  level (primary). According to  Minister  Regulation  No.19  /  2014,  that  the  allocation  of capitation  funds used  for the  payment of  health care  services for  health  workers  and  non-health  workers  who  perform services  on  health  care  first  level.  While  the  operational services  allocated  for  drugs,  medical  devices,  and  medical consumable  material  and  other  health  care  operations. Necessary  to  study  the  use  of  the  funds  in  question  so  that the  operational  and  health  services  can  run  effectively, efficiently  in  order  to  determine  the  appropriate  policies  by local  government  and  center.Methods. This  type  of  study is  a mixed  analytic  methods.  In the  quantitative  data  analysis  method  Data  Envelopment Analysis (DEA)  and  qualitative  data to  explain the  quantitative data.  The  study  population  includes  all  government-owned health  centers in  Sleman (25  health  centers.  This  study  will look  at  the  efficiency  of  technical  management  puskesmas capitation  funds  for  the  implementation  of  individual  health efforts in Sleman district PHC in 2014.Results. Based  on  the  analysis with  DEA method,  only  3  of the  25  health  centers  health  centers (12%)  which has  been technically cost  efficiency  and  13 health  centers  (52%)  were technically  efficient  system. Tobit  regression  analysis  shows that there are four variables that significantly, variable utilization figure  (positive  direction),  reference  number  (positive direction),  the  ratio  of  non-medical  personnel  (negative direction),  and  capitation  funds (negative  direction).Conclusion and  Suggestions. In  general,  health  centers  in Sleman yet technically efficient in the management of capitation funds.  Policy-oriented  technical  efficiency  costs  will  affect the  value of  the  technical  efficiency of  the system.  Expected DHO  monitoring, evaluation  and improvement  of the  efficiency of  the management  of Puskesmas  capitation funds  intensively and  comprehensively  on  the  quality  of  the  performance  of health centers  as an  indicator.Keywords. Capitation Funding, Primary Health Care, Technical Efficiency, Data  Envelopment Analysis  (DEA).ABSTRAKLatar  Belakang. Perpres  No. 12/2013  menyebutkan  bahwa BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan jaminan kesehatan, menggunakan  sistem  pembiayaan  kapitasi  di  faskes  tingkat pertama  (primer).  Menurut  Permenkes  No.19/2014,  bahwa alokasi  dana  kapitasi  dipergunakan  untuk  pembayaran  jasa pelayanan  kesehatan bagi  tenaga kesehatan  dan  tenaga  non kesehatan  yang  melakukan  pelayanan  pada  FKTP  (60%). Sedangkan layanan  operasional  dialokasikan  untuk  obat,  alat kesehatan,  dan  bahan  medis  habis  pakai  dan  kegiatan operasional  pelayanan  kesehatan  lainnya.  Diperlukan  kajian penggunaan dana  yang  dimaksud  sehingga  operasional  dan layanan  kesehatan  dapat  berjalan  efektif,  efisien  guna menentukan  kebijakan yang  tepat oleh  pemdah dan  pusat.Metode. Jenis  Penelitian  ini  merupakan  analitik  dengan pendekatan mixed methods. Pada data kuantitatif menggunakan metode analisis Data Envelopment  Analysis (DEA) dan  data kualitatif menjelaskan data kuantitatif. Populasi penelitian meliputi seluruh puskesmas milik pemerintah di Kabupaten Sleman (25 puskesmas). Penelitian  ini akan melihat efisiensi  secara teknis pengelolaan  dana  kapitasi  puskesmas  terhadap penyelenggaraan  upaya kesehatan  perorangan  di  puskesmas Kabupaten  Sleman tahun  2014.Hasil. Berdasarkan hasil analisis dengan metode DEA, dari 25 puskesmas  hanya  3  puskesmas  (12%)  yang  telah  efisiensi secara  teknis  biaya  dan  13  puskesmas  (52%)  yang  efisien secara  teknis sistem.  Hasil  analisis  regresi tobit  menunjukkan terdapat  4 variabel  yang berpengaruh  secara signifikan,  yaitu variabel  angka  utilisasi  (arah  positif),  angka  rujukan  (arah positif),  rasio tenaga  non kesehatan(arah  negatif), dan  dana kapitasi (arah  negatif).Kesimpulan  dan  Saran. Secara  umum  puskesmas  di Kabupaten  Sleman  belum  efisien  secara  teknis  dalam pengelolaan dana  kapitasi. Kebijakan  yang berorientasi  kepada efisiensi teknis  biaya akan berpengaruh terhadap  nilai efisiensi teknis  sistem.  Diharapkan  Dinkes  melakukan  monitoring, evaluasi serta  peningkatan efisiensi  pengelolaan dana  kapitasi puskesmas secara  intensif dan  komprehensif  terhadap  mutu kinerja  puskesmas  sebagai  indikatornya.Kata Kunci. Dana Kapitasi, Puskesmas, Efisiensi Teknis, Data Envelopment Analysis (DEA).
Sistem Terintegrasi Berbasis Web untuk Pencarian dan Pemesanan Kelompok Seni Pertunjukan Jannah, Erliyah Nurul; Hidayah, Ainul; Mas’ud, Mas’ud
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.284 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v5i4.270

Abstract

Performance art group is a group of people whoare experts in the particular art and usually invited to performtheir artistic skills. Each region has tens or even hundreds ofperformance art groups. Communities run into problems infinding and booking the art group because the information oflocal art groups is not published effectively. A web basedinformation system for searching and booking the performanceart group is one of the solutions. The system is developed basedon Waterfall model through four steps, which are analyzing,designing, implementation, and testing. The system is built byusing PHP as the programming language and MySQL asDatabase Management System (DBMS). The existing features ofthe proposed system is performance art group registration,searching, and booking. This system makes the process of findingand booking can be done more efficiently in which people do notneed to come directly to the address of the owner of an art group
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN PENERAPAN STRATEGI BELAJAR WHAT’S MY LINE PADA SISWA KELAS V SDN SENGKEREK TAHUN PELAJARAN 2017/2018 MAS’UD, MAS’UD
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar yang didapatkan siswa dikarenakan kurangnya daya serap siswa terhadap materi yang disampaikan guru. Kurangnya pengaplikasian strategi maupun metode yang mengasikkan tersebut menyebabkan kurangnya minat belajar siswa, sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal yang bisa dilakukan guru untuk mengatasi masalah tersebut, adalah mengganti strategi yang dipakai ketika menyampaikan materi pelajaran. Strategi pembelajaran What’s My Line (apa tema saya) merupakan strategi yang cocok digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA materi organ pencernaan manusia pada siswa kelas V SDN Sengkerek. Strategi ini mengajak siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini memberikan perserta didik kesempatan untuk mengulas materi yang baru saja diajarkan dan menguji satu sama lain sebagai suatu penguatan terhadap pelajaran dengan cara yang menyenangkan. Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini, adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan penerapan strategi belajar what’s my line pada siswa kelas V SDN Sengkerek tahun pelajaran 2017/2018. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sengkerek. Jumlah siswa sebanyak 17 siswa yang terdiri atas 9 laki-laki dan 8 perempuan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, refleksi. Data aktivitas belajar siswa diperoleh dari lembar aktivitas siswa dan guru, sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil evaluasi yang dilakukan di tiap akhir siklus penelitian. Pada siklus I, dari 17 orang yang mengikuti tes diperoleh jumlah siswa yang tuntas sebanyak 13 orang dan yang tidak tuntas sebanyak 4 orang dengan nilai rata-rata 71 dan ketuntasa klasikal 76%. Hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus I diperoleh skor 32 dengan pesentase keaktifan 67% yang berkategori aktif, sedangkan hasil observasi aktivitas guru diperoleh skor 35 dengan persentasenya 73% yang berkategori baik. Sedangkan pada siklus II, dari 17 orang siswa yang mengikuti tes, data yang diperoleh adalah 15 orang siswa tuntas dan 2 orang siswa tidak tuntas dengan nilai rata-rata 80 dan ketuntasan klasikal 88%. Hasil observasi aktivitas belajar siswa pada siklus II diketahui bahwa skor aktivitas siswa mencapai 41 dengan persentase 85% yang berkategori sangat aktif, sedangkan hasil observasi aktivitas guru diperoleh skor 45 dengan persentase 94% yang berkategori sangat baik.