Articles

Found 4 Documents
Search

Unjuk Kerja Sistem Pembangkit Listrik Menggunakan Biogas Limbah Cair Pada Pabrik Kelapa Sawit Ibrahim, Husin
JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY Vol 2, No 2 (2018): Edisi Desember
Publisher : JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING, MANUFACTURES, MATERIALS AND ENERGY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.805 KB)

Abstract

Pada umumnya peralatan PLTBS di PT. Ukindo telah dirancang, dengan peralatan khusus dalam memproduksi listrik, seperti Engine gas dan generator agar keamanan serta keselamatan pekerjanya terjamin. Salah satunya Pabrik kelapa sawit sebagai penghasil energi listrik terbarukan, terlebih dalam bentuk limbah cair pks. Kinerja PKS Ukindo cukup bagus, dengan didapatkan kesetabilan TBS diolah selama lima tahun terakhir, dengan rata-rata mengolah diataston 300 TBS/tahun. Sebagian bahan baku TBS diperoleh dari pihak ketiga. Dari hasil analisis perhitungan maka diperoleh daya terbangkit 1,3 MW. Perhitungan ini menggunakan asumsi pada produksi terendah pada tahun 2014. Jika kemudian jumlah TBS diolah lebih besar, maka potensi daya yang dihasilkan jika akan lebih besar, sehingga analisis daya terpasang masih bisa meningkat.
Analisis Koefisien Adsorpsi Bunyi Serat Sabut Kelapa Muda Sebagai Bahan Akustik Siregar, Amru; Amrinsyah, Amrinsyah; Ibrahim, Husin
Polimedia Vol 21 No 4 (2018): Edisi November
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat sabut kelapa muda dapat dimanfaatkan sebagai komponen bahan akustik. Bahan komposit yang berfungsi sebagai bahan akustik, terdiri dari kombinasi serat sabut kelapa muda dengan polimer jenis low density polyethylene (LDPE). Susunan bahan akustik merupakan lapisan-lapisan serat sabut kelapa muda sebagai bahan penyerap gelombang bunyi dan polimer jenis low density polyethylene (LDPE) sebagai bahan pengikat (matriks). Benda uji (spesimen) untuk pengujian koefisien adsorpsi dibuat dengan variasi bentuk geometris dari bangun-bangun serat sabut kelapa muda. Bentuk geometris serat sabut kelapa muda terdiri dari bangun-bangun bola, silindris, dan bentuk lembaran-lembaran. Spesimen dibuat melalui proses pemanasan dan penekanan bangun-bangun serat sabut kelapa muda ke dalam LDPE. Benda uji yang telah dibentuk ini berfungsi sebagai bahan akustik yang dapat mengadsorpsi gelombang bunyi. Koefisien adsorpsi bunyi dari spesimen diuji dengan metode tabung impendansi. Peralatan yang digunakan pada metode tabung impedansi ini terdiri dari rangkaian tabung impedansi, oscilloscope, labjack U12 LV dan software DAQ. Hasil pengujian menunjukkan bahwa koefisien adsorpsi bunyi relatif lebih baik untuk spesimen yang mempunyai serat sabut kelapa muda berbentuk lembaran-lembaran, untuk rentang frekuensi (1500 ÷ 2000) Hz. Namun sebaliknya untuk spesimen dengan serat sabut kelapa muda berbentuk bangun bola dan silindris mempunyai  koefisien adsorpsi bunyi relatif lebih baik, untuk rentang  frekuensi (500 ÷ 1000) Hz.
PREDIKSI KINERJA MESIN DIESEL DENGAN BAHAN BAKAR BIODIESEL-SOLAR MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK Ibrahim, Husin; Sebayang, Abdi Hanra; Dharma, S.; Silitonga, A.S.
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v1i1.391

Abstract

Tulisan ini meneliti kinerja mesin diesel satu silinder menggunakan campuran bahan bakar biodiesel randu dengan solar. Tes dilakukan dengan berbagai perbandingan biodiesel-diesel (B10, B20 dan B30). Sebuah model artificial neural network (ANN) yang didasarkan pada algoritma back-propagasi standar digunakan untuk memprediksi kinerja mesin menggunakan MATLAB. Untuk memperoleh data untuk pelatihan dan pengujian yang diusulkan ANN, kecepatan mesin yang berbeda (1400-2200 rpm) dipilih sebagai parameter masukan, sedangkan kinerja mesin (BSFC dan BTE) dipilih sebagai parameter keluaran untuk ANN pemodelan dari mesin diesel. Kinerja mesin (BSFC dan BTE) ANN telah divalidasi dengan membandingkan hasil prediksi dengan hasil eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien korelasi BSFC dan BTE masing masing adalah 0,99249 dan 0,99457. Nilai MAPE (mean absolute persentase kesalahan) BSFC dan BTE adalah 0,57467 dan 0,33424 dan root mean square (RSME) nilai di bawah 5% oleh model, yang diterima. Studi ini menunjukkan bahwa pemodelan teknik sebagai pendekatan dalam energi alternatif dapat memberikan peningkatan keuntungan dari kehandalan dalam prediksi kinerja mesin pembakaran dalam. 
PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR PERTALITE-BIOETANOL BIJI SORGHUM PADA MESIN BENSIN Sebayang, Abdi Hanra; Ibrahim, Husin; Dharma, Surya; Silitonga, Arridina Susan; Ginting, Berta Br; Damanik, Natalina
Jurnal Teknosains Vol 9, No 2 (2020): June (FORTHCOMING)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/teknosains.40502

Abstract

The depletion of fossil fuels, rising of earth temperatures and declining of air quality are an unavoidable phenomenon today. Bioethanol fuel is one solution to reduce this problem that comes from renewable raw materials. The purpose of this study is to investigate engine performance and exhaust emissions at gasoline engine by using the sorghum seeds bioethanol-pertalite blends with different mixed ratios (10%, 15%, and 20%). The test is performed on a four-stroke gasoline engine without modification. Engine speeds vary from 1000 to 4000 rpm, and properties of the sorghum seeds bioethanol-pertalite blends are measured and analyzed. In addition, engine torque, brake power, brake specific fuel consumption (BSFC) and brake thermal efficiency (BTE) as well as carbon monoxide (CO), hydrocarbon (HC), and nitrogen oxide (NOx) emissions are measured. The results show that BSFC decreased while BTE increased for a fuel blends containing 20% bioethanol at 3500 rpm engine speed, with each maximum value of 246.93 g/kWh and 36.28%. It is also found that CO and HC emissions are lower for the sorghum seeds bioethanol-pertalite blends. Based on the research results, it can be concluded that the sorghum seeds bioethanol-pertalite blends can improve engine performance and reduce exhaust gas emissions. Keywords: bioethanol; pertalite; performance engine; exhaust gas emission; alternatif fuel.