Sahwilliza, Sahwilliza
Prodi Magister Teknik Sipil Unsyiah

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KETERSEDIAAN JALUR EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS LAMPULO, KAMPUNG MULIA, LAMDINGIN ) Sahwilliza, Sahwilliza; Isya, Muhammad; Fatimah, Eldina
Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan (Journal of Archive in Civil Engineering and Planning) Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan
Publisher : Prodi Magister Teknik Sipil Unsyiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.858 KB) | DOI: 10.24815/jarsp.v1i3.11774

Abstract

Kecamatan Kuta Alam mempunyai luas wilayah  10,05 Km2  dengan tinggi rata-rata 0,80 meter diatas permukaan laut. Lokasi bukit yang cukup jauh dari pinggir pantai (±10 Km), dengan jumlah penduduk 42.217 jiwa dan kepadatan penduduk 4200.70 jiwa/km², hal ini menimbulkan masalah yang serius bila mana bencana gempa bumi dan tsunami melanda, yaitu pada saat warga berusaha menyelamatkan diri ke bukit atau dataran tinggi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jalan Gampong Lampulo, Gampong Mulia dan Lamdingin, yang digunakan sebagai jalur evakuasi, mengetahui persepsi masyarakat terhadap efektivitas jalur evakuasi yang tersedia, dan analisis tingkat efektivitas penggunaan jalan desa sebagai jalur evakuasi pada saat terjadi bencana. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan pengamatan dan pengukuran secara langsung di lokasi penelitian, membagikan quesioner untuk mengetahui persepsi responden. Pengolahan dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebar dan kondisi jalan Gampong Lampulo, Gampong Mulia dan Lamdingin yang diteliti memenuhi kriteria sebagai jalur evakuasi sebagaimana diisyaratkan oleh SDC (Sea Defense Consultant) dan penelitian ITS ( Institut Teknologi Sepuluh November ). Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disarankan antara lain perlu diadakan sosialisasi mengenai pentingnya melakukan evakuasi pada saat terjadi gempa bumi dan pengenalan kepada masyarakat mengenai jalan gampong yang efektif untuk digunakan sebagai jalur evakuasi.