Ngazizah, Nur
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purworejo

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Pendampingan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Alam di Sekolah Dasar Muhammadiyah Purworejo Ngazizah, Nur; Ratnaningsih, Arum; Pangestika, Rintis Rizkia
Surya Abdimas Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Surya Abdimas
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.016 KB)

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini meliputi menumbuhkan kepedulian siswa terhadap alam, meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, mampu mengatasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa, dan menambah wawasan dan keilmuan bagi guru kelas maupun guru bidang studi. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan kontekstual berbasis alam dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Indonesia, dan Matematika. Berdasarkan hasil yang dicapai secara umum pengabdian kepada masyarakat ini dapat menambah wawasan dalam variasi pembelajaran dengan terwujudnya pembelajaran kontekstual dalam tiga kegiatan secara langsung. Penggunaan media secara langsung dengan memanfaatkan lingkungan sekitar. Guru dapat menggunakan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran, sehingga menambah pengalaman belajar secara langsung baik untuk siswa maupun guru. Tujuan pembelajaran yang diperoleh yakni menumbuhkan kepedulian siswa terhadap alam sekitar, dan peningkatan keterampilan berpikir siswa dalam menyelesaikan permasalahan dalan kehidupan sehari-hari yang ditunjukkan melalui hasil kerja siswa. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat meliputi tiga hal. Pertama, penyediaan tempat dengan memberikan ijin berupa penggunaan gedung sekolah dasar Muhammadiyah Purworejo, pemancingan, dan tempat usaha Nata de coco. Kedua, penyediaan fasilitas yang mitra lakukan kepada tim pendamping berupa kendaraan dan jamuan makanan. Ketiga, pemandu dalam penyampaian informasi sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan pendampingan. Kata Kunci: pendampingan, pembelajaran, kontekstual, dan berbasis alam
Pengembangan Alat Peraga IPA dari Barang Bekas untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Pambudi, Bayu; Efendi, Riza Bahtiar; Novianti, Lia Ayu; Novitasari, Dwi; Ngazizah, Nur
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 2 (2018): Indonesian Journal of Primary Education
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.745 KB)

Abstract

Pengembangan alat peraga berupa model sistem peredaran darah ini dilatar belakangi oleh minimnya alat peraga yang tersedia di sekolah – sekolah dasar. Pembelajaran yang abstrak dengan menggunakan alat peraga yang berupa gambar visual sehingga membuat siswa kesulitan dalam memahami materi pelajaran yang disampaiakan, karena tidak adanya motivasi belajar, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Siswa memiliki gaya belajar yang berbeda, seperti: visual, audio, dan kinestetik. Oleh karena itu guru berupaya membuat sebuah inovasi alat peraga berupa model sistem peredaran darah yang dapat digunakan dalam pembelajaran menggunakan model demonstrasi. Tujuan dari pembuatan alat peraga ini adalah agar siswa lebih memahami secara nyata dan detail tentang proses perdaran darah pada tubuh manusia yang selama ini siswa hanya menggunakan gambar sebagai media visual, serta siswa dapat termotivasi dan pembelajaran tidak absrak, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Tujuan pembuatan model sistem peredaran darah terhadap motivasi belajar anak untuk memberikan gambaran konkret terhadap informasi maupun ide – ide baru dan menyatukan materi yang akan guru sampaikan terhadap pengetahuan yang akan diberikan kepada anak, sehingga materi yang disampaikan guru dapat diterima baik oleh siswa. Model sistem peredaran darah sendiri dapat dibuat dari barang bekas maupun baru. Alat peraga ini merupakan pengembangan baru dari alat peraga sebelumnya, serta dapat membantu guru dengan adanya teknologi, sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan efektif, dan siswa pun dapat memahami materi dengan baik.
IbM Peningkatan Keterampilan Guru SD Muhammadiyah Se Kabupaten Purworjeo Dalam Pengelolaan Laboratorium dan Pengembangan Alat Peraga IPA Terbarukan Kurniawan, Eko Setyadi; Ngazizah, Nur
Surya Abdimas Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Surya Abdimas
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.61 KB)

Abstract

Telah dilakukan berbagai penelitian tentang pengajaran sains agar mudah dipahami, menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Belajar sains dapat dipresentasikan kepada siswa melalui pengalaman langsung dari fenomena alam dan lingkungan sekitar, maupun melalui pembelajaran di laboratorium. Salah satu kunci kunci kesuksesan pembelajaran terutama di sekolah dasar terletak pada pembelajaran guru kelas. Sebagian besar pembelajaran IPA di sekolah dasar disajikan secara teoritis, sebagian guru jarang menyajikannya secara langsung di lapangan atau melalui kegiatan laboratorium. Berbagai masalah keterbatasan sarana dan prasarana menjadi faktor utama, selain kompetensi guru kurang optimal dalam pengelolaan laboratorium. Fenonema ini perlu diperbaiki dan ditingkatkan, antara lain dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam penguasaan alat peraga maupun pengelolaan laboratorium. Kegiatan IbM diselenggarakan di SD Teladan Muhammadiyah Kemiri dan SD Kratif Muhammadiyah Purworejo. Guru telah diberi pelatihan berupa workshop manajemen laboratorium, workshop pemanfaatan dan pengembangan peraga IPA. Produk atau hasil yang dihasilkan adalah administrasi laboratorium, alat peraga, dan bahan ajar untuk laboratorium sains sekolah dasar.
DEVELOPMENT OF MULTIMEDIA LEARNING SCIENCE FOR PRIMARY SCHOOLS BASED ON CONSTRUCTIVISTIC LEARNING THEORY Ngazizah, Nur; Anjarini, Titi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.915 KB)

Abstract

This study aims to develop learning multimedia that can be used in learning for fifth grade elementary school students. Multimedia development is aimed at blood competence.This research is a development research with a 4-D model (four D model) proposed by Thiagarajan, which consists of four stages. The four stages are define, design, development and dissemination stages. disseminate). In the define stage, a curriculum review is conducted related to the competence of flat building. The results from the define phase are used as a reference for multimedia design. The next stage is design, at this stage has produced draft-1 results of the review and design in the previous stage. The next stage is development, at this stage draft I is validated by material experts and media experts . In general, material experts gave an assessment that multimedia draft I was in accordance with KTSP and constructivistic learning theory. Media experts judge that multimedia is easy to use. The first draft was valid with revisions clarifying blood circulation construction, simplifying the start menu, adding quiz 1, and adding motion animations at the beginning and end of the slide to make it more interesting. After the revised draft I developed into draft II to be tested in the classroom. Small scale 17 students in grade V SD N Purworejo Purworejo Regency. This trial is to find out the response of students. In this stage, an observation was also made by 1 teacher regarding the use of multimedia to complete the teacher's response questionnaire. The results of the teacher and student response questionnaire showed that 17 students were satisfied with multimedia draft II and students increasingly understood the blood flow system, circulatory structure, blood type and diseases of the blood. The revision towards draft III is the addition of applause as a tribute to students. As far as the stages of research have been carried out, it can be said that multimedia development can be used in the learning process and get positive responses from students. The next research phase is to conduct large-scale trials with more (two-class) research samples. The results of the trial will produce the final product which will then be disseminated (dessiminate stage).
PENDAMPINGAN STRATEGI FUN LEARNING TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Pangestika, Rintis Rizkia; Ngazizah, Nur
Surya Abdimas Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Surya Abdimas
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.342 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini meliputi menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar, meningkatkan kerjasama antar siswa, mampu mengatasi permasalahan dalam kehidupan sehari-hari, memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan kepada siswa, dan menambah wawasan dan keilmuan bagi guru kelas maupun guru bidang studi. Target khusus yang ingin dicapai dari kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi siswa sekolah dasar mempunyai karakter yang baik, guru menjadi menambah wawasan dalam variasi pembelajaran, siswa menjadi lebih antusias dalam pembelajaran, dan tujuan pembelajaran tercapai secara optimal. Metode yang akan dipakai dalam mencapai tujuan kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan menerapkan strategi fun learning yang diintegrasikan dengan pendidikan karakter. Berdasarkan hasil dari evaluasi yang dilakukan setelah pengabdian ternyata kegiatan ini memotivasi siswa dalam belajar, kerjasama antar siswa menjadi lebih kompak, sikap saling menghargai dan saling tolong-menolong semakin meningkat, siswa menjadi lebih mencintai alam sekitar, saling menbantu jika ada teman yang kesusahan, disiplin dalam kegiatan di sekolah, dan dapat menambah wawasan guru dalam variasi pembelajaran yang menyenangkan. Diharapkan juga dari kegiatan ini guru yang mengikuti pendampingan ini dapat menularkan pengetahuan dan pengalaman yang didapatnya kepada guru-guru lainnya.   Kata kunci: fun learning, pendidikan karakter, sekolah dasar
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPREDIKSI, MENGUKUR, DAN MENGKOMUNIKASIKAN PADA PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 11 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Munandar, Agung; Ngazizah, Nur; Hakim, Yusro Al
RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2017): Vol 9 No 2, April 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.314 KB)

Abstract

Intisari-Telah dilakukan penelitian pengembangan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning guna mengetahui: (1) Kelayakan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning untuk meningkatkan kemampuan memprediksi, mengukur, dan mengkomunikasikan, (2) Respon peserta didik terhadap penggunaan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning, (3) Ketercapaian peningkatan melalui lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning, (4) Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning pada materi Suhu dan Kalor pada peserta didik. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan di Universitas Muhammadiyah Purworejo dan dilaksanakan di SMA Negeri 11 Purworejo dengan subjek penelitian pada tahap simulasi dan uji coba terbatas berjumlah 5 peserta didik dan pada tahap uji coba laus berjumlah 31 peserta didik. Hasil analisis data yaitu: (1) Hasil validasi lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning dari empat validator yaitu dua dosen ahli dan dua guru fisika diperoleh rerata 4,38 termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran, dengan uji reliabilitas diperoleh percentage sgreement 94,97%. (2) Respon peserta didik terhadap lembar kegiatan peserta didik (LKPD) berbasis discovery learning diperoleh rerata 4,26 dengan kategori sangat baik. (3) persentase keterampilan proses dasar sebesar 72,69% sehingga diperoleh nilai gain 0,54 dan termasuk kategori peningkatan sedang. (4) Keterlaksanaan pembelajaran pada kesuluruhan aspek oleh observer I dan observer II yaitu sangat baik dengan rerata 4,46 dengan reliabilitas yang didapatkan dari keseluruhan pertemuan adalah 94,44%.Kata Kunci: Discovery Learning, LKPD, Keterampilan Proses Dasar, Pengembangan.
PENGARUH MODEL TALKING STICK DENGAN TEKNIK PICK UP CARDSGAME UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI KEBUMEN 1 TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Setiani, Kurnia Arum; Ngazizah, Nur; ., Ashari
RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika Vol 9, No 2 (2017): Vol 9 No 2, April 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari– Telah dilakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kebumen 1 Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini digunakan rancangan penelitian Quasi Experimental Design yaitu dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini kelas X MIPA,sampel penelitian 2 kelas yaitu kelas X MIPA 1 dan MIPA 2 dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik angket motivasi belajar siswa dan sebelum digunakan akan divalidasi oleh guru ahli sehingga layak digunakan dalam penelitian. Analisis data menggunakan teknik deskriptif presentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa uji hipotesis yang digunakan adalah uji t dengan taraf signifikan (α) = 0.05 menunjukkan tobservasi = 2,009 < 2,944 artinya Ho ditolak (t0,05:49 =2,944 ) DK = (t/t < -2,009 atau t > 2,009). Hal ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan dengan menggunakan model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan penjelasan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan model talking stick dengan teknik pick up cards game lebih baik daripada menggunakan model numbered head together (kepala bernomor) sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh model model talking stick dengan teknik pick up cards game untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas x madrasah aliyah negeri kebumen 1 tahun pelajaran 2015/2016.Kata kunci: Motivasi Belajar Siswa, Pick Up Cards Game, Talking Stick