This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian
P., Setyo Hariyadi S.
Politeknik Penerbangan Surabaya

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Simulasi Numerik Perbandingan Karakteristik Aliran Pada Penambahan Spiral di Ujung Nozzle P., Setyo Hariyadi S.; Faidurrahim, Faidurrahim
Jurnal Penelitian Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Penelitian Maret 2018
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri yang semakin pesat salah satu efek sampingnya adalah semakin bertambahnya polusi udara. Permasalahan polusi udara ini memerlukan suatu sistem pengontrol debu. Beragam jenis nozzle yang digunakan dalam proses pengontrolan debu, salah satunya adalah spiral nozzle.Spiral nozzle digolongkan pada jenis nozzle subsonic. Pola sebaran semprotan dilakukan dengan pemodelan numerik.. Pemodelan ini terdiri dari geometri nozzle beserta ruang semprotannya.Hasil pemodelan dengan menggunakan perangkat lunak CFD (Computational Fluid Dynamics) diperoleh bahwa pembesaran sudut tip () spiral nozzle mempengaruhi kenaikan sudut semprotan () dan panjang penetrasinya.. Besar kecilnya kenaikan akan dipengaruhi oleh beban tekanan dan debit yang diberikan. Pada akhir analisis diperoleh nozzle yang maksimal pada kondisi dan pembebanan tertentu
Studi Numerik Karakteristik Separasi dan Reattachment Aliran Di Belakang Gundukan (BUMP) Setengah Lingkaran P., Setyo Hariyadi S.
Jurnal Penelitian Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Juni 2017
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik aliran viscous melalui suatu kontur selalu menjadi topik yang menarik untuk dikaji. Pada penelitian kali ini, karakteristik yang dikaji adalah aliran turbulen melintasi plat datar dengan bump. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik aliran melintasi bump berbentuk setengah lingkaran distribusi koefisien tekanan (Cp) dan titik separasi. Selain itu juga dilakukan visualisasi aliran untuk mendapatkan gambaran aliran yang melintasi pelat datar dengan bump.Bentuk bump yang digunakan pada studi numerik ini adalah setengah lingkaran dengan freestream sebesar 9.75 m/s dan 15.5 m/s. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi numerik mengunakan software simulasi dengan model turbulen k – ε Realizable. Model benda uji berupa plat datar yang ditambahi dengan bump.Adanya bump pada pelat datar mengakibatkan aliran menjadi terseparasi sehingga menimbulkan penambahan gaya total drag sepanjang pelat datar. Separasi massive pada bump setengah lingkaran terjadi akibat momentum aliran tidak mampu mengatasi advarse pressure gradient dan tegangan geser antara permukaan bump dengan aliran fluida, sehingga untuk harga Re yang lebih besar akan mengakibatkan letak titik separasi lebih tertunda.
Karakteristik Aliran Di Belakang Gundukan (Bump) Segitiga Pada Plat Datar P., Setyo Hariyadi S.
Jurnal Penelitian Vol 2 No 3 (2017): Jurnal Penelitian September 2017
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aliran viscous yang melewati sebuah pengganggu berbentuk bump, umumnya akan mengalami penurunan tekanan di sisi upstream dan kenaikan tekanan di sisi downstream. Saat momentum aliran fluida tidak dapat melawan kenaikan tekanan dan gesekan dengan permukaan maka aliran fluida akan terseparasi. Titik dimana mulai terjadi gejala separasi disebut titik separasi. Daerah setelah titik separasi mempunyai tekanan yang lebih kecil daripada daerah di sisi upstream sehingga mengakibatkan perbedaan tekanan yang besar. Akibat perbedaan tekanan ini, maka akan terjadi gaya drag pada benda. Bentuk bump yang digunakan pada studi numerik ini adalah segitiga dengan freestream sebesar 9.75 m/s dan 15.5 m/s. Penelitian ini dilakukan dengan simulasi numerik mengunakan software simulasi dengan model turbulen k – ε Realizable. Model benda uji berupa plat datar yang ditambahi dengan bump. Adanya bump pada pelat datar mengakibatkan aliran menjadi terseparasi sehingga menimbulkan penambahan gaya total drag sepanjang pelat datar. Separasi massive pada bump segitiga terjadi akibat momentum aliran tidak mampu mengatasi advarse pressure gradient dan tegangan geser antara permukaan bump dengan aliran fluida, sehingga untuk harga Re yang lebih besar akan mengakibatkan letak titik separasi lebih tertunda.