Nulhakim, Ade Lukman
Universitas Muria Kudus

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

MENGUKUR TINGKAT PARTISIPASI PEMUDA DALAM PROGRAM KARANG TARUNA DENGAN PENDEKATAN METODE FUZZY INFRENCE SYSTEM MAMDANI Sunoto, Imam; Nulhakim, Ade Lukman
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 2 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 2 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.48 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i2.1585

Abstract

Karang Taruna adalah suatu organisasi Kepemudaan yang ada di Indonesia dan merupakan sebuah wadah tempat pengembangan jiwa sosial generasi muda, Karang Taruna tumbuh atas kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri khususnya generasi muda yang ada di suatu wilayah desa, kelurahan atau komunitas sosial yang sederajat, terutama bergerak pada bidang-bidang kesejahteraan sosial. Seperti dalam bidang ekonomi, olahraga, keterampilan, keagamaan dan kesenian sesuai dengan tujuan didirikannya karang taruna untuk memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja yang ada di dalam suatu desa atau wilayah itu sendiri, Karang Taruna adalah wadah atau wahana pembinaan generasi muda, untuk dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi dan kemampuanya. Dengan wadah tersebut diharapkan generasi muda mempunyai rasa tanggungjawab yang besar terhadap diri sendiri, social dan masyarakat. Dengan demikian generasi muda dapat berpartisipasi dalam pembangunan dengan baik. Dalam mendukung kegiatan dalam masyarakat untuk mencapai suatu tujuan merupakan keinginan semua masyarakat. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengukur tingkat partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna dilihat dari aspek pengelolaan program. Dalam penelitian ini menggunakan metode fuzzy infrence system (fis) Mamdani. Dengan adanya sistem pengukuran tadi diharapkan dapat memudahkan pihak Karang Taruna dalam mengkur tingkat partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna dilihat dari aspek pengelolaan program dengan lebih cepat dan akurat sesuai dengan kondisi dari pemuda di lingkungannya. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa prototype yang dapat memproses masukan berupa pengukuran tingkat partisipasi dalam pemanfaatan, pelaksanaan, dan perencanaan kegiatan Karang Taruna.Kata kunci: FIS mamdani, pemuda, partisipasi, Karang Taruna.
Peningkatan Penguasaan Konsep Matematika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Saputra, Aswin; Nulhakim, Ade Lukman
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 2, No 2 (2017): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.446 KB) | DOI: 10.30998/sap.v2i2.2092

Abstract

The purpose of this research is to know the increase in concept mastery of students class VIII-2 through STAD type cooperative learning model in MTs Negeri 40, West Jakarta. The method used in this research is a qualitative approach with a classroom action research technique, which is an action performed by the teacher to improve teaching by making changes and studying the consequences of the changes. Techniques used in data collection are: end of cycle test and observation. The results show that the process of learning mathematics with the application of STAD type cooperative model can make student’s learning outcomes better. The result obtained is the absorption class in cycle I is 51.163%, then repaired in cycle II with the absorption class of 90.69%. This shows progress that the students have obtained good learning outcomes from cycle I.
Pengaruh Frekuensi Pemberian Catatan Perbaikan pada Latihan Matematika terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Nulhakim, Ade Lukman
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 1, No 1 (2016): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.511 KB) | DOI: 10.30998/sap.v1i1.1013

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian catatan perbaikan yang diberikan dengan frekuensi selalu, jarang, dan tidak diberikan terhadap kemampuan pemahaman matematika siswa. Metode penelitian adalah kuasi eksperimen dengan kelompok eksperimen 1 selalu diberi catatan perbaikan, kelompok eksperimen 2 jarang diberi catatan perbaikan, dan kelompok eksperimen 3 tidak diberi catatan perbaikan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Balaraja dengan populasi penelitian siswa SMP kelas VIII. Sedangkan banyak sampel sebanyak 3 kelas yang diambil dari 9 kelas VIII secara random sebanyak 136 siswa. Dari penelitian ditemukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematika siswa antara siswa yang selalu diberi catatan perbaikan dengan yang jarang diberi catatan perbaikan. thitung > ttabel (89,0,05), yaitu 4,227 > 1,990. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematika siswa antara siswa yang selalu diberi catatan perbaikan dengan yang tidak diberi catatan perbaikan. thitung > ttabel (89,0,05), yaitu 8,772 > 1,990. 3) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman matematika siswa antara siswa yang jarang diberi catatan perbaikan dengan yang tidak diberi catatan perbaikan. thitung > ttabel (88,0,05), yaitu 4,30 > 1,990.