A'yuna, Qurrata
Prodi BK FKIP Unsyiah

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dalam Mereduksi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Haris, Abdul; A'yuna, Qurrata; Abd, Dahliana
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.78 KB)

Abstract

ABSTRAKAbdul Haris. 2017. Efektifitas Layanan Konseling Kelompok Dalam Mereduksi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di SMAN 1 Ingin Jaya. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1) Dra. Dahliana Abd, M.Pd, Kons (2) Qurrata ‘Ayuna, S.Pd, M.Pd, Kons Kata kunci: Perilaku Prokrastinasi Akademik SiswaPenelitian ini berjudul “Efektifitas layanan konseling kelompok dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa di SMAN 1 Ingin Jaya”. Dimana yang menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini masih banyak siswa yang belum bisa mengelola waktu belajar dengan baik, terlambat mengumpulkan tugas dan belajar di saat ujian akan dekat atau belajar sistem kebut semalam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas layanan konseling kelompok dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa.Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan pendekatan mixed methods yaitu menggabungkan dua pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Lokasi penelitian di SMAN 1 Ingin Jaya dengan jumlah sampel 8 siswa. Tekhnik pengumpulan data adalah angket dengan bentuk skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu dengan analisis persentase. Layanan bimbingan konseling yang dilakukan adalah konseling kelompok. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.Hasil penelitian pada siklus satu rata-rata 76,3 dan berada pada kategori sedang dan pada siklus ke dua berada pada kategori rendah dan rata-rata 63,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling kelompok dapat dijadikan salah satu alternatif dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik siswa. 
PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMP NEGERI 2 KUTA BARO Mucksalmina, Mucksalmina; Martunis, Martunis; A'yuna, Qurrata
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.158 KB)

Abstract

Partisipasi siswa dalam belajar dapat dilihat dalam berbagai aktifitas siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Siswa aktif mampu menampilkan berbagai keaktifan dalam belajar di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar sebelum dan sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 2 Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini, yaitu siswa kelas VIII3 SMP Negeri 2 Kuta Baro sebanyak 25 orang siswa. Dengan pertimbangan, dinamika interaksi kelompok akan berkembang lebih intensif dan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar diambil sebanyak 10 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar sebelum pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Sebanyak 1 orang siswa atau 10% memperhatikan guru ketika proses belajar mengajar di dalam kelas. Sebanyak 2 orang siswa atau 20% mengeluarkan pendapat ketika proses belajar mengajar berlangsung. Sebanyak 2 orang siswa atau 20% mendengarkan presentasi kelompok yang sedang tampil. Sebanyak 10 orang siswa atau 100% menyalin atau mencatat penjelasan yang diberikan oleh guru. Sebanyak 1 orang siswa atau 10% menanggapi, mengingat, memecahkan masalah, menganalisis, melihat hubungan, dan  mengambil keputusan yang terkait dengan kepercayaan diri. Sebanyak 1 orang siswa atau 10% melakukan aktifitas fisik yang diperlukan dalam proses belajar di dalam kelas. Sebanyak 1 orang siswa atau 10% menyenangi pelajaran yang diberikan guru. Partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar sesudah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Sebanyak 8 orang siswa atau 80% memperhatikan guru ketika proses belajar mengajar di dalam kelas. Sebanyak 6 orang siswa atau 60% mengeluarkan pendapat ketika proses belajar mengajar berlangsung. Sebanyak 7 orang siswa atau 70% mendengarkan presentasi  kelompok  yang  sedang tampil. Sebanyak 10 orang siswa atau 100% menyalin atau mencatat penjelasan yang diberikan oleh guru. Sebanyak 5 orang siswa atau 50% menanggapi, mengingat, memecahkan masalah, menganalisis, melihat hubungan, dan  mengambil keputusan yang terkait dengan kepercayaan diri. Sebanyak 10 orang siswa atau 100% melakukan aktifitas fisik yang diperlukan dalam proses belajar di dalam kelas. Sebanyak 8 orang siswa atau 80% menyenangi pelajaran yang diberikan guru.Kata kunci : bimbingan kelompok, partisipasi siswa, proses belajar mengajar
PROFIL KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BK SEKOTA BANDA ACEH Ebta Pratama, Khajar; Yahya, Martunis; A'yuna, Qurrata
JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling Vol 3, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Prodi BK FKIP Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.89 KB)

Abstract

The purpose of this research to find out the profile description of guidance and counseling's teacher at Senior High School of Banda Aceh City, the profile of professional competence in guidance and counseling's teacher and efforts to improve their professional competence. This research uses descriptive quantitative approach with survey method. The population in this research was all teachers of guidance and counseling at Senior High School of Banda Aceh City that are 31 teachers. The data collection was done by using questionnaire. The results revealed that: the profile of guidance and counseling's teacher at Senior High School of Banda Aceh City is largely are guidance and counseling graduates. A small portion isn't from guidance and counseling base such as Religious Education, General Education, Education Administration and Psychology. Most of them have passed the certification. Most of teachers have professional competence in middle category. The efforts by teacher of guidance and counseling to improve their professional competence was by mastering the material, structure, concept and mindset of scientific which support tasks as teacher of guidance of counseling/counselor; developing material in providing services of guidance and counseling to students creatively; master the competency standards and basic competence in the field of development; developing professionalism in a sustainable manner by taking reflective action; utilize the technology of information and communication for communicate and self development; add a references of books to expand the knowledge and master the material by taking material from various sources such as the internet, journals, magazines, newspapers and others.Keywords: Profile, Professional Competence, Teacher of Guidance and CounselingABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil guru BK SMA Negeri Kota Banda Aceh berkaitan dengan kompetensi profesionalnya dan usaha untuk meningkatkan kompetensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru BK SMA Negeri se-Kota Banda Aceh yang berjumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: guru BK SMA Negeri Kota Banda Aceh sebagian besar berasal dari lulusan jurusan/prodi BK. Sebagian kecil dari non BK seperti Pendidikan Agama, Pendidikan Umum, Administrasi Pendidikan dan Psikologi. Sebagian besar mereka telah lulus sertifikasi. Adapun kompetensi profesional mereka sebagian besar berada pada kategori sedang. Usaha yang dilakukan oleh guru BK untuk meningkatkan kompetensi profesionalnya antara lain yaitu berupaya menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung tugas sebagai guru BK/konselor; mengembangkan materi dalam pemberian layanan BK kepada siswa secara kreatif; menguasai standar kompetensi dan kompotensi dasar bidang pengembangan yang diampu; mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif; memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri; menambah referensi buku untuk memperluas pengetahuan dan menguasai  materi  dengan  mengambil  bahan  dari berbagai sumber seperti internet, jurnal, majalah, koran dan lain-lain.Kata Kunci: Profil, Kompetensi Profesional, Guru BK