Marwanto, Andriana
Master of Environmental Health Study Program, Faculry of Public Health, Faculty of Public

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pajanan Pestisida dengan Kejadian Goiter pada Anak Usia Sekolah Dasar di Area Pertanian Hortikultura Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang

JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN INDONESIA Vol 17, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Master of Environmental Health Study Program, Faculry of Public Health, Faculty of Public

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.901 KB)

Abstract

Latarbelakang:Intensitas penggunaan pestisida yang berlebihan dan pelaksanaan penyemprotan yang tidak sesuai aturan dapat mengakibatkan masalah kesehatan bagi anak-anak, yang secara langsung maupun tidak langsung terpajan oleh pestisida. Pestisida dapat mengganggu proses sintesis dan metabolisme hormon tiroid dengan mengganggu reseptor TSH (TSH-r) di kelenjar tiroid. Kelenjar tersebut membesar sebagai kompensasi untuk meningkatkan output hormon tiroid. Pembengkakan leher akibat pembesaran kelenjar tiroiddisebutgoiter. Kelainan kelenjar tiroid pada anak-anak dapat mengakibatkan gangguan tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pajanan pestisida dengan kejadian goiter pada siswa-siswa SD di wilayah pertanian hortikultura wilayah kerja Puskesmas Ngablak Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang.Metode:Penelitian ini menggunakan desain Case control (kasus control). Sampel pada penelitian ini adalah 60 siswa kelas 4-6 yang terdiri dari 20 siswa yang mengalami goiter sebagai kasus dan 40 siswa sebagai kontrol. Data diperoleh dari hasil pemeriksaan kadar UEI dalam urine dan wawancara.Hasil:sebanyak 60 % respondenpada kelompok kasus mempunyai riwayat pajanan pestisida dan kadar Ekskresi Iodium Urin (EIU)pada anak mempunyai nilai rata rata (Mean) 176,183µg/L dengan kisaran 30 µg/L - 291µg/L, nilai median 182µg/L. Riwayat pajanan pestisida secara signifikan berhubungan dengan kejadian goiter dengannilai p-value: 0,013 (p<0,05), OR; 5,41 95% CI; 1,53-19,12 Simpulan:Kesimpulan penelitian ini adalah riwayat pajanan pestisida dalam hal keterlibatan anak pada kegiatan pertanian merupakan faktor resiko terhadap kejadian goiter. ABSTRACTTitle: Exposure Pesticide Associated with Incidence of Goiter in Elementary School Students in the Areas of Agriculture  in Sub District Ngablak District MagelangBackground:The intensity and excessive use of pesticides and spraying methods which not appropriate may cause health problems to farmers exposed directly as well as children who are indirectly exposed to pesticide. Pesticides can disrupt the synthesis process and thyroid hormone metabolism by disturbing the TSH receptor (TSH-r) in thyroid gland. The gland is enlarged as a compensation to increase thyroid hormone output. swelling of the neck from an enlarged thyroid gland is called Goiter. Thyroid unloyment caused by inhibition of thyroid hormone synthesis may cause growth disorders. The purpose of this study was to determine the exposure pesticide associated to the incidence of Goiter in elementary school students in agriculture areas at the Sub District NgablakMagelang.Method:This study was observational study with case control design. The sample in this study were 60 students of grade 4-6 consisting of 20 students who incidence goiter as the case and 40 students as control. The data Data was taken  from UEI examination results in urine and interview. Result:That 60% of respondents in the case group had a history of pesticide exposure and iodine excretion level of Urine (EIU) in children had mean of 176,183 μg / L with a range of 30 μg / L - 291 μg / L, median value 182 μg/L. The history of pesticide exposure was significantly related to goiter events with p-value values: 0.013 (p <0.05), OR; 5.41 95% CI; 1.53-19.12.Conclusion:This study concluded thathistory of pesticide exposure in terms of childrens involvement in agricultural activities is a risk factor to g incidence of Goiter