Putra, D.I Ansusa
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

EPISTEMOLOGI TAFSIR SUFI PERSPEKTIF ESOTERIK-FENOMENOLOGI Putra, D.I Ansusa
ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam Vol 19, No 2 (2018): Islamic Philosophy and Mysticism
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.633 KB)

Abstract

This paper is a comprehensive study of sufi epistemology through interpretations of natural phenomena. The study of the triagle causality relationship between God, humans, and nature can be a binocular for studying the sufistic epistemology globally. In sufistic studies, studying natural phenomena is one way to reach the essence of God. Whereas the existence of God can be studied through His signs. This paper uses an approach from a theological scholar, Patrick Masterson, who concusively found a new approach that accommodates esoteric and exoteric dimensions simultaneously. The author considers this approach feasible to use to understand the sufistic epistemology, especially those related to natural phenomena.
Konsep Etnosentrisme Ibn Taimiyyah dan Gerakan Arabisme di Indonesia Putra, D.I Ansusa
Sulthan Thaha Journal of Social and Political Studies Vol 1 No 01 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.897 KB)

Abstract

 Sebuah gerakan tidak bisa dipisahkan dari sebuah konstruk konseptual yang melatarbelakanginya. Baik berupa ideologi politik, mazhab agama maupun kecendrungan budaya. Salah satu gerakan masif saat ini adalah gerakan arabisme. Gerakan arabisme merupakan gerakan transnasional yang merebak di seluruh penjuru dunia. Dengan segala pro-kontra gerakan ini menjadi momok khususnya dalam dunia Islam. Berkaitan dengan hal itu terdapat satu tokoh yang selalu dikait-kaitkan dengan gerakan Arabisme; Ibn Taimiyyah. Namun, jika dilihat dalam kronologi sejarah Ibn Taimiyyah tumbuh pada masa kekhalifahan Abbasiyah yang belum mengenal ‘nasionalisme Arab’. Tulisan ini akan menyajikan data-data hasil penafsiran Ibn Taimiyyah yang mengkorelasikan kedua hal tersebut, yaitu: Arabisme dan Ibn Taimiyyah dengan metode analisis konten. Tulisan ini juga mendiskusikan bagaimana konstruk konseptual etnosentrisme Ibn Taimiyyah tersebut dipakai dalam gerakan arabisme khususnya di Indonesia.