Jafar, Jusmiati
Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN DAN DOMINANSI IKAN YANG BERASOSIASI DENGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT DAN KERAMBA JARING APUNG DI PERAIRAN KABUPATEN BARRU SULAWESI SELATAN Syam, Asrullah; Jafar, Jusmiati; Suhadiyah, Sri
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v8i1.383

Abstract

Budidaya perikanan laut saat ini mulai berkembang pesat seiring dengan semakin berkurangnya hasil tangkapan perikanan laut. Sektor budidaya perikanan laut diharapkan dapat menjadi penyuplai hasil terbesar sektor kelautan dan perikanan di masa yang akan datang. Upaya perbaikan kegiatan budidaya laut semakin digalakkan, termasuk upaya mengoptimalkan peran lainnya sebagai kawasan konservasi. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Barru Sulawesi Selatan dari bulan Februari sampai Agustus 2018. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis ikan yang berasosiasi dengan budidaya rumput laut dan keramba jaring apung. Selain itu untuk mengetahui lamanya ikan untuk berasosiasi dengan kegiatan budidaya rumput laut dan keramba jarring apung. Penelitian dilaksanakan dengan melakukan observasi di lokasi budidaya laut. Sampel diidentifikasi di lokasi penelitian, dan dibawa ke laboratorium untuk diidentifikasi lebih lanjut bagi sampel yang tidak dapat diidentifikasi secara langsung. Pengamatan dilakukan disekitar area budidaya. Pada penelitian ini ditemukan family ikan yang berasosiasi dengan budidaya rumput laut dan keramba jaring apaung yaitu famili Nemipteridae, Haemulidae, MulidaeAcanthuridae, Ceasionidae, Labridae, Pomacanthidae, Scaridae, Pomacentridae, Sygnatidae, Blenniidae, Aulostomidae, Centriscidae,Plotoscidae, danChaetodontidae trifasciatu. Lamanya ikan menggunakan kawasan budidaya pada area rumput laut yaitu selama 46 hari, yaitu setelah rumput laut berumur dua minggu sampai panen. Lamanya ikan menggunakan kawasan budidaya pada area keramba jaring apung selama 95 hari, yaitu mulai penaburan benih ikan sampai panen.
TUMBUHAN LIAR BERKHASIAT OBAT DI DATARAN TINGGI KABUPATEN ENREKANG Jafar, Jusmiati; Djollong, Andi Fitriani
JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.556 KB) | DOI: 10.31850/jgt.v7i3.379

Abstract

Tumbuhan memiliki sejuta manfaat termasuk untuk penyembuhan berbagai penyakit. Ramuan obat-obatan tradisional hampir semua berasal dari tumbuh-tumbuhan dapat tumbuh diberbagai daerah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis, cara pengolahan, dan manfaat tumbuhan liar yang berkhasiat obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara, data sekunder dengan studi literatur, pengambilan sampel tumbuhan, dan pembutan herbarium. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tumbuhan liar yang berkhasiat obat di Desa Pebaloran, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang. Jenis tumbuhan tersebut adalah Bayam Duri (Amaranthus spinosus), Putri Malu (Mimosa pudica), dan Pegagan (Centella asiatica). Manfaat herbal bayam duri yaitu mengobati bisul, wasir, gusi berdarah, meringankan demam dan dapat melancarkan ASI. Herbal Putri Malu akar untuk penderita diabetes sedangkan daun dapat menyembuhkan batuk, mengobati hepatitis dan mengatasi insomnia. Herbal Pegagan untuk melancarkan peredaran darah, mengobati demam, membantu mengatasi alergi dan sebagai obat kesuburan. Organ tumbuhan yang sering dijadikan obat yaitu daun (Folium), selain itu organ lain yang dapat digunakan yaitu umbi, akar, buah atau seluruh bagian tumbuhan dapat digunakan.
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA MENGHAFAL NAMA-NAMA LATIN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI ANGKATAN 2014 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE Amri, Amri; Jafar, Jusmiati
Jurnal Biotek Vol 4, No 2 (2016): Desember
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.853 KB) | DOI: 10.24252/jb.v4i2.1797

Abstract

The research was conducted at the University of Muhammadiyah Parepare the Faculty of Education Biology Education Studies Program Specifically Force 2014. The research used quantitative descriptive research type. Subjects of this study Latin names while the object of this study are students. Further data are obtained by using a structured interview and documentation. Then the data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that: (i) a description of the student's knowledge of Biology Education 2014 Forces of Latin names can be said that the students had difficulty in memorizing the Latin names. It can be seen on the picture of the student's knowledge of Latin names, the average percentage of correct answers as much as 40.24% and the percentage of wrong answers as much as 57.76%. (Ii) a description of the difficulties faced by students in memorizing the Latin names in Biology Education Studies Program Force 2014 is the complicated pronunciation answered by 39 students from 52 students with a percentage of 75%. While more dominant for many groupings of Latin names were answered by 50 students from 54 students with a percentage of 96.2%. As for the memjawab that trouble memorizing the Latin names due to the low recall that 30 students from 52 the number of students with a percentage of 57.7%. (Iii) Methods of Biology Education Students Force 2014 in memorizing Latin names are repeated with a percentage of 86.5% and 57.7% make keyword.