Idulfilastri, Rita Markus
Prodi Psikologi Islam Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Pengambilan Keputusan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Psikologi Kurniasari, Ruth Imelda; Dariyo, Agoes; Idulfilastri, Rita Markus
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol 3 No 1 (2018): Journal An-Nafs
Publisher : Prodi Psikologi Islam Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.964 KB) | DOI: 10.33367/psi.v3i1.497

Abstract

Bandura (1997) says that self-efficacy is an individual's belief in his ability that affects the individual's way of reacting to certain situations and conditions. According to Gati, Krausz and Osipow (1996) suggested career decision-making refers to "ideal career decision maker". The statement means the process by which the individual is aware of a need to make a career decision, be able to make it happen, and be able to make the right decision by using the right process and best suited to the individual's goals. The purpose of this study is to determine the relationship between self-efficacy and career decision making at the final grade students at the Faculty of Psychology (Case Study at University In West Jakarta). Researchers obtained data of 214 subjects of final level of faculty of psychology at 5 universities in West Jakarta, with male gender amounted to 46 students and female gender amounted to 168 students. This study uses convenience sampling technique, data collection in this study using self-efficacy questionnaires, and questionnaires career decision-making difficulties. The result of data analysis using parametric technique, that is pearson correlation. Based on data analysis, there is a significant negative relationship between self-efficacy and career decision making (r = -0.409, p = 0,000 <0.01)
AFEKSI NEGATIF SEBAGAI MEDIATOR ANTARA KEADILAN ORGANISASI DENGAN PERILAKU KERJA KONTRAPRODUKTIF-ORGANISASI Yoseanto, Baquandi Lutvi; Zamralita, Zamralita; Idulfilastri, Rita Markus
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1290.199 KB) | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i2.2315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat  peranan afeksi negatif sebagai mediator antara keadilan organisasi dengan perilaku kerja kontraproduktif-organisasi . Afeksi negatif adalah keadaaan umum dari tekanan subjektif dan kondisi yang tidak menyenangkan meliputi kemarahan, jijik dan lain sebagainya. Keadilan organisasi adalah evaluasi pribadi karyawan tentang kedudukan etis dan moral terhadap apa yang dilakukan oleh perusahaan. Perilaku kerja kontraproduktif-organisasi adalah berbagai perilaku yang disengaja yang merugikan/membahayakan organisasi misalnya pencurian. Metode pengambilan sampel adalah convenience sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 73 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian ini adalah: (1) tidak terbukti bahwa keadilan organisasi mempengaruhi perilaku kerja kontraproduktif-organisasi  (signifikansi >0,05); (2) tidak dapat disimpulkan adanya  hubungan tidak langsung antara keadilan organisasi dengan perilaku kerja kontraproduktif-organisasi karena tidak bisa dibuktikan adanya pengaruh langsung dari keadilan organisasi terhadap perilaku kerja kontraproduktif-organisasi; (3) terbukti bahwa keadilan organisasi memengaruhi afeksi negatif dengan β= -0,388 (p<0,05); (4) terbukti bahwa afeksi negatif  memengaruhi perilaku kerja kontraproduktif-organisasi dengan β=0,403 (p<0,05).
PENGUJIAN KONSTRUK TES POTENSI MANAJERIAL BERDASARKAN VALIDITAS BUTIR DENGAN METODE FACTOR ANALYSIS Idulfilastri, Rita Markus
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.653 KB) | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.1597

Abstract

Tes Potensi Manajerial merupakan tes psikologi mengukur potensi manajerial dalam ranah kognitif berdasarkan konsep Differentiated Model of Giftedness and Talent (DMGT) yaitu terjadinya proses transformasi potensi menjadi talenta. Tujuan penelitian adalah menguji konstruk tes potensi manajerial yaitu konstruk kognitif, metakognitif dan kreativitas berdasarkan validitas butir menggunakan factor analysis, Confirmatory Factor Analysis (CFA). Jumlah butir tes sebanyak 80 butir, pengambilan data pada sampel di industri otomotif level manajerial Supervisor, Asisten Manager dan Manager berjumlah 181 subyek. Mengingat adanya penambahan butir menjadi 80 butir, dilakukan kategorisasi faktor sebagai uji pendahuluan menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA). Pengolahan data CFA menggunakan program Lisrel version 8.80, hasil pengujian berdasarkan model fit dan butir validi dengan Pvalue > 0,05; factor loading positif; t-value >1,96. Diperoleh hasil 11 indikator dengan jumlah 50 butir valid pada 3 konstruk. Konstruk kognitif terdiri 3 indikator, asumsi, deduktif dan interpretasi, jumlah 17 butir valid; konstruk metakognitif terdiri 5 indikator, deklarasi, kondisi, strategi, pengawasan, evaluasi, jumlah 16 butir valid dan konstruk kreativitas terdiri 3 indikator, fleksibelitas, keberanian berbeda dan spontanitas, jumlah 17 butir valid. Kesimpulan Tes Potensi Manajerial dapat dipakai di industri otomotif menggunakan 11 indikator dan 50 butir valid. Adanya perbedaan komposisi indikator dan jumlah butir yang dihasilkan dibandingkan penelitian sebelumnya sebagai indikasi tipe bisnis atau industri berbeda membutuhkan karakteristik Tes Potensi Manajerial spesifik.