Hawalid, Heniyati
Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Rehabilitasi Kolong Pasca Penambangan Timah dengan Teknologi Pertanian Terapung pada Budidaya Tanaman Selada Merah Keriting di Provinsi Bangka Belitung Syafrullah, Syafrullah; Hawalid, Heniyati; Minwal, Minwal; Marlina, Neni
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol 7, No 1 (2018): JLSO
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1268.01 KB)

Abstract

Syafrullahet al, 2018. Rehabilitation of Pit after Tin Mining by Floating Agricultural Technology at Red Curly Lettuce Cultivation in the Bangka Belitung Province. JLSO 7(1):88-96. Bangka Belitung Province is the largest tin producer in Indonesia. After tin mining was formed pit/under the surface of the earth . This pit potential was quite large, especially under the colonies near the settlement, in addition to fishery business could also be used with floating plant cultivation. The purpose of this research was to get location-specific cultivation technology of location specific plant at pit after tin mining which was floating plant cultivation technology and utilize the pit after  tin mining to be productive pit for cultivation of vegetable crops and preserve the environment by utilizing the pit, plastic waste and grass became useful in the cultivation of floating vegetable crops at the pit after tin mining. This research was conducted from January to May 2016 in Batu Belubang Village, Pangkalan Baru District, Central Bangka Regency of Bangka Belitung Province. The design used was Factor Randomized Random Design (RAK) with 9 treatment combinations repeated 3 times and 5 sample plants. As the indicator plant was  red curly lettuce. The treatments were 1) Type of raft  (R) with 3 levels,those are R1 = raft of plastic waste size of  250 ml, R2 = raft of plastic waste size of  600 ml, R3 =  raft of plastic waste size of  1500 ml and 2) compost type (X) with 3 levels ,namely K1= compost of purun  grass K2 = compost of bakung grass and K3 =  compost of gegas grass. From the results of the research showed that the type of  plastic waste raft size of 250 ml and type of bakung grass compost gave the better growth and production response for curly red lettuce and the application of technology cultivation of curly floating red lettuce plants at the pit after  tin mining lead to give the same results and tend to higher if compared with the system of cultivation coventionally on the dry land.
RESPON PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) TERHADAP BERBAGAI TAKARAN PUPUK ORGANIK HAYATI DI POLYBAG Hawalid, Heniyati; Anggriawan, Fajar
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2018): klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.161 KB)

Abstract

Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Terhadap Berbagai Takaran Pupuk Organik Hayati di Polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Respon Pertumbuhan Beberapa Varietas Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.) Terhadap Berbagai Takaran Pupuk Organik Hayati di Polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan milik petani, Jalan H. M. Asyik Aqil, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dari bulan Mei sampai Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan dengan 3 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuan adalah sebagai berikut: (1) Varietas Tebu (V) yaitu: V1 Varietas PS 882, V2 Varietas Kidang Kencana, V3 Varietas Bululawang. Kemudian (2) Takaran Pupuk Organik Hayati (T) yaitu: T0 Tanpa Pupuk, T1 Takaran 200 g/polybag, T2 Takaran 250 g/polybag, T3 Takaran 300 g/polybag. Peubah yang diamati dalam Penelitian ini adalah Waktu Keluar Tunas (HST), Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (helai), Jumlah Anakan (anakan), Jumlah Akar (helai), Panjang Akar (cm), dan Persentase Bibit Hidup (%). Berdasarkan hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan Varietas Kidang Kencana berpengaruh sangat nyata terhadap Waktu Keluar Tunas, Jumlah Daun, Jumlah Anakan, dan berpengaruh tidak nyata terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Akar, Panjang Akar. Perlakuan Takaran Pupuk Organik Hayati 300 g/polybag berpengaruh nyata terhadap Jumlah Anakan, dan berpengaruh sangat nyata terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Jumlah Akar, Panjang Akar tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap Waktu Keluar Tunas. Interaksi antara kedua faktor berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah pengamatan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI LAHAN LEBAK Hawalid, Heniyati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2019): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.128 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan  mempelajari respon tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) dengan pemberian pupuk kandang dan anorganik dilahan lebak. Penelitian ini telah dilaksanakan pada lahan petani di desa Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini telah berlangsung dari bulan Desember 2017 sampai Februari 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 8  perlakuan yang diulang 4 kali. Adapun faktor-faktor perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : Perlakuan Pemupukan anorganik (A) NPK Lengkap, Tanpa N (PK+Pupuk kandang), Tanpa P (NK+Pupuk kandang), Tanpa K (NP+Pupuk Kandang),  Tanpa NP (K+Pupuk kandang),  Tanpa NK (P+Pupuk kandang),  Tanpa PK (N+Pupuk kandang), Tanpa NPK (Pupuk kandang). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter tongkol (cm), panjang tongkol (cm), berat tongkol berkelobot (g), berat tongkol berkelobot per hektar (ton), berat berangkasan basah (g). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa Perlakuan tanpa N (PK+pupuk kandang) memberikan produksi mendekati perlakuan pupuk NPK (pupuk kandang).
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays Saccharata Sturt) Risal, Risal; Hawalid, Heniyati; Aminah, R. Iin Siti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2017): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.547 KB)

Abstract

Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Organik Dan Pupuk Anorganik Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Varietas Jagung Manis (Zea mays saccarata Sturt). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menentukan dosis pupuk organik dan anorganik yang berpengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas jagung manis (Zea mays saccarata Sturt). Penelitian ini telah di laksanakan pada kebun percobaan kampus C Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyan Palembang, Dusun 1, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Penelitian di laksanakan dari bulan April 2016 sampai Juli 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak terbagi ( Split Plot Design ) dengan 3 ulangan 4 dosis di dapatkan 12 kombinasi 36 petak dan 5 tanaman contoh. Adapun perlakuannya adalah Petak Utama (V) Jenis Varietas Jagung Manis, V1 = Bonanza, V2 = Sweet Boy, V3 = Sagita. Anak Petak (P) Dosis Pupuk Organik dan Anorganik, P1 = Pupuk Organik (0,5 x dosis) + 75% N,P,K, P2 = Pupuk Organik (1,0 x dosis) + 75% N,P,K, P3 = Pupuk Organik (1,5 x dosis) + 75 % N,P,K, P4 = Pupuk Organik (2 x dosis) + 75 % N,P,K. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk organik (1 x dosis ) + 75% anorganik memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan jagung manis dan secara tabulasi pemberian pupuk organik (1 x dosis ) + 75 % N,P,K dengan jagung manis varietas Bonanza menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis rata-rata berat tongkol 165 g/tanaman atau setara (8,812 ton/ha ).
PENGARUH JENIS RAKIT LIMBAH BOTOL PLASTIK DAN JENIS PUPUK ORGANIK PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica oleracea L. Var. alboglabra Bailey) DI LAHAN RAWA LEBAK YANG TERGENANG Karya, Bambang; Hawalid, Heniyati; Hawayanti, Erni
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.521 KB)

Abstract

Pengaruh jenis rakit limbah botol plastik dan jenis pupuk organik padat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica oleracea L. Var. alboglabra Bailey) di lahan rawa lebak yang tergenang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis limbah botol plastik dan jenis pupuk organik padat yang dapat menghasilkan pertumbuhan terbaik pada tanaman sawi (Brassica oleracea L.) di lahan lebak yang tergenang. Penelitian ini telah dilaksanakan di kebun petani Desa Saka Tiga Kecamatan Indralaya Kabupatan Ogan Ilir Sumatera Selatan, yang dimulai pada bulan Juni 2013 sampai dengan bulan September 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan petak terbagi (Split plot design) yang disusun secara faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 kelompok sebagai ulangan. Faktor- faktor yang diteliti dalam penelitian meliputi jenis Rakit plastik (R) yang terdiri dari : R1 = Rakit limbah botol plasik ukuran 300 ml, R2 = Rakit limbah botol plasik ukuran 600 ml, R3 = Rakit limbah botol plasik ukuran 1500 ml dan Jenis pupuk organik ( J ) yang terdiri dari : J1 = Jenis Pupuk Organik limbah tanaman, J2 = Jenis Pupuk Organik Plus, J3 = Jenis Pupuk Organik kotoran ayam. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman ( 34,46 cm ), jumlah daun ( 11,26 helai ), berat produksi ( 118,81 g ), berat kering berangkasan ( 27,29 g ), dan indeks panen ( 73,16 % ). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jenis rakit limbah botol plastik ukuran 600 ml dengan pemberian pupuk organik plus memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica oleracea L.).
PENGARUH JENIS DAN TAKARAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI POLYBAG Hawalid, Heniyati; Widodo, Ekki Harri
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2018): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.713 KB)

Abstract

Influence the type and dose of organic fertilizer on the growth of seedlings sugarcane (Saccharum officinarum L.) in polybag. This research aims to study the Influence of type and dose of organic fertilizer on the growth bibbit sugarcane (Saccharum officinarum L.) in polybag. Pennelitian been implemented dilahan campus C experiment station Muhammadiyah University Palembang, hamlet 1 semambu island village, district of North Indralaya Ogan Ilir, South Sumatra from April 2016 to July 2016. This study used a randomized block design (RAK) Factorial with 12 combination treatment and repeated 3 replications with three plant examples. The treatment factors are as follows: (1) Types of Organic Fertilizer (O), namely: O1 charcoal rice husk, O2 Blotong, O3 Chicken manure, and (2) dose of organic fertilizer (T), namely: T0 Without organic fertilizer T1 10 ton / T2 ha 15 ton / ha T3 20 ton / ha. The parameters observed in this study was time bud (HST), High Plant (cm) Number of Tillers (tillers), number of leaves (Overlay), Root Length (cm), Total Root (strands). Based on the results of analysis of variance showed that the treatment significantly blotong fertilizer plant height, number of tillers, number of roots, root length and influential real armpits terhdap time out shoots all the observed variables. Treatment of organic fertilizer rate of 10 tons / ha significantly smapai very significant on plant height, number of tillers, number of roots and root length, but the effect is not real terhdap waktukeluar shoots, but the real effect on the number of leaves Pengaruh jenis dan takaran pupuk organik terhadap pertumbuhan bibit tanaman tebu (Saccharum officinarum L. ) di polybag. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari Pengaruh Jenis dan Takaran Pupuk Organik terhadap pertumbuhan bibbit tanaman tebu (Saccharum officinarum L.) di polybag. Pennelitian ini telah dilaksanakan dilahan kebun percobaan kampus C Universitas Muhammadiyah Palembang, dusun 1, desa pulau semambu, kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan dari bulan April 2016 sampai bulan Juli 2016. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK ) Faktorial dengan 12 Kombinasi Perlakuan dan diulang sebanyak 3 ulangan dengan 3 tanaman contoh. Adapun faktor perlakuan adalah sebagai berikut : (1) Jenis Pupuk Organik (O) yaitu : O1 Arang sekam padi, O2 Blotong, O3 Kotoran ayam, dan (2) Takaran Pupuk Organik (T) yaitu : T0 Tanpa pupuk organik T1 10 ton/ha T2 15 ton/ha T3 20 ton/ha. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah Waktu keluar tunas (Hst), Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Anakan (anakan), jumlah daun (Helai), Panjang Akar (cm), Jumlah Akar (helai). Berdasarkan hasil analisis keragaman menunjukan bahwa perlakuan pupuk blotong berpengaruh nyata tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah akar, panjang akar dan berpengaruh tiak nyata terhdap waktu keluar tunas semua peubah yang diamati. Perlakuan takaran pupuk organik 10 ton/ha berpengaruh nyata smapai sangat nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah akar dan panjang akar, tetapi berpengaruh tidak nyata terhdap waktukeluar tunas, tetapi berpengaruh nyata pada jumlah daun
PENGARUH JARAK TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill) DAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN POLA TANAM TUMPANG SARI DI LAHAN LEBAK Khotbawan, Imam; Hawalid, Heniyati; Aminah, R. Iin Siti
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 10, No 2 (2015): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.923 KB)

Abstract

Pengaruh Jarak Tanam dan Pemberian Pupuk Hayati Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merril) dan Jagung (Zea mays L.) dengan Pola Tanam Tumpang Sari di Lahan Lebak. Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui dan mempelajari pengaruh jarak tanam dan pemberian pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L.) dan Jagung (Zea mays L.) yang ditanam secara polikultur. Peneli tian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot Design). Perlakuan yang dilakukan pada tiap anak petak adalah jarak tanam dan jenis pupuk hayati dengan 3 ulangan. Perlakuan jarak tanam 40 x 30 cm2 pada kedelai merupakan jarak tanam yang cukup baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai dan tanaman jagung dibandingkan dengan jarak tanam 20 x 30 cm2 dan 30 x 30 cm2, dan pemberian pupuk kimia anjuran (pupuk Urea, KCl dan SP 36) menghasilkan produksi untuk tanaman kedelai yang lebih baik dari pada pemberian pupuk hayati Azospirillum, Bio P, dan kombinasi Azospirillum dengan pupuk Bio P. Sedangkan untuk interaksi yang cukup baik untuk tanaman kedelai adalah pada jarak tanam kedelai 40 x 30 cm2 dan pemberian pupuk kimia anjuran (pupuk Urea, KCl dan SP 36). Pemberian pupuk hayati Bio P mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Sedangkan interaksi yang cukup baik bagi tanaman jagung ialah pada jarak tanam kedelai 40 x 30 cm2 dan pemberian pupuk hayati Bio P.
PENGARUH JARAK TANAM DAN TAKARAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Effect of Plant Spacing and Dose Chicken Manure Fertilizer On Yayang1, Yayang; Amir, Nurbaiti; Hawalid, Heniyati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2014): Jurnal Ilmu-Ilmu Agroteknologi Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.642 KB)

Abstract

This study aims to identify and study the effect of plant spacing and chicken manure fertilizers on growth and yield of peanut. This research was conducted at the Experimental Farm of the Faculty of Agriculture Land Dictionary C Universitas Muhammadiyah Palembang, Hamlet I Semambu Island Village, District of North Indralaya, Ogan Ilir South Sumatra, took place from May to August 2014. The method used is a plot design Separated (Split Plot Design) with nine combinations of treatments and three replications. The main plot (main plot) is a spacing (A), J1 20 cm x 20 cm, 30 cm x 20 J2 cm, J3 40 cm x 20 cm, as a subplot (sub-plots) is the dose of compost (P), P1 5 tons / ha, P2 10 tons / ha, P3 15 tons / ha. Parameters observed that plant height (cm), number of primary branches (branch), the overall weight of pod (g), number of pods containing (pod), the number of empty pods (legumes), berangkasan wet weight (g), dry berangkasan weight (g ), 100 seed weight (g). Based on the results of analysis of variance showed that the spacing of chicken manure fertilizer rate and not significant for all variables observed. Treatment interaction effect was not significant
PENGARUH PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS BIBIT TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.) DI POLYBAG Amir, Nurbaiti; Hawalid, Heniyati; Nurhuda, Ismail Arifal
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2017): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manure on the Growth Effect of several varieties of seeds of sugarcane (Saccharum officinarum L.) in polybag. This research aims to study the Influence Manure on Growth of some varieties of seed sugarcane (Saccharum officinarum L.) in Polybag. This research has been conducted in the field experiment station C campus of University of Muhammadiyah Palembang, Hamlet 1,Semambu Island Village , North Indralaya districts Ogan Ilir regency, South Sumatra from April 2016 to July , 2016. This study uses a randomized block design (RAK) Factorial with 9 combination treatment and repeated 3 to 4 plants sample replicates . The treatment factors are as follows : (1) Manure (K) are: K1 Manure Chicken Manure , K2 Manure goat manure , K3 Manure Cow Manure, and (2) Varieties Sugarcane (V) ,namely : V1 Varieties Kidang chariot (KK),V2 Varieties PS 881 K2 , V3 PCSO 902 Varieties. The parameters observed in this study is Time bud (HST) , plant height cm , Number of tillers, Leaf Number (Overlay), Long Roots cm, Total Root. Based on the results of analysis of variance showed that the treatment of manure Cow Manure 20 tons / ha significantly affect the number of leaves and no real effect on all the observed variables. Treatment of PCSO 902 varieties manifest until very real effect on plant height, number of leaves, number of tillers and root length, but the effect was not significant to time out shoots and roots number.
Response growth and production of maize (Zea mays L.) in the provision of biological fertilizer with different spacing of lowland Wahyudi, Ilham; Hawalid, Heniyati; Hawayanti, Erni
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2016): Klorofil
Publisher : Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.058 KB)

Abstract

Response growth and production of maize (Zea mays L.) in the provision of biofertilizer with differentspacing of lowland. This study aims to determine the effect of biological fertilizer with several different plant spacingon growth and production of maize in lowland. This research has been carried on in the land Campus C Faculty ofagriculture, University of Muhammadiyah Palembang, Hamlet 1 Semambu Island Village, North IndralayaSubdistrict, Ogan Ilir South Sumatra. This study was implemented from January s / d April 2015 This study used arandomized design Divided (Split Plot Design) and each treatment was rpeated 3 times. As the main plot treatmentwas planting distance, consisting of : (J1): Spacing 100x30 cm, (J2): Spacing 70x30 cm, (J3): Spacing 40x30 cm.Treatment subplot consisted of various types of fertilizers, comprising: (H0): Inorganic Fertilizers, (H1): BiofertilizersBio P, (H2): Azospirilium, (H3): Biofertilizer Bio P + Azospirilium. As well as all units in the given treatments ofchicken manure 4 ton ha-1. The results showed that the treatment plant spacing 100x30 cm give the highestinfluence on the growth and production of maize in lowland and tabulation fertilizer Bio P and Azospiriliumcombination provides the highest influence on the growth and production of maize in loeland. As well as theinteraction spacing of 100x30 cm and Bio P + Azospirilium combination gives the best effect on the growth andproduction of maize.