Sui, Moh.
Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pojale (Ketela Pohon Jagung dan Kedelai) sebagai Bahan Pengembangan Beras Analog Pengendali Kegemukan Sukamto, Sukamto; Sui, Moh.; Sudiyono, Sudiyono; Domas G., Patria; Karim, Fatimah
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol 7, No 2 (2018): JLSO
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.325 KB)

Abstract

Sukamto et al, 2018. The Development of Analog Rice as Obesity Control from Pojale Materials (Cassava, Corn and Soybean). JLSO 7(2):128-135.Population growth can cause 2 problems, namely food shortage population and overweight and obese population. Indonesians who are overweight and obese have reached 25%. This study aimed to develop analog rice to control obesity from corn and cassava-based ingredients than contain high amylose, and soybeans as a protein source. Corn flour, cassava flour and soy flour passed the 80-mesh sieve was used in the study. The analog rice granulation process used the Twin Screw Extruder KL Protecal machine. The temperature settings for the extruder thread at the beginning, middle and end were 80, 85 and 90 °C, respectively. The results showed that the composition of the ingredients of corn flour, 1:1 cassava flour and without addition of soy flour yielded the best results of analog rice in terms of color, texture, structure and surface smoothness. The analog rice can be cooked for 8-10 minutes with addition of water by 1.5 times of the rice. Cooked rice contained 9.44% protein, 76.40% starch, 7.99% fiber, and 36% amylose when the formula was added with 10% soy flour. Sensory test showed that panelists was on average like the rice.
STUDI PEMBUATAN PERMEN JELLY DENGAN VARIASI KONSENTRASI SARI KULIT BUAH NAGA (Hylocereus costaricencis) DAN EKSTRAK ANGKAK Afifah, Kurnia; Sumaryati, Enny; Sui, Moh.
AGRIKA Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.846 KB)

Abstract

Permen jelly kulit buah naga merupakan inovasi pengolahan pangan yang memanfaatkan limbah dari buah naga yang memiliki nilai gizi untuk dijadikan produk yang bermanfaat. Selain itu angkak telah diketahui memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan dapat berfungsi sebagai pengawet alami. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendapatkan konsentrasi terbaik sari kulit buah naga (Hylocereus costaricensis) dan ekstrak angkak untuk membuat permen jelly dengan mutu terbaik Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimental yang disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor perlakuan yang terdiri dari 3 level yaitu konsentrasi sari kulit buah naga 10%, 20% dan 30%, sedangkan konsentrasi ekstrak angkak 0%, 2% dan 4%. Kedua faktor memberikan interaksi terhadap parameter pH, kadar air, angka kapang khamir, angka lempeng total dan rasa. Perlakuan kulit buah naga 30% dan ekstrak angkak 2% merupakan perlakuan terbaik dengan rerata nilai kekerasan 98,0 mm/50gr/5dt; pH 4,49; kadar air 19,42%; gula reduksi 14,64%; aktivitas antioksidan 5,97%; angka lempeng total hari ke-60 50,33x102; angka kapang khamir hari ke-60 80,33x102; rasa 3,6; warna 3; aroma 3,1; dan tekstur 3,6. Kata kunci: kulit buah naga, angkak, permen jelly