Sudarto, nFN
Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBEDAAN MORFOLOGIS POPULASI BOH A Botia macracantha ASAL SUMATERA DAN KALIMANTAN [Morphological differences among botia Botia macracantha populations originated from Sumatra and Kalimantan]

Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 6, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.649 KB)

Abstract

There are two distinct morphological characters of Botia macracantha (Clown loach) originated from Sumatera and Kalimantan. It is assumed that those two populations caused difficulties in breeding program when the populations mixed up. To know the differences of those two populations at least 100 sampels were collected from Sumatra or 50 sampels of each location. Another location was West Kalimantan. Morfometric characters are measured among those populations and statistical analysis is implemented to know the differences among populations observed. The result showed that populations from Sumatra is differ morphometrically from Kalimantan.

Manipulasi spektrum cahaya terhadap pertumbuhan dan kualitas warna yuwana ikan botia Chromobotia macracanthus (Bleeker, 1852) [Spectrum manipulation on growth and color quality of juvenile clown loach Chromobotia macracanthus Bleeker]

Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 16, No 1 (2016): Februari 2016
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.336 KB)

Abstract

This study aimed to evaluate the performance light spectrum on growth and color quality of juvenile clown loach. The experiment design was a completely randomize design with three replications i.e. R (negative control with room light tube lamp), P (positive control with LED white), M (LED red), H (LED green) and B (LED blue). The juveniles of clown loach with total length (TL) of 3.88±0.19 cm ind-1, standard length (SL) of 3.38±0.19 cm ind-1 and body weight of 0.61±0.11 g ind-1 was rearing with density 18 inds aquarium-1 and fed with blood worm. The best growth performance was found in LED green with survival rate of 96.29±3.21 %, specific growth rate of 2.35±0.27 %, the weight growth of 0.030±0.003 g ind-1 day-1, the growth of total length (TL) 1.69±0.11 cm, the growth of standard length (SL) 1.66±0.29 cm and efficiency of feed 2.90±0.15%. The best color quality performance of botia juvenile was found in LED red based on Toca color quality finder (TFC) for average scoring on body color 35.90, pectoral fin of 42.20 and caudal fin of 38.30, visual color diversity on body color of 41.61±0.57 %, pectoral fin color 75.22±2.69 %, and caudal fin color 67.87±3.89 % and chromatophores cells of 361 cells. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi spektrum cahaya terhadap pertumbuhan dan kualitas warna yuwana ikan botia. Penelitian ini menggunakan RAL (rancangan acak lengkap) yang terdiri atas lima perlakuan dengan tiga ulangan yaitu R (kontrol negatif dengan cahaya ruang lampu tube), P (kontrol positif dengan LED putih), M (LED merah), H (LED hijau), dan B (LED biru). Yuwana ikan dengan panjang total (PT) 3,88±0,19 cm ekor-1, panjang baku 3,38±0,19 cm ekor-1, dan bobot 0,61±0,11 g ekor-1 dipelihara dengan padat tebar 18 ekor per akuarium serta diberi pakan cacing darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pertumbuhan yang terbaik diperoleh pada perlakuan LED hijau dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 96,29±3,21%, laju pertumbuhan harian sebesar 2,35±0,27%, pertumbuhan bobot sebesar 0,030±0,003 g ekor-1 hari-1, pertumbuhan panjang total (PT) sebesar 1,69±0,11 cm, pertumbuhan panjang baku sebesar 1,66±0,29 cm, dan efisiensi pakan sebesar 2,90±0,15%. Parameter kualitas warna yang terbaik diperoleh perlakuan LED merah dengan peringkat warna Toca color finder (TFC) pada warna perut sebesar 35,90, sirip dada sebesar 42,20 dan sirip ekor sebesar 38,30, keragaan warna visual pada warna perut sebesar 41,61±0,57 %, warna sirip dada sebesar 75,22±2,69 %, dan sirip ekor sebesar 67,87±3,89 % serta jumlah sel kromatofora sebesar 361 sel.

IDENTIFICATION KEY BASED ON MORPHOLOGICAL CHARACTERS OF THE SOUTHEAST ASIAN SPECIES OF THE GENUS CLARIAS (PISCES : CLARHDAE) [Kunci Identifikasi Ikan Clarias (Pisces : Clariidae) Asia Tenggara Berdasarkan Ciri Morfologi]

Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 5, No 2 (2005): Desember 2005
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5834.171 KB)

Abstract

Enam ratus empat puluh lima spesimen ikan Clarias terutama dikumpulkan dari Vietnam, Thailand dan Indonesia dipelajari ciri morfometriknya dengan cara pengukuran dan penghitungan mens:ik Terdapat 29 titik-titik pengukuran untuk setiap spesimen, 5 penghitungan meristik dan 5 pengamatan morfologi spesifik, Karakter-karakter tersebut (selain panjang standar) dipilih untuk diagnosanya. Data morfometrik diukur menggunakan kalifer dengan ketel itian sampai 0,5 mm. Data tersebut d i anal is is untuk membedakan antara spesies dan untuk menyusun kunci identifikasi.