Lasri, Lasri
Fakultas Ilmu Kesehatan

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG

Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.133 KB)

Abstract

The anxiety is very disturbing homeostasis and the function of individual, because it needs to be removed with the various ways of adjustment. When the students experience the anxiety in the thesis working, support is useful to face the anxiety. The purpose of this study is to analyze the relationship between family support with the level of anxiety of students who worked the thesis in Nursing Science Program, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang Year 2009. This study uses a correlational research design with cross sectional method. With total of sample 30 people that were taken by Simple Random Sampling. Instrument used was a questionnaire. The collection data were analyzed using Spearman's rho test with α = 0.05. From the result of study was obtained that most of respondents have a good family support with a number 19 people (63.3%), the anxiety level of most respondents is the medium anxiety level with a number 17 people (56.7%). The result of analysis shows the value of Sig. 2 tailed 0.000 < α 0.05 and Correlation Coefficient 0.809, so there is a very strong relationship between the family support with the levels of anxiety. It si recommended to establish the educational guidance, support and motivation so the students do not experience the excessive anxiety when worked the thesis.

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN LAKTASI DENGAN SIKAP IBU POST PARTUM DALAM PROSES MENYUSUI DI RUANG BERSALIN RS PANTI WALUYA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.862 KB)

Abstract

Keberhasilan menyusui dapat dilakukan dengan manajemen laktasi dimulai pada masa kehamilan, masa setelah persalinan dan masa menyusui. Tatalaksana untuk menunjang keberhasialan menyusui di tempat bersalin salah satunya adalah menyusui bayi dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 39 orang yang di rawat di ruang bersalin. Jumlah sampel 23 orang ibu post partum normal. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independent pengetahuan tentang manajemen laktasi, variabel dependent sikap ibu post partum dalam proses menyusui. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 9 responden memiliki pengetahuan cukup, 8 responden memiliki pengetahuan kurang dan 6 responden memiliki pengetahuan baik. Sebelas responden bersikap favorable dan 12 responden bersikap unfavorable. Hasil uji statistik didapatkan p-value =0,007 yang artinya ada hubungan yang signifikan pengetahuan tentang manajemen laktasi dengan sikap ibu post partum dalam proses menyusui di ruang Bersalin RS Panti Waluya Malang. Perlu tindak lanjut oleh tenaga kesehatan untuk melakuakan penyuluhan tentang pentingnya manajemen laktasi pada ibu post partum sehingga ASI eksklusif dapat tercapai. ABSTRACT Successful breastfeeding can be done with lactation management starting during pregnancy, the period after labor and breastfeeding. One way to support the efficacy of breastfeeding at the delivery site is to breastfeed the baby properly. This study aims to determine the relationship between knowledge about lactation management and the attitude of post partum mothers in the breastfeeding process. This study uses a correlational design with a cross sectional approach. Total population of 39 people treated in the delivery room. The total sample of 23 postpartum mothers is normal. Samples were taken by purposive sampling technique. Independent variable knowledge about lactation management, dependent variable post partum mother attitude in breastfeeding process. Data was collected using questionnaires. Data were analyzed using a spearman test with α = 0.05. The results showed that 9 respondents had sufficient knowledge, 8 respondents had insufficient knowledge and 6 respondents had good knowledge. Eleven respondents were favorable and 12 respondents were unfavorable. The statistical test results obtained p-value = 0.007 which means that there is a significant relationship between knowledge about lactation management and post partum maternal attitudes in the process of breastfeeding in the Maternity Room at Panti Waluya Hospital Malang. Need to be followed up by health personnel to conduct counseling on the importance of lactation management in post partum mothers so that exclusive breastfeeding can be achieved. Keywords : Lactation management; knowledge; post partum; attitude

PENYULUHAN BERPENGARUH TERHADAP KEMAMPUAN ANAK MENCUCI TANGAN

Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keperawatan Volume 3 Nomor 3
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman PHBS sejak dini terhadap anak sekolah dasar kelompok umur 6-12 tahun dengan membudayakan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan tindakan proaktif, untuk memelihara dan mencegah risiko terjadinya penyakit dan melindungi dirinya dari ancaman penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terhadap kemampuan mencuci tangan di SD Negeri 4 Jombok Ngantang. Rancangan penelitian yang digunakan peneliti yaitu One Group Pre Test-Post Test Design. One Group Pre Test-Post Test Design adalah mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek. Populasi adalah siswa-siswi SD Negeri 4 Jombok Ngantang, dengan sampel sebesar 42 anak menggunakan teknik pengambilan sampel non probability. Berdasarkan hasil pre Test sebelum penyuluhan sebanyak 42 anak (70%) memiliki kemampuan mencuci tangan kurang baik, sesudah penyuluhan diberikan post test sebanyak tiga kali. Hasilnya pada post test pertama sebanyak 39 anak (65%) , post Test kedua 55 anak (91,7%), dan pada post test ketiga 56 anak (93,3%) memiliki kemampuan yang baik dalam mencuci tangan. Uji Paired T-Test dengan indeks korelasi thitung (0,254) > ttabel (0,200) menunjukkan arti bahwa thitung lebih besar dari ttabel. Berdasarkan hasil diketahui taraf signifikansi sebesar (0,026 < 0,05) maka dapat dikatakan bahwa ada pengaruh penyuluhan terhadap kemampuan anak mencuci tangan di SDN 4 Jombok Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Peneliti selanjutnya diharapkan lebih memperhatikan metode dan instrumen yang digunakan dalam penelitian tentang mencuci tangan sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih optimal. ABSTRACT Early PHBS planting of primary school children in the 6-12 years age group by cultivating the habit of hand washing using soap is a proactive measure to maintain and prevent the risk of disease and protect themselves from disease threats.This study aims to determine the Effect of Counseling on Children Handwashing Ability at SDN Jombok Ngantang District Malang Regency. The research design used by researchers is One Group Pre Test-Post Test Design. One Group Pre Test-Post Test Design is expressing causal relationships by involving a single subject group. This research uses non probability sampling technique with saturated sampling type or total sampling where the sample is SD Negeri 4 Jombok Ngantang student. Based on Pre Test result before counseling as many as 42 (70%), children has the ability to wash hands less well, After counseling is given a post test three times. The result in the first post test as much, 39 (65%) children, Post Test second 55 (91,7%) child, and in the third post test 56 (93.3%) children, have a good ability in hand washing. Test Paired T-Test with index correlation t count (0.254)> t table (0.200), shows the meaning that t count is greater than t table. With the level of significance (0.026

PEMBERDAYAAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL BLIMBING BERBASIS PARTISIPATIF DALAM PERLINDUNGAN SOSIAL

Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.253 KB)

Abstract

Setiap manusia membutuhkan sandang, papan, pangan, cinta kasih & sayang dan aktualisasi.Kelompok pedagang pasar tradisional merupakan sekompok pedagang yang mempunyai harapan tinggi, serta keyakinan tinggi bahwa akan berhasil untuk memenuhi kebutuhan baik kesehatan maupun kebutuhan hidup anaknya, keluarganya terutama dalam kesejahteraan dan kesehatannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan pedagang pasar tradisional Blimbing berbasis partisipatif dalam perlindungan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan partisipasif. Sampel sebanyak 253 orang diambil dengan teknik stratified random sampling yang terbagi dalam tiga kelompok yakni 95 pedagang sayur, sebanyak 80 pedagang buah, serta 78 pedagang kebutuhan pokok. Pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara dan observasi.Hasil temuan didapatkan bahwa sebanyak 55(21,8%) pedagang bahan pokok berasal dari Malang Raya; sebagian besar yakni 53(20,9%)pedagang sayur berpendidikan SD ; sebanyak 105(41,5%)pedagang berusia 20-35 tahun;sebanyak158 orang(62,5%) tidak mempunyai kartu BPJS dan sebanyak 49 orang (19,36%) sering mengalami dermatitis. Dibutuhkan peran puskesmas, pemerintah, Perguruan Tinggi dan partisipatif aktif masyarakat dalam pengurusan dan penggunaan kartu BPJS/JAMKESMAS bagi pedagang pasar.

Pekerjaan,Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Pra Sekolah Tentang Gizi Seimbang

Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.267 KB)

Abstract

Usia balita merupakan usia prasekolah yang ditandai dengan tumbuh kembang dan aktifitasnya sangat pesat. Karakteristik di usia ini anak selektif dalam memilih makanan. Pertumbuhan anak beserta perkembangannya sangat ditentukan oleh ibu.Penelitian ini difokuskan untuk mengkaitkan pengetahuan ibu dengan tingkat pendidikan, pekerjaan tentang gizi seimbang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan analisa spearman rank.. Keseluruhan orang tua anak yang bersekolah di TK Dharma Wanita Tlogomas Malang menjadi populasi, diambil dengan sampel jenuh. Instrumen digunakan dalam bentuk kuesioner. Sebanyak 66% responden tidak bekerja yakni sebagai ibu rumah tangga, sebanyak 49% ibu yang menjadi responden berpendidikan SMA, dan 65,9% ibu mempunyai pengetahuan gizi seimbang yang baik. Uji statistik disampaikan bahwa pekerjaan dan pengetahuan ibu tidak berhubungan(p value 0,477); tingkat pendidikan berhubungan dengan pengetahuan ibu (p value 0,001). Direkomendasikan kepada para ibu untuk meningkatkan pengetahuan khususnya tentang gizi melalui pendidikan non formal seperti mengikuti pelatihan, seminar terkait gizi guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal

KETAHANAN PANGAN KELUARGA BERKAITAN DENGAN STATUS GIZI BALITA PASCA ERUPSI GUNUNG BROMO DI KABUPATEN MALANG

Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.615 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Malang bagian timur menjadi daerah penopang pertanian, antara lain di Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Pakis, Jabung, dan Tumpang. Selama Gunung Bromo mengeluarkan abu vulkanik pada Desember 2015 – Februari 2016, wilayah Tumpang dan Poncokusumo merasakan dampak abu vulkanik. Hal tersebut menurunkan ketersediaan pangan, akses bahan makanan, dan konsumsi makanan sehingga menganggu ketahanan pangan dalam jangka waktu yang cukup lama. Dalam kondisi darurat akibat bencana alam letusan gunung berapi dan kondisi gangguan ketahanan pangan, kelompok yang paling rentan mengalami masalah gizi dan gangguan kesehatan adalah balita. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita pasca erupsi Gunung Bromo di Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 96 keluarga yang mempunyai balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling. Instrumen menggunakan kuesioner modifikasi dari USDA. dan Kartu Menuju Sehat (KMS). Hasil penelitian didapatkan lebih dari separuh responden (76%) mempunyai ketahanan pangan keluarga kategori tinggi dan lebih dari separuh responden (87.5%) mempunyai status gizi balita kategori baik. Hasil uji korelasi Spearman diperoleh p value sebesar 0.049 < (α 0,05) sehingga ada hubungan ketahanan pangan keluarga dengan status gizi balita dengan koefisien korelasi (r) = 1.000 artinya mempunyai kekuatan hubungan yang kuat. Saran bagi keluarga responden yaitu meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui upaya penambahan variasi tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi abu vulkanik dan penambahan jenis ternak. Bagi posyandu diharapkan memberikan edukasi kepada keluarga tentang peningkatan status gizi balita.

ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADINYA INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI LINGKUNGAN PABRIK KERAMIK WILAYAH PUSKESMAS DINOYO, KOTA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kota Malang tahun 2013 sebanyak 1.624 balita (42%). Wilayah Dinoyo khususnya sekitar pabrik keramik merupakan wilayah dengan tingkat polusi tinggi sehingga memungkinkan menjadi faktor resiko ISPA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berbagai faktor resiko terjadinya ISPA pada balita di lingkungan pabrik keramik wilayah Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian yaitu penelitian deskriptif. Sampel sebanyak 20 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data berupa frekuensi seluruh faktor resiko dipersentase kemudian dianalisis nilai odds rationya. Hasil penelitian membuktikan bahwa faktor resiko terjadinya ISPA pada balita meliputi faktor lingkungan yang tidak sehat (83,3%), faktor resiko pemberian ASI non eksklusif 73,3%, faktor resiko status ekonomi 66,7%, faktor resiko pendidikan orang tua 65%, faktor resiko umur anak 26,7%, faktor resiko status gizi 3,3%, faktor resiko status imunisasi 3,3%. Faktor resiko yang paling dominan sebagai resiko ISPA pada balita di Puskesmas Dinoyo Kota Malang adalah faktor lingkungan yang tidak sehat dengan nilai OR sebesar 11,35. Hal ini berarti faktor lingkungan khususnya keadaan tempat tinggal yang tidak sehat lebih beresiko 11,35 kali lipat terhadap kejadian ISPA. Diharapkan orang tua balita selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih, memperbanyak tumbuhan hijau disekitar rumah, ventilasi rumah yang cukup dan memperoleh cukup cahaya matahari, menghindari merokok dekat balita, dan memperhatikan kebutuhan asupan ASI Eksklusif serta mengikuti imunisasi lengkap.

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI POSYANDU MAWAR KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi seorang ibu menyusui merupakan kewajiban yang harus dijalankan, karena kelancaran produksi ASI sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nitrisi dan gizi bayi, salah satu cara meningkatkan produksi ASI yaitu dengan melakukan pola makan yang baik seperti makan teratur, tercukupi dan bergizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola makan terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Posyandu Mawar Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu menyusui dengan penentuan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu korelasi spearmen rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan pola makan ibu menyusui lebih dari separuh (66,7%) masuk kategori baik dan produksi ASI ibu menyusui lebih dari separuh (60,0%) masuk kategori sangat baik. Hasil korelasi spearmen rank didapatkan p-value= (0,002) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pola makan dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Posyandu Mawar Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka cara ibu untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan memperhatikan pola makan seperti makan tepat waktu dan mengkonsumsi makanan secukupnya berupa sayuran, daging, kacang-kacangan, buah-buahan, susu dan air putih.

HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN IMUNISASI ROTAVIRUS DENGAN KEJADIAN DIARE ROTAVIRUS DI RUANG ANAK RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rotavirus merupakan penyebab utama penyakit diare pada bayi. Karakteristik diare rotavirus yang bersifat self timing membuat sangat mudah terjadi dehidrasi. Salah satu gejala yang khas adalah diare yang melebihi 10 kali per hari secara terus menerus hampir tidak ada jeda dari diare satu ke diare berikutnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemberian imunisasi rotavirus dengan kejadian diare rotavirus. Cara untuk mencegah terjadinya diare Rotavirus diperlukan imunisasi rotavirus. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak-anak yang dirawat di ruang anak RS Panti Waluya Sawahan Malang dengan diagnosa diare Rotavirus pada tahun 2014-2016 sebanyak 100 orang melalui studi dokumentasi. Teknik sampling yang di gunakan adalah total sampling dan accidental sampling. Analisa data menggunakn uji statistik Chi Square. Dari 100 responden Angka anak yang mendapat imunisasi rotavirus tapi masih terjadi diare rotavirus sebanyak 30 anak (81,1%) mendapatkan imunisasi 1 kali, 6 anak (16,2%) mendapatkan imunisasi 2 kali dan 1 anak (2,7%) mendapatkan imunisasi 3 kali. Ada hubungan antara pemberian imunisasi rotavirus dengan kejadian diare Rotavirus dengan value 6,768 dengan nilai signifikansi (p) 0,009 < 0,05 sehingga H1 diterima. Berdasarkan hasil penelitian di sarankan untuk lahan penelitian dapat lebih intensif dalam memberikan penyuluhan tentang imunisasi rotavirus dan cara pencegahan diare rotavirus. ABSTRACT Rotavirus is the main cause of diarhea among infants. The characteristics of this type of diarhea is self timing which can cause dehydration easily. One of specific symptom is diarhea more than 10 times repeatedly without any respite from one diarhea to the next diarhea. The purpose of this research is to know the correlation between rotavirus immunization with rotavirus diarhea. Rotavirus immunization can be given to prevent rotavirus diarhea. Design of this research is correlation cross sectional. The population of this research are children who are hospitalized in Child Room of Panti Waluya Sawahan Hospital Malang, which are diagnosed as Rotavirus Diarhea patient in 2014 – 2016. There are 100 patient through documentation studies. Sampling technique used is total sampling and accidentaly sampling. Data analysis used is Chi Square statistical test. From 100 respondens who receive rotavirus immunization, there are still 30 children (81.1%) suffer from rotavirus diarhea who receive the immunization once. There are 6 children (16.2%) receive twice immunization and 1 child (2.7%) receive the immunization three times. It is found that there is a correlation between the giving of rotavirus immunization with rotavirus diarhea case, with the value point is 6.768 and significant value (p) 0.009 < 0,05, so that H1 can be accepted. From the result of this research, it is suggested to increase intensively the giving of elucidation or educative information about rotavirus immunization and the way how to prevent rotavirus diarhea. Keywords : immunization; Rotavirus.

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI LANSIA USIA 60-70 TAHUN YANG MENGIKUTI KEGIATAN KARANG WREDA PERMADI DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya dukungan keluarga kepada lanjut usia, akan mempengaruhi koping pada lanjut usia tidak adekuat. Koping yang tidak adekuat dalam menghadapi masalah akanmenyebabkan krisis yang bertumpuk dan berkepanjangan yang akhirnya akan menimbulkan gejala depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi lansia usia 60-70 tahun yang mengikuti kegiatan Karang Wreda Permadi di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mengikuti kegiatan Karang Werda Permadi di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang berjumlah 112 orang lansiadanteknik sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 88 orang. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga kepada lansia sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 80 orang (90,91%),tingkat depresi lansia, sebagian besar dikategorikan tidak depresi yaitu sebanyak 80 orang (90,91%). Berdasarkan uji Spearman rho didapatkan nilai p-value = 0,005