Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN SUPERVISI DENGAN IMPLEMENTASI SASARAN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG Surahmat, Raden; Neherta, Meri; Nurariati, Nurariati
Proceeding Seminar Nasional Keperawatan Vol 4, No 1 (2018): Proceeding Seminar Nasional Keperawatan 2018
Publisher : Proceeding Seminar Nasional Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan dirumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan supervisi dengan implementasi sasaran keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 96 perawat di 10 ruang rawat inap Rumah Sakit Muhammadiyah pada bulan maret sampai Mei 2018 menggunakan kuisioner dan dilakukan analisis menggunakan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan supervisi dengan implementasi sasaran keselamatan pasien. Pelaksanaan supervisi yang kurang baik berdampak pada implementasi sasaran keselamatan pasien. Pihak rumah sakit perlu melakukan supervisi secara berkelanjutan dan menjadikan hasil supervisi sebagai dasar tindak lanjut sebagai usaha meningkatkan mutu pelayanan keperawatan secara berkesinambungan.Kata Kunci: Perawat, Rumah Sakit, Sasaran Keselamatan Pasien, Supervisi
DISEMINASI ILMU PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN PADA ANAK DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBACANG Novrianda, Dwi; Hermalinda, Hermalinda; Deswita, Deswita; Fajria, Lili; Neherta, Meri; Priscilla, Vetty; Nurdin, Yonrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4a (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4.174-182.0

Abstract

Puskesmas Ambacang merupakan satu dari tiga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat 1 di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Puskesmas Ambacang meliputi 4 kelurahan sebagai wilayah kerjanya. Wilayah kerja Puskesmas ini berada di pusat kota dan di pinggir jalan utama sehingga beresiko terjadinya berbagai kejadian yang dapat mencederai pada balita akibat kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan selama berada di dalam rumah. Mitra pada IbDM ini yaitu kelompok keluarga di Kelurahan Anduring sebanyak 20 orang. Permasalahan mitra yang dirumuskan yaitu rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi cedera pada anak dan upaya antisipasi yang dapat dilakukan di rumah sebagai akibat kurangnya wawasan dan keterampilan tentang panduan antisipasi cedera. Oleh karena itu pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan. Setelah diberikan edukasi kesehatan telah dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai identifikasi dan penanganan cedera pada anak yang sangat penting dalam membangun sikap yang positif dan membentuk perilaku yang tepat sehingga dapat menjadi karakter sebagai caregiver anak.
Hubungan Karakteristik Perawat terhadap Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Pasca Akreditasi Rumah Sakit “X” di Kota Palembang Tahun 2018 Surahmat, Raden; Neherta, Meri; Nurariati, Nurariati
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 19, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.482 KB) | DOI: 10.33087/jiubj.v19i1.493

Abstract

Safety of patients, nurses, companions and visitors is the main priority of nursing services in hospitals, because quality services will have an impact on hospital accreditation assessments. This study aims to determine the relationship between the characteristics of nurses on the implementation of patient safety goals after accreditation of "X" hospital in the city of Palembang in 2018. This research is descriptive using quantitative methods with sampling techniques using purposive sampling consisting of 96 nurses in 10 wards inpatient "X" Hospital in Palembang city. The study was conducted from March 27 2018 to April 21 2018 using a questionnaire and was analyzed using a computer system. Based on the results of the study, it is known that the characteristics of 96 respondents with vocational education 97.9%, female sex 88.6%, age <35 years 51.1%, working period> 2 years 93.2%, and the implementation of patient safety goals 84 , 1% with details of good identification accuracy 70.8%, good effective communication 94.8%, good drug safety 76.0%, right procedure, location of patients operating both 87.5%, reduction in infection risk both 50.0% and reduction in risk of patients falling well 51.0%. While the results of the analysis used chi square, there was no relationship of gender, age and length of work to the implementation of patient safety goals after hospital accreditation. The implementation of patient safety goals must be carried out by all nurses in the hospital. It is expected that the hospital to build awareness of the importance of patient safety by supporting nurses in integrating activities oriented to patient safety by applying reporting systems, communicating, learning from experience and always prioritizing prevention of risks that will occur in order to improve quality services.
Perbedan Terapi Madu Dan Multi Vitamin Terhadap Kadar Hemoglobin, Albumin Dan Status Nutrisi Pada Anak Balita Neherta, Meri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.7.2.136-142.2011

Abstract

Abstrak : Intake gizi yang baik berperan penting dalam mencapai pertumbuhan badan yang optimal. Pertumbuhan badan yang optimal ini mencakup pula pertumbuhan otak yang sangat menentukan kecerdasan seseorang. Faktor yang paling terlihat pada lingkungan masyarakat adalah kurangnya pengetahuan ibu mengenai zat gizi yang harus dipenuhi anak pada masa pertumbuhan. Rancangan penelitian adalah eksperimen sederhana. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai  September 2011 di Wilayah Kerja Puskesma Nanggalo, Kota Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah Semua Balita yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang. Jumlah sampel 60 orang, 30 orang mendapat intervensi terapi multi vitamin  dan 30 orang lagi mendapat terapi madu yang diberikan selama 30 hari. Untuk mengetahui kelompok mana yang mempunayi perbedaan yang paling kuat, harus dilakukan uji Wilcoxon. Kesimpulan dari penelitian adalah efek terapi  Multivitamin lebih baik dari terapi madu + vit B Complek terhadap kadar hemoglobin, albumin dan status nutrisi ( BB/U ) pada balita diwilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang Tahun 2011. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar balita diberi minum multi vitamin guna melengkapi kebutuhan untuk tumbang balitanya karena mudah didapat dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kecamatan Nanggalo -, Nelwati; Neherta, Meri
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.7.2.170-175.2011

Abstract

Kepatuhan yang rendah terhadap konsumsi tablet Fe pada ibu hamil dinilai sebagai penyebab utama tidak efektifnya program suplementasi Fe yang dibuat pemerintah untuk mengatasi masalah anemia dalam kehamilan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu yaitu dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di Puskesmas Nanggalo Kecamatan Nanggalo Kota Padang tahun 2010. Jenis penelitian adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional dan responden sebanyak 32 orang. Responden yaitu ibu hamil yang telah mendapatkan tablet Fe dari Puskesmas pada kunjungan sebelumnya serta memiliki riwayat anemia selama kehamilan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Dilakukan analisa univariat dan bivariat terhadap variabel dukungan keluarga dan kepatuhan ibu hamil terhadap konsumsi tablet Fe. Analisa bivariat dilakukan dengan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 59.4% responden mendapat dukungan keluarga yang rendah dan 71.9% responden memiliki kepatuhan konsumsi tablet Fe yang rendah. Dari uji statistik dapat disimpulkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil (p<0.05). Untuk itu, disarankan kepada perawat atau petugas kesehatan lainnya agar mulai mengajak dan mengikutsertakan anggota keluarga, terutama suami, dalam memberikan perawatan kesehatan bagi ibu hamil dengan anemia.