Articles

Found 5 Documents
Search

DISEMINASI ILMU PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN PADA ANAK DI RUMAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBACANG Novrianda, Dwi; Hermalinda, Hermalinda; Deswita, Deswita; Fajria, Lili; Neherta, Meri; Priscilla, Vetty; Nurdin, Yonrizal
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 1 No 4a (2018): Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/hilirisasi.1.4.174-182.0

Abstract

Puskesmas Ambacang merupakan satu dari tiga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat 1 di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Puskesmas Ambacang meliputi 4 kelurahan sebagai wilayah kerjanya. Wilayah kerja Puskesmas ini berada di pusat kota dan di pinggir jalan utama sehingga beresiko terjadinya berbagai kejadian yang dapat mencederai pada balita akibat kecelakaan lalu lintas maupun kecelakaan selama berada di dalam rumah. Mitra pada IbDM ini yaitu kelompok keluarga di Kelurahan Anduring sebanyak 20 orang. Permasalahan mitra yang dirumuskan yaitu rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifikasi cedera pada anak dan upaya antisipasi yang dapat dilakukan di rumah sebagai akibat kurangnya wawasan dan keterampilan tentang panduan antisipasi cedera. Oleh karena itu pemberian edukasi kesehatan merupakan salah satu alternatif yang dapat diberikan. Setelah diberikan edukasi kesehatan telah dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai identifikasi dan penanganan cedera pada anak yang sangat penting dalam membangun sikap yang positif dan membentuk perilaku yang tepat sehingga dapat menjadi karakter sebagai caregiver anak.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Pandan Wangi ( Pandanus Amarillyfolius Roxb.) Terhadap Berat Testis Dan Diamater Tubulus Mencit ( Mus Musculus ) Fajria, Lili
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.7.2.161-169.2011

Abstract

Pandan Wangi ( Pandanus amaryllifolius Roxb ) merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan  digunakan oleh masyarakat Indonesia. Kandungan kimia yang terdapat dalam Daun Pandan Wangi adalah : Tanin, Saponin, Alkaloid, Flavonoid dan Zat Warna. Beberapa penelitian pada tanaman lain seperti ekstrak daun belimbing manis (Rezano.A.2008) zat-zat aktif tersebut terbukti mempunyai efek antifertilitas pada mencit. Mengingat permasalahan di Indonesia saat ini, terjadinya peningkatan jumlah penduduk yang sangat tinggi yaitu 1,3 % per tahun ( BPS, 2007), maka perlu dikembangkan metoda kontrasepsi pada pria yang aman, efektif, reversibelitas tinggi dan tidak mempengaruhi seks dan libido. Untuk itu tanaman obat merupakan salah satu alternatif dapat ditemukannya metoda KB tersebut dan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pandan wangi terhadap penurunan berat testis dan diameter tubulus mencit. Penelitian  bersifat eksperimen dengan rancangan Postest only group design. Penelitian dilakukan dilaboratrium Biologi FK UNAND Padang. Populasi adalah mencit putih strain Jepang berasal dari laboratorium FMIPA UNAND dan sampel berjumlah 24 ekor dibagi atas 4 kelompok dengan 1 kelompok kontrol. Analisa dengan Uji ANOVA dengan derjat kepercayaan 95 % dan jika bermakna dilanjutkan dengan Uji Multipe Comparisons (Post Hoc Test) jenis Bonferroni. Hasil penelitian secara umum didapatkan pemberian ekstrak daun pandan wangi berpengaruh terhadap penurunan berat testis p=0,000  dan diameter tubulus p=0,001 (p < 0,05 ). Namun pada Uji Multiple Comparisons Bonferroni didapatkan antar kelompok perlakuan belum menunjukkan pengaruh secara statistik. Kesimpulan bahwa zat aktif yang ada dalam daun pandan wangi dapat menggangu proses spermatogenesis mencit sehingga terbukti terjadinya penurunan berat testis dan diameter tubulus.Disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan dengan peningkatan dosis pemberian yang berbeda.
Perbedaan Pengaruh Terapi Napas Dalam dan Terapi Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Hipertensi di Posyandu Lansia Kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Padang Tahun 2012 Fajria, lili
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.9.1.60-65.2013

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh lansia. Penatalaksanaan non farmakologi dapat dilakukan dengan terapi napas dalam dan terapi relaksasi otot progresif. Teknik napas dalam dapat merangsang keluarnya Oksida Nitrit yang dapat mendilatasi pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat diturunkan. Terapi relaksasi otot progresif dapat menurunkan aktifitas saraf simpatis yang menyebabkan vasodilatasi vaskuler sehingga tekanan darah turun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh terapi napas dalam dan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan Non Equivalen Comparison Group Pretest-Posttest Design menggunakan uji t berpasangan, uji t tidak berpasangan dan uji Man-Whitney. Jumlah sampel sebanyak 30 responden tersebar 15 orang mendapat terapi napas dalam dan 15 orang mendapat terapi relaksasi otot progresif.Hasil menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah pada masing-masing kelompok dengan p=0,000 dan terdapat perbedaan penurunan tekanan darah antara kelompok terapi napas dalam dan terapi relaksasi otot progresif dengan p= 0,001 sistolik dan p=0,042. Pemberian terapi relaksasi otot progresif lebih baik dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Disarankan untuk melakukan relaksasi otot progresif untuk penanganan hipertensi secara nonfarmakologis pada lansia dengan hipertensi. 
Pengaruh Pemberian Buah Pepaya Terhadap Nafsu Makan Anak Berumur 2-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Fajria, lili
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.9.1.45-59.2013

Abstract

Nafsu adalah keinginan atau dorongan untuk makan karena kelaparan . Gangguan nafsu makan sering dialami oleh balita . Mereka sering makanan pemilih dan mudah terkena penyakit menular sehingga mengalami kekurangan gizi . Untuk alasan ini, perlu upaya untuk mengatasi gangguan makan untuk balita melalui terapi bergizi yang kaya akan vitamin , mineral dan dapat membuat sistem pencernaan lebih baik . Pepaya kaya akan gizi yang dapat meningkatkan nafsu makan balita. Mengetahui pengaruh 1 buah pepaya perhari secara teratur selama `1 bulan terhadap nafsu makan anak balita di  wilayah kerja Puskesmas Kuranji Padang. Untuk sampel penelitian ini memiliki 20 balita yang turun berat badan selama satu bulan terakhir. Penelitian ini telah dilakukan sejak 4 Februari hingga 5 Maret 2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif  dengan pendekatan Quasi eksperimental one group pretest - posttest design tanpa kelompok kontrol. Berat balita diukur dengan menggunakan skala digital . Penulis menerapkan uji T -pair untuk uji statistik . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan besar dalam nafsu makan balita, terlihat melalui skala berat balita setelah intervensi ( = 0,000 o ). Berdasarkan hasil penelitian , penulis menyarankan puskesmas Kuranji untuk mempromosikan masyarakat untuk mengkonsumsi 1 buah pepaya per hari sebagai terapi bergizi bagi balita yang mengalami gangguan nafsu makan .
PENGARUH TERAPI RELAKSASI ZIKIR TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA Fajria, Lili
Ners Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.10.2.%p.2014

Abstract

Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis dan intensitas yang dirasakan berbeda-beda. Relaksasi zikir merupakan salah satu terapi non farmakologis yang berkaitan dengan religius, mudah dilakukan, hemat biaya dan secara teoritis efektif untuk mengontrol nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi relaksasi zikir terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Pengumpulan data dilakukan dari bulan juli-agustus 2013 di wilayah kerja Puskesmas Pauh Padang dimana menggunakan desain true experiment dengan pendekatan posttest only control group. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah sampel 20 orang dimana 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol. Nyeri persalinan diukur secara langsung dengan menggunakan skala nyeri Visual Analag Scale (VAS). Analisa data dilakukan dengan uji mann-whitney untuk menilai perbedaan nyeri antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini menunjukkan rata-rata intensitas nyeri kelompok eksperimen adalah 4,40 dan rata-rata intensitas nyeri kelompok kontrol adalah 7,10. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang artinya terdapat pengaruh terapi relaksasi zikir terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida. Rekomendasi untuk perawat dan tenaga kesehatan lainnya agar menggunakan relaksasi zikir sebagai teknik non farmakologis untuk mengurangi nyeri saat ibu bersalin