Articles

Found 4 Documents
Search

PENGELOLAAN KAWASAN PEMUKIMAN DAN KOMERSIAL PASIRKOJA BANDUNG Supriatna, Desta Rahayu; Wijaya, Karto; Setiady, Rochmanijar; Purwadi, Purwadi; Taufik, Cevi M
ENSAINS JOURNAL Vol 2, No 1 (2019): ENSAINS Journal Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.421 KB) | DOI: 10.31848/ensains.v2i1.183

Abstract

Abstract:. Regional area Pasirkoja is suburban in Bandung City which has existed netherland government before Indonesia independence which is part of area inhabited by the indigeneous people of Indonesia itself and by the Dutch company. With development of the time Pasirkoja has arrived by the chinese comunnity and also migrants from other regions that making region Pasirkoja Bandung City into diverse society. As time went Pasirkoja was limitated space an became narrow and densely populated. This research aims to provide data and phenomenal facts that happened in Region Pasirkoja Bandung City. The method use qualitative descriptived research. This research intented to describe phenomenon that exists that in in the field shape, activity, characteristic, change, relations, similarity,and differences phenomenon so in this study no manipulation was done just describe according to reality or condition of existing location.    Keyword: Regional Changes, Area DevelopmentAbstrak: Kawasan Daerah Pasirkoja adalah kawasan pemukiman di kota Bandung yang sudah ada sejak pada jaman pemerintahan Belanda sebelum Kemerdekaan Negara Indonesia yang sebagian daerahnya didiami oleh rakyat pribumi indonesia sendiri dan oleh masyarakat Belanda juga. Dengan berkembangnya seiring jaman daerah setelah era kemerdekaan daerah pasirkoja juga kedatangan masyarakat tionghoa dan juga banyak pendatang dari daerah lain dari pinggiran Kota Bandung yang mendiami Daerah tersebut sehingga daerah Pasirkoja Kota Bandung menjadi salah satu daerah dengan keberagaman penduduknya. Namun dengan seiring waktu dan jaman daerah pasirkoja dengan keterbatasaan ruang semakin sempit dan padat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan data dan fakta fenomena yang terjadi di daerah kawasan Pasirkoja Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada di lapangan seperti bentuk, aktivitas, karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan dan perbedaan fenomena sehingga dalam penelitian ini tidak dilakukan maniipulasi hanya menggambarkan sesuai kenyataan atau kondisi eksisting dillokasi.Kata Kunci : Perubahan Kawasan, Pengembangan Kawasan.
GREAT MOSQUE BANDUNG AS A LANDMARK OF BANDUNG CITY Rustandi, Ecep Herdis; Wijaya, Karto; Setiady, Rochmanijar
Indonesian Journal of Built Environmental and Sustainability Vol 1, No 1 (2019): Indonesia Journal of Built Environmental and Sustainability
Publisher : Universitas Kebangsaan Republik Indonesia [UKRI]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.143 KB) | DOI: 10.31848/ijobes.v1i1.249

Abstract

ABSTRACT : The city of Bandung is the capital of West Java Province, Bandung City also known as the historic City of Bandung is a witness of historic events from Bandung to the sea of fire until the Asian-African Conference (KAA). The city of Bandung also has historical landmarks of the Dutch colonial era including Gedung Merdeka, Gedung Sate, Savoy Homan Hotel, Pasar Baru, and the Great Mosque of Bandung. Because of the many historic buildings in the city of Bandung, Bandung City is the destination of tourist destinations, both local and foreign tourists, Bandung is also known as Parijs Van Java. The nickname was given because the city of Bandung is located on a plateau surrounded by mountains so that the air or temperature in Bandung is very cool as in Europe. Speaking of historical buildings in this writing, the author will take the title of the Great Mosque as a Landmark of Bandung. The Great Mosque of Bandung Established in the 19th century and is one of the historical buildings in the City of Bandung the Great Mosque Several times experienced transformation of forms or renovations from 1810 - 2001. Bandung Grand Mosque is located in the city square of Bandung or in the center of the city is strategically located making the Bandung Great Mosque a religious tourist attraction in the city of Bandung. Keywords : Mosque, Landmark, Bandung, Colonial, Dutch, Architecture
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN CITRA PERGURUAN TINGGI Setiady, Rochmanijar
Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI) Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Teknologi dan Informasi (JATI)
Publisher : Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.031 KB) | DOI: 10.34010/jati.v6i2.749

Abstract

Penggunaan media sosial sebagai media komunikasi antara Perguruan tinggi dengan publik dalam upaya meningkatkan Citra dari perguruan tinggi tersebut, merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi untuk mensosialisasikan kinerja dan hal lain yang terkait dengan informasi tentang perguruan tinggi tersebut. Media sosial saat ini memiliki multifungsi, tidak hanya digunakan untuk saling berhubungan satu sama lain melainkan juga dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan lain salah satunya kegiatan promosi sebagai upaya interaksi antara perguruan tinggi dengan publik. Dalam menggunakan media sosial sebagai ujung tombak penyampai informasi diperlukan suatu perencanaan yang baik agar pada pelaksanaannya media sosial dapat menjadi salah satu jalan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
IDENTIFIKASI JALUR PEDESTRIAN DI SEPANJANG KORIDOR JALAN CIBADAK KOTA BANDUNG Hardiansyah, Haris; Wijaya, Karto; Ariyanto, Yudi; Septian, Yusuf; Setiady, Rochmanijar
ENSAINS JOURNAL Vol 2, No 3 (2019): ENSAINS Journal September 2019
Publisher : UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31848/ensains.v2i3.297

Abstract

Abstract:. Along the street, Cibadak is lined with shops that sell various kinds of needs, ranging from kitchen needs, shop needs, bathroom needs, paper needs, baby clothes needs, school supplies, children's toys, plastic, office stationery and even knick-knacks for the wedding ceremony there. If Cibadak Road wants to be a central trade tool - equipment needs, there must be a change in the arrangement of the road corridor so that visitors feel comfortable to walk in the pedestrian area. while the structuring target is on pedestrian arrangement and parking area on the road. why is this because the Cibadak road area has always been a shopping center for necessities, and this is the potential for a city to increase revenue in the micro business sector, this arrangement aims to apply the pedestrian mall concept principle, then the pedestrian mall type that can be applied to The Cibadak road area is a full pedestrian mall type. The application of the full pedestrian mall is focused on improving and improving the identity and quality of the Road Area through Pedestrian rearrangement and parking areas.Keyword: Pedestrian, corridor, land useAbstrak: Di sepanjang jalan Cibadak ini berjajar toko-toko yang menjual berbagai macam kebutuhan, mulai dari kebutuhan dapur, kebutuhan warung, kebutuhan kamar mandi, kebutuhan kertas, kebutuhan pakaian bayi, perlengkapan sekolah, mainan anak, plastik, alat tulis kantor dan bahkan pernak-pernik untuk seserahan pernikahan ada di sana. Jika Jalan Cibadak Ingin Menjadi sentral perdangangan alat - alat kebutuhan maka haruslah ada perubahan pada penataan koridor jalan supaya pengunjung merasa nyaman untuk berjalan di area pedestrian. adapun sasaran penataan adalah pada penataan pedestrian dan area parkir pada jalan mengapa demikian karena area jalan cibadak sejak dulu memang menjadi pusat perbelanjaan alat - alat kebutuhan,dan ini adalah potensi bagi sebuah kota untuk meningkatkan pendapatan dalam bidang usaha mikro, penataan ini bertujuan untuk penerapan Prinsip konsep pedestrian mall, maka tipe pedestrian mall yang dapat diterapkan pada Area jalan cibadak adalah tipe full pedestrian mall. Penerapan full pedestrian mall ini Difokuskan pada perbaikan dan peningkatan identitas dan kualitas Area Jalan melalui penataan ulang Pedestrian dan area parkir.Kata Kunci: Pedestrian, Koridor, tata guna lahan