Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS HASIL PEMERIKSAAN PAJAK (Survei Pada 3 Kantor Pelayanan Pajak di Wilayah Kota Bandung) Suhayati, Ely; Hidayat, Ahmad
Jurnal Riset Akuntansi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.955 KB) | DOI: 10.34010/jra.v9i2.538

Abstract

Kompetensi dan Independensi merupakan beberapa faktor yang menentukan kualitas hasil pemeriksaan pajak. Tetapi pada kenyatannya masih adanya pegawai pajak yang tidak professional karena kurangnya kemampuan dan integritas pegawai pajak yang menyebabkan kualitas pemeriksaan rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Kompetensi dan Independensi terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan Pajak di 3 Kantor Pelayanan Pajak Wilayah Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam peneltian ini adalah 57 pemeriksa pajak di 3 Kantor Pelayanan Pajak Wilayah Kota Bandung. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode survei menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) melalui pendekatan Partial Least Square (PLS) menggunakan software SmartPLS 2.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan Pajak dengan kontribusi sebesar 49,6%. Independensi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan Pajak dengan kontribusi sebesar 19,8%.  
REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP RENTANG WAKTU PENYELESAIAN AUDIT Suhayati, Ely
Majalah Ilmiah UNIKOM Vol 12 No 1 (2014): Majalah Ilmiah Unikom
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.236 KB) | DOI: 10.34010/miu.v12i1.39

Abstract

Informasi keuangan yang lambat dapat dijadikan sebagai sinyal yang buruk bagi investor sebagai salah satu dasar bagi pengambilan keputusan, bagaimana dengan Kantor Akuntan Publik besar yang telah memiliki nama dan reputasi baik, dimana saat ini terdapat penilaian skeptis dari publik bahwa KAP besar belum tentu dapat menjamin laporan keuangan yang diaudit tepat waktu, oleh karena itu penulis dalam penelitian ini merumuskan permasalahan seberapa besar pengaruh reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap rentang waktu penyelesaian audit pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Bandung, metode yang digunakan deskriptif dan verifikatif, adapun hasil penelitian ini adalah Re-putasi KAP berpengaruh terhadap rentang waktu penyelesaian audit pada Kan-tor Akuntan Publik di Wilayah Bandung sebesar 4,552, dimana reputasi KAP yang semakin baik atau besar membuat rentang waktu penyelesaian audit pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bandung pun akan menjadi lebih optimal. Hal ini didukung dengan jurnal penelitian dari Cameron (2005) yang melakukan penelitian menunjukan bahwa Reputasi Kantor Akuntan Publik berpengaruh terhadap rentang waktu penyelesaian audit sesuai jadwal. KAP yang tergolong dalam reputasi baik misalnya ukuran kap besar dianggap dapat melaksanakan audit secara lebih efisien dan memiliki tingkat fleksibilitas jadwal waktu yang lebih tinggi untuk menyelesaikan audit tepat pada waktunya
PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMUM DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN FORMAL WAJIB PAJAK (Survey WP OP pada KPP PRATAMA MAJALAYA) Suhayati, Ely
Jurnal Riset Akuntansi Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.776 KB) | DOI: 10.34010/jra.v4i1.505

Abstract

Standar pelayanan minimum adalah spesifikasi secara teknis atau patokansecara minimal yang dapat digunakan sebagai acuan/pedoman bagi penyelenggaraanpelayanan dan sumber daya manusia, dan sarana prasarana. Sedangkan kepatuhanformal adalah suatu keadaan dimana wajib pajak memenuhi kewajiban secara formalsesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui seberapa besar pengaruh penerapan standar pelayanan minimumterhadap tingkat kepatuhan formal pada KPP Pratama Majalaya. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Metode deskriptif dan verifikatif. Untukmengetahui Pengaruh Standar pelayanan minimum terhadap tingkat kepatuhan formal.digunakan pengujian statistik menggunakan aplikasi SPSS 15.0 for Windows. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa Standar pelayanan minimum pada KPP PratamaMajalaya Cukup baik, tingkat kepatuhan formal cukup baik serta Standar pelayananminimum berpengaruh terhadap kepatuhan formalĀ  Hal ini dapat terlihat dariperhitungan statistik yang diperoleh angka koefisien korelasi pearson yangmenunjukkan hubungan yang kuat dan positif yaitu dengan nilai koefisien korelasi0,634 serta diketahui H0 ada pada daerah penolakan berarti Ha diterima atau Standarpelayanan minimum mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Kepatuhan formal.