Setiawan, Fredy Nugroho
Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MANIFESTASI KEARIFAN EKOLOGIS DALAM RITUAL “KARO” DAN “KASADA”: SEBUAH PERSPEKTIF EKOKRITIK Setiawan, Fredy Nugroho; Nurmansyah, M Andhy; Nufiarni, Rizki; Eka, Scarletina Vidyayani
ATAVISME Vol 21, No 2 (2018): ATAVISME
Publisher : Balai Bahasa Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.281 KB) | DOI: 10.24257/atavisme.v21i2.455.209-223

Abstract

“Karo” dan “Kasada” merupakan tradisi lokal orang Tengger yang berkaitan erat dengan kearifan lingkungan. Keterkaitan tersebut merupakan faktor yang menarik untuk dikaji seiring dengan persoalan ekologis yang telah menjadi isu global. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana kearifan ekologis termanifestasi dalam ritual “Karo” dan “Kasada”. Data dalam penelitian ini meliputi data pustaka, yaitu  data mengenai “Karo” dan “Kasada” diperoleh dari artikel, jurnal dan laporan penelitian, dan data lapangan, yaitu informasi ritual “Karo” dan “Kasada” dari Dukun Pandita di Tengger dan laku ritual tersebut, yang kemudian dianalisis dengan menerapkan  pendekatan ekokritik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alam, pemeliharaan, dan budaya terjalin berkelindan dengan esensi ritual “Karo” dan “Kasada” sehingga setiap laku ritual tidak lepas dari simbolisasi hubungan antara manusia dengan  alam, yaitu tentang bagaimana manusia dan segala praktik budayanya harus menghormati dan menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya.
Pendidikan Interkultural di Sekolah Melalui Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Sebagai Pembentuk Ruang Nasionalisme Dinamis Eka, Scarletina Vidyayani; Setiawan, Fredy Nugroho; Rozin, Muhamad
Studi Budaya Nusantara Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Studi Budaya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.106 KB) | DOI: 10.21776/ub.sbn.2018.002.02.03

Abstract

Masyarakat Indonesia terdiri dari individu-individu yang memiliki latar belakang budaya, agama, suku dan bahasa yang beragam. Dengan semakin banyaknya masalah sosial saat ini, perlu adanya sebuah ruang baru bagi masyarakat dimana nilai-nilai harmoni, toleransi, dan kohesi hadir di dalamnya. Pemerintah melalui sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai tersebut. Salah satu upaya yangdapatdilakukan oleh sekolah adalah melalui pendidikan interkultural (intercultural education). Coles & Vincent dalam bukunya The Intercultural City Making The Most of Diversity(2006) mengatakan bahwa pendidikan interkultural pada dasarnya adalah pengembangan dari pendidikan multikultural anti-rasisme yang bermuara pada tercapainya dua agenda, yakni masyarakat yang kohesif dan kesetaraan ras. Pendidikan interkultural dapat diintegrasikan ke dalam berbagai aspek kegiatan sekolah, salah satunya adalah pengajaran mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Disini, penulis ingin memetakan sejauh mana konsep pendidikan interkultural hadir melalui materi ajar dengan mengambil studi kasus di SMAN 3 Malang. Untuk menganalisis konsep pembelajaran pendidikan interkultural di SMAN 3 Malang, penulis menelaah materi ajar sastra yang dipakai oleh guru dan proses Kegiatan Belajar Mengajar-nyadi dalam ruang-ruang kelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi ajar sastra yang dipakai di SMAN 3 Malang sudah berisi muatan pendidikan interkultural dan konsep tersebut sudah teraplikasikan di proses belajar mengajar. Hasil ini sejalan dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Bahasa Indonesia yang digariskan oleh Pemerintah dalam usaha membentuk ruang masyarakat Indonesia yang toleran dan harmonis.