Sholehah, Iffatus
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN DIFABEL MELALUI ASSET BASED APPROACH: STUDI KASUS DI DUSUN PIRING DESA SRIHARDONO KECAMATAN PUNDONG KABUPATEN BANTUL OLEH REHABILITASI TERPADU PENYANDANG DISABILITAS (RTPD) Sholehah, Iffatus
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.401 KB)

Abstract

Pemberdayaan merupakan salah satu strategi pembangunan yang berkenaan dengan memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kreatifitas, termasuk juga pemberdayaan difabel. Strategi dalam pemberdayaan difabel adalah proses di mana difabel diberikan pengetahuan dan pelatihan keterampilan agar lebih mandiri. Penelitian pemberdayaan difabel ini bertujuan untuk menggambarkan pemberdayaan yang diberikan kepada difabel, dalam hal ini di Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (RTPD) yang letaknya di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pemberdayaan difabel melalui pendekatan berbasis aset (Asset Based Approach) yang dilakukan oleh Rehabilitasi Terpadu Penyandang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif berdasarkan apa yang ada di lapangan. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi yang didukung oleh data kepustakaan. Pemberdayaan difabel ini dianalisis melalui Asset Based Approach. Pendekatan berbasis aset ini merupakan salah satu pendekatan untuk melihat aset atau potensi apa saja yang dimiliki oleh difabel. Maka dari itu, temuan di lapangan menghasilkan bahwa pemberdayaan difabel di RTPD sudah cukup baik. Hal ini dilihat dari beberapa bimbingan dan pelatihan yang diberikan oleh RTPD. 
Keberpihakan al-Qur’an Terhadap Mustadh’afin Sholehah, Iffatus
Living Islam: Journal of Islamic Discourses Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.433 KB)

Abstract

Crisis problematic stereotypes that can not be separated from human life from the time of the Prophet until today, namely mustadh'afin. Mustadh'afin here normally understood by people who are weak as a group in the economy as poor, beggars, orphans, slaves and women. To some people, they are all considered groups were weak and helpless and stereotypes of this kind still exist today. Therefore, how the Qur'an as a guide to answer all of this human's life. Because the Qur'an always be the answer to all the problems that arise. Stated that the Qur'an has a feature on each of His verses, including their support to mustadh'afin. This study uses literature research. The purpose of writing this article to explain the teachings of Islam which can be said to be close to the favor of the underprivileged. To frame this study, the authors discuss a little more about the verses that speak of their support to mustadh'afin. Even this can be evidenced by the many verses that speak about mustadh'afin once talked to worship mahdhah (vertical worship), for example prayer, fasting, zakat and others. This shows that paying attention to the underprivileged as important as the obligation of prayer, fasting, pilgrimage and so on. Therefore, on the impartiality of the Qur'an against mustadh'afin will be discussed in this scientific article.