p-Index From 2015 - 2020
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SCIENTIA JOURNAL
Riya, Rosa
SCIENTIA JOURNAL

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA KUNJUNGAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS TALANG BAKUNG KOTA JAMBI TAHUN 2015 Riya, Rosa
SCIENTIA JOURNAL Vol 4 No 4 (2016): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.208 KB)

Abstract

Antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental danfisik ibu hamil, sehingga mampu menghadapi persalinan, nifas, persiapan pemberian ASI dankembalinya kesehatan reproduksi secara wajar. Tujuannya adalah menjaga agar ibu hamil dapatmelalui masa kehamilan, persalinan, dan nifas dengan baik dan selamat (Notoatmojo,2007). Tujuanpenelitian diketahui hubungan antara jarak tempat pelayanan, pendidikan, pengetahuan, paritassecara partial dan simultan dan variabel independen yang paling dominan dengan rendahnyakunjungan ibu hamil dipuskesmas talang bakung kota jambi tahun 2015. Penelitian ini merupakansurvei analitik kuantitatif dengan jenis desain cross sectional, dimana penelitian dilakukan denganmengukur variabel independen, variabel dependen dalam waktu yang bersamaan dengan jumlahsampel sebanyak 60 orang ibu – ibu hamil. Pengumpulan data secara primer dan sekunder. Analisisyang digunakan analisis univariat, bivariat, multivariat. Dari uji analisis bivariat didapatkan hasilbahwa ada hubungan antara jarak tempat pelayanan, pendidikan, pengetahuan, paritas secarasimultan dengan rendahnya kunjungan ibu hamil di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi Tahun2015 serta hasil dari analisis multivariat didapatkan bahwa dari empat variabel independen ternyatafaktor jarak tempat pelayanan dan pengetahuan ibu hamil merupakan faktor yang paling dominandengan rendahnya kunjungan ibu hamil di Puskesmas Talang Bakung Kota Jambi Tahun 2015dengan urutan pengetahuan adalah OR : 4,671 (95 % CI : 1,449 – 15,051) p = 0,010, dan jaraktempat pelayanan adalah OR : 4,649 (95 % CI : 1,440 – 15,005) p = 0,010. Sehingga ada hubunganantara jarak tempat pelayanan, pendidikan, pengetahuan, paritas secara simultan dan faktorpengetahuan merupakan faktor yang paling dominan dengan rendahnya kunjungan ibu hamil diPuskesmas Talang Bakung Kota Jambi Tahun 2015. Dengan demikian diharapkan kepada PimpinanKepala Puskesmas Talang Bakung Jambi Umumnya dan Khususnya petugas pelayanan kesehatanuntuk dapat melaksanakan dan menjalankan tugas untuk mengembangkan program edukasi dankonseling kepada ibu hamil.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KONSUMSI TABLET FE SAAT MENSTRUASI DI MAN 4 MUARO JAMBI KEC. TAMAN RAJO KAB. MUARO JAMBI PROV. JAMBI Riya, Rosa
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 1 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.125 KB)

Abstract

Di Indonesia prevelensi anemia pada remaja putri yaitu 28% (Depkes RI,2007). Remaja putri usia 10 – 18 tahun 57,1% dan usia 19 – 45 tahun 39%, dari data tersebut resiko paling tinggi untuk menderitaanemia yaitu remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuandan Sikap Remaja Putri tentang Konsumsi Tablet Fe saat Menstruasi di MAN 4 Muaro Jambi Kec.Taman Rajo Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu suatu metode penelitianyang dilakukan dengan tujuan untuk membuat gambaran atau deskripsi tentang suatu keadaansecara objektif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas XI di MAN 04 Muaro Jambi Kec.Taman Rajo TA 2017 / 2018 yang berjumlah 38 siswi. Teknik pengambilan sampel dengan cara totalsampling dengan analisis Univariat.Hasil penelitian menunjukan sebagian kecil yang memilikipengetahuan baik sebanyak 21 responden (55%) memiliki pengetahuan baik, 15 responden (40%)memiliki pengetahuan cukup dan 2 responden (5%) memiliki pengetahuan kurang. Sebagian besarmemiliki sikap positif sebanyak 21 responden (55%) dan 17 responden (45%) memiliki sikap negatiftentang konsumsi tablet fe saat menstruasi.