Lastari, Adria Wuri
LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, EARNING PER SHARE DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP RETURN SAHAM PADA INDUSTRI FOOD AND BEVERAGES YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 20112016 Lastari, Adria Wuri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 1 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.684 KB) | DOI: 10.5281/jmj.v1i1.39

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of Debt to Equity Ratio, Earning PerShare and Net Profit Margin Against Return of Food and Beverages Industry Stock Listed onIndonesia Stock Exchange Period 2011-2016. Stock return is the result of investment activity.The problem of this research is whether there is any influence of Debt to Equity Ratio (DER),Earning Per Share (EPS) and Net Profit Margin (NPM) partially or simultaneously to stockreturn.The population of this research is Food and Beverages company listed in IndonesiaStock Exchange. The sample in this research is Food and Beverages Industry Companywhich consistently listed on BEI 2011 until 2016 that is 9 companies. The data collected wereanalyzed by using multiple linear regression analysis with partial test hypothesis test (t test)and simultaneous test (Test F). Hypothesis test using t statistic to test the partial variableinfluence and F-statistic test to test the variables jointly to stock return with level ofsignificance 5%. In addition, a classical assumption test that includes normality test,multicollinearity test, heteroscedasticity test and autocorrelation test. The result of regressionanalysis of data shows the following equation Y = 5,663 - 0,173 X1 + 0,23 X2 + 0,32 X3.Based on multiple regression analysis, it shows partially that DER, EPS and NPM havenegative but not significant influence. And simultaneously (simultaneously) all the variablesalso have no significant effect. The magnitude of the effect of DER, EPS and NPM on Returnon Food and Beverages sector in Indonesia Stock Exchange period 2011-2016 is 3.10%while the rest of 96.0% is determined by other factors not specified in this research. Theconclusion of this research is that there is no partial and simultaneous influence offundamental factor that is ratio of DER, EPS and NPM to stock return. For investors it isadvisable to consider the external factors of the company in addition to fundamental factorssuch as economic conditions both nationally and globally, political and legal conditions forinvestment decisions in a company more appropriate.
PENGARUH CURRENT RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER, RETURN ON EEQUITY DAN DEBT TO TOTAL ASSET RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 Lastari, Adria Wuri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 2 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.806 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan judul “Pengaruh Current Ratio, Total Asset Turnover,Return On Equity dan Debt To Total Asset Ratio Terhadap Harga Saham Pada Industri Telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012”, yang dibimbing oleh Bapak Drs. H. Firmansyah, M.E dan Mohd Ihsan, S.E., M.M.  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) Untuk menganalisis gambaran perubahan Current Ratio, Total Asset Turnovel, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio dan Harga Saham pada Industri telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh secara simultan dan parsial dari variabel Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio terhadap Harga Saham pada Industri telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. 3) Untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh apakah Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio terhadap Harga Saham pada Industri telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012 . Dengan menggunakan metode purpose sampling, pada penelitian ini terdapat 5 sampel perusahaan yang berasal dari 9 perusahaan Industri Telekomunikasi di BEI sebagai populasi. Data yang digunakan adalah data sekunder, data diolah dengan menggunakan bantuan program komputer yaitu Microsoft Excel 2007 dan SPSS versi 18.0. CR, TATO, ROE dan DAR secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan industri Telekomunikasi di BEI. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio dengan harga saham industri Telekomunikasi pada BEI periode 20082012 adalah sangat kuat, yaitu sebesar 0,625. Nilai koefisien korelasi mendekati angka 1.Variabel yang dominan dalam mempengaruhi harga saham industri Telekomunikasiyang tercatat di BEI adalah Variabel Current Ratio  
PENGARUH CURRENT RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER, RETURN ON EQUITY DAN DEBT TO TOTAL ASSET RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA INDUSTRI TELEKOMUNIKASI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 Lastari, Adria Wuri
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 1 No 2 (2018): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.705 KB) | DOI: 10.5281/jmj.v1i2.108

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan judul “Pengaruh Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt To Total Asset Ratio Terhadap Harga Saham  Pada Industri Telekomunikasi di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk :  1) Untuk menganalisis gambaran perubahan  Current Ratio, Total Asset Turnovel, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio    dan Harga Saham pada Industri telekomunikasi   di Bursa Efek Indonesia  periode  2008-2012. 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh secara simultan  dan parsial dari variabel Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio   terhadap Harga Saham pada Industri telekomunikasi   di Bursa Efek Indonesia  periode  2008-2012. 3) Untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh  apakah Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio   terhadap Harga Saham pada Industri telekomunikasi   di Bursa Efek Indonesia  periode  2008-2012  . Dengan menggunakan metode purpose sampling, pada penelitian ini terdapat 5 sampel perusahaan yang berasal dari 9 perusahaan Industri Telekomunikasi  di BEI sebagai populasi. Data yang digunakan adalah data sekunder, data diolah dengan menggunakan bantuan program komputer yaitu Microsoft Excel 2007 dan SPSS versi 18.0. CR, TATO, ROE dan DAR secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham pada perusahaan industri Telekomunikasi  di BEI. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel Current Ratio, Total Asset Turnover, Return On Equity dan Debt to Total Asset Ratio dengan harga saham industri  Telekomunikasi   pada BEI periode 2008-2012 adalah sangat kuat, yaitu sebesar 0,625. Nilai koefisien korelasi mendekati angka 1. Variabel yang dominan dalam mempengaruhi harga saham industri Telekomunikasi yang tercatat di BEI adalah Variabel Current Ratio