Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PRODUCTIVE MAINTENANCE DI PT. SANKYU INDONESIA INTERNATIONAL Winarno, Heru; Yuda Negara, Sampurna
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.417 KB) | DOI: 10.30656/intech.v1i1.153

Abstract

24ANALISIS PRODUCTIVE MAINTENANCE DI PT. SANKYU INDONESIA INTERNATIONALHeru Winarno1, Sampurna Yuda Negara2Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Serang Raya1.2heruwinarno42@yahoo.co.idABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab masalah atau kekurangan dari hasil availability pada alat fork lift 2,5 ton dan 7 ton di PT. Sankyu Indonesia International dengan menggunakan metode Total Productive Maintenance (TPM). Jumlah fork lift dua buah yaitu fork lift 2,5 ton di departement maintenance dan fork lift 7 ton di operasional. Data dikumpulkan dari data repair fork lift dari bulan januari sampai juni, kemudian data diolah menggunakan performance maintenance dan dianalisis dengan diagram fishbone dan langkah perbaikan dengan penerapan TPM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peneliti membahas mengenai penyebab dan akibat yang ditimbulkan oleh breakdown alat/mesin Fork Lift 2,5 ton dan fork lift 7 ton. Untuk mendapatkan mesin yang dapat terjaga keterandalannya dibutuhkan suatu konsep yang baik. Total Productive Maintenance (TPM) merupakan sebuah konsep yang baik untuk merealisasikan hal tersebut. Konsep ini, selain melibatkan semua personil dalam perusahaan, juga bertujuan untuk merawat semua fasilitas pelayanan yang dimiliki perusahaan.Data yang digunakan merupakan data breakdown, operation time, loading time dan frekuensi breakdown selama enam bulan dari Januari-Juni 2014. dengan memperhitungkan nilai Mean Time Beetwen Failure (MTBF) yang dihasilkan fork lift 2 ton adalah 92,44 dan fork lift 7 ton adalah 508, Mean Time To Repair (MTTR) fork lift 2 ton adalah 21,33 dan fork lift 7 ton adalah 8, serta Availability fork lift 2 ton adalah 69,33% dan fork lift 7 ton adalah 84,67 %, dengan menggunakan data record fork lift 2,5 ton pada depatement maintenance selama 6 bulan dari bulan januari – juni 2014.