Permana Sutisna, Setya
UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Retrofit Motor Stepper Mesin CNC 3 Axis UIKA Prototype 3 Pramono, M.T., Gatot Eka; Supriatma, Etim; Permana Sutisna, Setya
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.667 KB)

Abstract

Retrofit motor stepper mesin CNC 3 axis prototype 3 bertujuan untuk optimalisasikan mesin CNC yang ada di UIKA yang awalnya hanya dipakai untuk benda kerja dari kayu, karena pada eretan sumbu x, y dan z apabiladipakai benda kerja dari aluminium tidak mampu untuk memotong benda kerja tersebut. Sehingga saya ingin mengoptimalisasikan mesin CNC dengan cara mengganti motor stepper pada sumbu x, y, dan z, ke torsi yang lebihbesar, data motor stepper lama yaitu holding torque motor 1,1 Nm, torsi 3 Nm dan tekanan geser pada eretan, sedangkan untuk shear strength bahan alumunium untuk benda kerja type AA7075 adalah 150 MPa, sedangkan untuk tingkat kekerasan kayu adalah >65 MPa, jadi dapat disimpulkan dengan motoryang lama hanya bisa digunakan untuk benda kerja dari bahan kayu, dan diganti dengan motor stepper yang baru dengan yaitu holding torque 2,3 Nm, torsi motor 6,09 Nm dan tekanan geser pada eretan shear strength bahan alumunium type AA7075 adalah 150 MPa, dapat disimpulkan motor stepper baru bisa memotong bahan aluminium terbukti bahwa hasil perhitungan tekanan geser motor padaeretan yaitu 229,8 N/mm2 > shear strength bahan aluminium (150 MPa).
ANALISA GETARAN BEARING BERBASIS VARIASI PUTARAN PADA ALAT UJI PUTARAN KRITIS sutoyo, edi; Permana Sutisna, Setya
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.583 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui nilai getaran dan defleksi poros stainlees steel pada alat uji putaran kritis. Seberapa besar suatu poros yang berputar dengan kecepatan tertentu menglami lenturan (defleksi). Poros diberi putaran maka akan terjadi fenomena whirling (pusaran), suatu poros berputar dan gaya sentrifugal bekerja, putaran itu secara radial searah jarum jam. Poros diberi beban sehingga kecepatan kritis terjadi yang disebabkan oleh lenturan pada poros. Hal ini menyebabkan poros membengkok pada waktu berputar yang dibatasi oleh dua buah garis pusat bantalan. Pengujian dengan menggunakan alat uji mesin putaran kritis pada suatu batang stainless steel dengan ukuran diameter D = 12 mm dengan panjang L = 1000 mm. Pengujian pertama menggunakan massa beban sebesar 0.135 kg dengan massa beban tetap dan panjang poros tetap. Pengujian kedua menggunakan massa beban berubah sebasar 0.26 kg dengan panjang poros tetap. Pengujian ketiga mengunakan massa beban berubah 0.39 kg dengan panjang poros tetap. Berdasarkan ketiga pengujian tersebut diperoleh nilai getaran tertinggi dan nilai defleksi tertinggi pada bahan poros stainlees steel terjadi dengan pembebanan 0.39 kg pada putaran 1200 rpm.
Rancang Bangun Kolekor Surya Tipe Parabolic Trough untuk Menguapkan Air Laut berbahan Stainless dan Tembaga dengan Luas Tangkapan Cahaya 1 M2 ., Kusaeri; Supriyadi, Tachli; Permana Sutisna, Setya
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.554 KB)

Abstract

Kolektor surya merupakan sebuah alat yang dirancang untuk mengumpulkan panas dengan menyerap sinar matahari. Penelitian dilakukan pada kolektor surya tipe parabolic trough yang diintregasikan dengan alat desalinasi. Perancangan dilakukan dengan mengubah bahan reflektor dan absorber dan juga mengubah tipe reflector. Bahan yang digunakan dalam perancangan adalah belahan pipa stainless berukuran 4”sebagai reflector dan belahan pipa tembaga berukuran 5/8” sebagai absorber. Cover terbuat dari plat esser dengan luas 1m2 dan penutup atas terbuatdari kaca transparan setebal 5 mm. Reflector ditempatkan berjajar mengikuti luas cover sehingga terdapat 10 buah reflector, begitu juga absorber yang berada diatasnya sebanyak 10 buah dengan jarak 18.88 mm dari dasar reflector..Pengujian dilakukan dengan mengalirkan air pada belahan pipa tembaga dengan kemiringan ±10o yang kemudian akan dipanaskan oleh radiasi matahari yang masuk menembus kaca penutup. Kolektor surya dengan tipe ini menghasilkan laju penguapan 71 ml/jam, dengan energi berguna kolektor sebesar 4.353 W, dan Efisiensi solarkolektor adalah 10.27 %.