Articles

Found 8 Documents
Search

UPAYA MENGATASI KEJENUHAN BELAJAR (Tinjauan Pendidikan Islam Pada SDN 10 Banawa Kabupaten Donggala)

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.675 KB)

Abstract

Beberapa masalahnya diantaranya bagaimana upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta, dan Implikasi upaya mengatasi kejenuhan belajar.Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kejenuhan belajar dan upaya mengatasinya pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa Kabupaten Donggala.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu keseluruhan data yang sudah dikumpulkan diolah dengan menyeleksi data dengan maksud mendapatkan data yang bermutu, selanjutnya teknik pengumpulan data yang dilakukan di lapangan, yaitu melalui observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini adalah para peserta didik dan para pendidik. Kesimpulannya adalah (1) Upaya mengatasi kejenuhan belajar pada peserta didik di SD Negeri 10 Banawa adalah dengan melakukan berbagai upaya, diantaranya menerapkan metode pembelajaranyang bervariasi yaitu metode picture dan Tanya jawab, melakukan pendekatan terhadap peserta didik yaitu pendekatan emosional dan pendekatan keagamaan, dan melakukan evaluasi setiap akhir kegiatan pembelajaran yang dilakukan sebagai umpan balik terhadap proses kegiatan belajar mengajar, yang selanjutnya akan dijadikan sebagai titik tolak untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya. (2) Implikasi upaya dalam mengatasi kejenuhan yaitu adanya semangat yang ditunjukan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran, hal itu di sebabkan oleh meteode yang digunakan pendidik dalam mengajar. Metode yang di gunakan pendidik bervariasi tidak hanya menggunakan metode ceramah tetapi juga menggunakan metode picture dan Tanya jawab. Khususnya pelajaran agama yang mana pendidik dalam memberi tugas selalu memberikan perlombaan siapa yang cepat dan tepat akan diberi hadiah.

STUDI TENTANG HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA LULUSAN MADRASAH IBTIDAIYAH DAN SEKOLAH DASAR DI SMPN 1 BUNGKU

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.576 KB)

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam Skripsi ini adalah studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku, yang diformulasikan kedalam dua sub, yaitu Bagaimana deskripsi studi tentang hasil belajar serta bagaimana dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi studi tentang hasil belajar serta untuk mengetahui dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: 1. Adapun deskripsi studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku adalah Nilai pelajaran agama siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah lebih tinggi dibanding lulusan Sekolah Dasar, Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah lebih cepat menghafal pelajaran agama dibanding siswa lulusan Sekolah Dasar Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah rajin menghafal do’a-do’a, sedangkan Sekolah Dasar malas menghafal do’a-do’a, dan Siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah sudah bisa kultum di Sekolah, sedangkan lulusan Sekolah Dasar belum bisa kultum, 2. Adapun dampak studi tentang hasil belajar pendidikan agama islam siswa lulusan Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar di SMPN 1 Bungku adalah dapat mengetahui kemampuan belajar siswa, dapat mengetahui dan mengukur kemampuan belajar siswa, dapat mengetahui kemampuan mengajar guru dan dapat mengetahui hasil belajar siswa.

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL GEOMETRI MELALUI MEDIA BENDA ALAM PADA KELOMPOK B2 DI PAUD NOSARARA KEL. TALISE VALANGGUNI KEC.MANTIKULORE DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.174 KB)

Abstract

Penelitian  ini bertujuan  untuk  meningkatkan kemampuan  mengenal geometri melalui media benda alam pada anak Kelompok B2 PAUD Nosarara Palu. Metode Penelitian mencakup jenis penilitian, kehadiran peneliti, proses penelitian, lokasi penelitian, desain penelitian, tekhnik pengumpulan data, instrumen pengumpulan data, tekhnik analisis data, dan pengecekan keabsahan data. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif. Subjek penelitian ini adalah  15 anak Kelompok B Nosarara Palu, yang terdiri dari 8 laki-laki dan 7 perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan anak dalam mengenal Geometri dengan mempergunakan media benda alam yang   dianggap menarik dan bentuknya bervariasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi kemampuan berhitung dan menulis angka diudara, tes lisan kemampuan mengenal Geometri dan tes tertulis kemampuan menebalkan angka dan menulis Geometri.Teknik analisis data yang digunakanya itu teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Adapun indikator keberhasilan PTK dari keseluruhan jumlah nilai anak memperoleh nilai rata-rata ≥7,0 (skala 0-10) sehingga dapat dikatakan baik. Hasil penelitian menujukkan bahwa kemampuan mengenal Geometri dalam tinjaun pendidikan Islam pada hakikatnya Allah swt telah menyebutkan Geometri dalam al-Qur’an namun sifatnya masih bersifat umum jika dipahami ayat tersebut secara komprenhensif. Di samping itu, pada Pratindakan kemampuan anak mengenal Geometri adalah 5,94 termasuk dalam kriteria kurang. Pada tindakan I nilai rata-ratanya meningkat menjadi 6,42 termasuk dalam kriteria cukup. Pada tindakan II rata-rata nilai anak meningkat menjadi 7,02 termasuk dalam kriteria baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bermain sambil belajar dengan menggunakan media benda-benda alam lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal Geometri  sebagai lambang banyaknya  benda  pada  anak PAUD.

PERAN METODE BUZZ GROUP DALAM MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI MTS MUHAMMADIYAH NUNU PALU

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.953 KB)

Abstract

Skripsi ini mengkaji tentang Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar pesera didik. Permasalahan yang dapat diidentifikasikan dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan Metode Buzz Group di MTS Muhammadiyah Nunu Palu, (2) Bagaimana implikasi pelaksanaan metode Buzz Group dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di MTS Muhammadiyah Nunu Palu. Penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian kualitatif yang digunakan sebagai pendekatan penelitian. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata, tindakan dan dokumen, sedangkan sumber datanya yaitu informan, sumber data tertulis dalam dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis melalui pengolahan data dan analisa data. Pengecekan data dilakukan dengan peneliti membaca berbagai macam referensi buku maupun hasil penelitian atau dokumentasi-dokumentasi yang terkait dengan temuan yang diteliti. Hasil penelitian peran metode Buzz Group memiliki peran penting dalam membangkitkan motivasi belajar peserta didik. Metode Buzz Group yaitu metode diskusi kelompok kecil yang terdapat didalamnya 4-6 orang dalam setiap kelompok, yang mana setiap kelompok mendiskusikan pemrmasalahan yang diberikan oleh guru mata pelajarannya. Hasil dari penelitian yang dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwasannya metode diskusi ini merupakan salah satu metode yang digunakan pada pembelajaran sejarah kebudayaan Islam yang dapat membangkitkan motivasi belajar peserta didik di MTS Muhammadiyah Nunu Palu.

KERJASAMA BERSAMA MENUJU RUMAH KEBERADAAN KEAHLIAN DI DESA OTI DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.93 KB)

Abstract

Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kerjasama timbal balik terhadap keberadaan rumah ibadah di Desa Oti dalam kajian pendidikan Islam. Desa Oti dipilih sebagai subjek penelitian karena mudah dijangkau. Masalah penelitian ini dirumuskan ke dalam dua sub-masalah yaitu: (1) Bagaimana gambaran kerjasama mutul masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah? (2) Bagaimana implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam? Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui gambaran kerjasama mutul masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah. (2) Untuk mengetahui implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pendidikan Islam, karena kedua sub-masalah penelitian ini membahas tentang tinjauan pendidikan Islam. Pendekatan pendidikan Islam sangat relevan dengan gotong royong terhadap keberadaan rumah ibadah. Selain itu, peneliti juga menggunakan pendekatan yuridis, peneliti membahas subjek penelitian dengan tinjauan Islam sebagai titik awal dalam konteks implikasi kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kerja sama masyarakat adalah untuk kepentingan umum, wajib, kerja sama berfokus pada pembangunan rumah ibadah dan pembersihan masjid. Kerjasama ini dilakukan oleh pemerintah desa, pemuka agama dan masyarakat (2) implikasi dari gotong royong masyarakat terhadap keberadaan rumah ibadah dari tinjauan pendidikan Islam adalah pendirian rumah ibadah dari swadaya masyarakat, orang memiliki rasa tanggung jawab, rumah ibadah di lima dusun berdiri teguh dan mereka bersih. Kerja sama antara pemerintah desa, pemimpin agama dan masyarakat didirikan dan persatuan dan kekerabatan masyarakat dibangun.

DAMPAK PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK MUHAMMADIYAH 1 PALU

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.569 KB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam dengan sub masalah Bagaimana dampak  dan implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu dan untuk mengetahui Implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis Multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.  Metode penelitian ini adalah metode kualitatif . Hasil penelitian ini menunjukkan dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Muhammadiyah 1 Palu sangat baik terhadap hasil nilai akademik pembelajaran peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada ulangan harian pertama dan kedua mengalami peningkatan dan juga peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan perhatian mereka terhadap pelajaran juga lebih baik Pemanfaatan melalui Multimedia dalam proses pembelajaran menjadi multiarah, yakni adanya keterlibatan antara peserta didik dengan guru. Multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dijadikan sumber belajar siswa untuk meningkatkan pemahaman, adanya perhatian dalam pembelajaran dan, tidak lekas jenuh dan bosan. Sarana yang mendukung proses pembelajaran pendidikan agama islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu yaitu Laptop, komputer, infokus. Dari pembelajaran  melalui media ini dalam penyajian pembelajaran dan diskusi berjalan dengan baik. Pendidik bisa membuat pembelajaran penuh komunikatif, waktu berjalan dengan baik, sistematika pembelajaran pun terukur rapih dan pendidik menyampaikan dengan penuh percaya diri. Semakin banyak media yang digunakan maka pembelajaran akan semakin bagus hasilnya.Skripsi ini membahas tentang dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam dengan sub masalah Bagaimana dampak  dan implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu dan untuk mengetahui Implikasi pemanfaatan sumber belajar berbasis Multimedia dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu.  Metode penelitian ini adalah metode kualitatif . Hasil penelitian ini menunjukkan dampak pemanfaatan sumber belajar berbasis multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Muhammadiyah 1 Palu sangat baik terhadap hasil nilai akademik pembelajaran peserta didik. Hasil belajar peserta didik pada ulangan harian pertama dan kedua mengalami peningkatan dan juga peserta didik lebih termotivasi untuk belajar dan perhatian mereka terhadap pelajaran juga lebih baik Pemanfaatan melalui Multimedia dalam proses pembelajaran menjadi multiarah, yakni adanya keterlibatan antara peserta didik dengan guru. Multimedia dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dijadikan sumber belajar siswa untuk meningkatkan pemahaman, adanya perhatian dalam pembelajaran dan, tidak lekas jenuh dan bosan. Sarana yang mendukung proses pembelajaran pendidikan agama islam di SMK Muhammadiyah 1 Palu yaitu Laptop, komputer, infokus. Dari pembelajaran  melalui media ini dalam penyajian pembelajaran dan diskusi berjalan dengan baik. Pendidik bisa membuat pembelajaran penuh komunikatif, waktu berjalan dengan baik, sistematika pembelajaran pun terukur rapih dan pendidik menyampaikan dengan penuh percaya diri. Semakin banyak media yang digunakan maka pembelajaran akan semakin bagus hasilnya.

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA PERMISIF TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL REMAJA DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.713 KB)

Abstract

Pendidikan anak di peroleh terutama melalui interaksi antara orang tua-anak. Dalam pola asuh orang tua akan menunjukan sikap dan perlakuan tertentu sebagai perwujudan pendidikan terhadap anaknya. Perkembangan  sosial emosional yang beragam, diantaranya ada anak yang bisa membina hubungan dengan teman sebaya serta orang yang baru dikenal, ada yang suka menyendiri serta pendiam.Pendidikan Islam merupakan suatu proses pembentukan individu berdasarkan ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Muhammad SAW. Pendekatan penelitian ini bersifat kuantitatif Independen variabel pada penelitian ini adalah Pola asuh orang tua permisif (X), sedangkan variabel pada penelitian ini adalah Perkembangan sosial emosional (Y). Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, angket dan dokumentasi. dengan subjek penelitian berjumlah 35 orang.Metode analisa data pada penelitian ini adalah pertama, analisis statistik yang berfungsi untuk mengetahui distribusi frekuensi hasil temuan data dilapangan. Berdasarkan nilai signifikan dari tabel Coefficients diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, kemudian berdasarkan nilai t diketahui nilai thitung  sebesar  sedangkan nilai ttabel pada taraf kesalahan 5 % = 1,011, dengan demikian maka pernyataan dapat ditulis bahwa, thitung >ttabel (9.388<1,011), tingkat pengaruh pola asuh orang tua permisif terhadap perkembangan sosial emosional remaja di Desa Ngatabaru. sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel pola asuh orang tua permisif (X) berpengaruh terhadap variabel perkembangan sosial emosional (Y),  hasilnya signifikan hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh positif antara pola asuh orang tua permisif terhadap perkembangan sosial emosional remaja di Desa Ngatabaru.   dan korelasi tersebut menunjukkan semakin tinggi pola asuh orang tua permisif, maka akan semakin rendah perkembangan sosial emosionalnya.

KONTRADIKSI PANDANGAN TENTANG TRADISI MENYAMBUT BULAN RAMADHAN DI DESA NAMBO KECAMATAN BUNGKU TIMUR DALAM TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM

Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.615 KB)

Abstract

Pokok masalah yang diangkat dalam Skripsi ini diformulasi kedalam dua sub masalah yakni: (1) Bagaimana kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur. (2) Bagaimana implikasi kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur dalam tinjauan pendidikan Islam. Tujuan penelitian skripsi ini adalah: (1) untuk mengetahui kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur. (2) untuk mengetahui implikasi kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur dalam tinjauan pendidikan Islam. Dalam skripsi ini menggunakan deskriptif Kualitatif.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif Kualitatif, Yang terdiri dari: JenisPenelitian, PendekatanPenelitian, Jadwal Penelitian, LokasiPenelitian, KehadiranPeneliti, Sumber Data, TeknikPengumpulan Data, TeknikAnalisis Data, dan PengecekanKeabsahan Data.  Hasil penelitian penulis menunjukan bahwa: (1) Kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur adalah Masih memberlakukan pemberian Tradisi kepada arwah, apabila ada yang sakit juga dikaitkan dengan arwah, Menyiapkan sajian yang berlebihan ketika memasuki Ramadhan dianggap perbuatan sia-sia, Menyediakan makanan untuk arwah pada hari raya idul adha dan idul fitri untuk di do’akan dan dikirimkn buat si mayid adalah perbuatan yang tidak punya dasar hukum, Menyediakan Dupa untuk pengobatan pada penyakit tertentu, seperti keteguran, kemasukan dan penyakit semacamnya dianggap sebagai keyakinan yang masih menduakan Allah. (2) Implikasi kontradiksi pandangan tentang tradisi menyambut bulan Ramadhan di Desa Nambo Kecamatan Bungku Timur dalam tinjauan pendidikan Islam adalah Masyarakat selalu melaksanakannya, karena sudah menjadi kepercayaan. Padahal tradisiinibertentangan dengan ajaran Islam, Perbuatan tradisi baca-baca makanan ketika menyambut bulan Ramadhan, hal ini bertentangan Islam, Menyediakan makanan pada hari raya idul adha dan idul fitri untuk di do’akan dan dikirimkn buat si mayid, hal ini adalah perbuatan yang tidak mendasar, Tradisi siram kubur yang terus dilakukan. Hal ini bertentangan dengan Ajaran Agama Islam.