Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Universitas Halu Oleo

Published : 16 Documents
Articles

Found 16 Documents
Search

Cover, Daftar Isi, Kata Pengantar, Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Fish Protech, April 2018
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.743 KB)

Abstract

Cover, Daftar Isi, Kata Pengantar, Tim Editor JFP
ANALISIS PROKSIMAT DAN KANDUNGAN KALSIUM KERUPUK BERBAHAN DASAR LIMBAH CANGKANG KERANG POKEA (Batissa violacea celebensis Marten 1897) Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Tamtama, Ary
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Fish Protech, April 2018
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.028 KB)

Abstract

Kerupuk merupakan makanan kudapan yang bersifat kering, ringan, banyak disukai masyarakat dan mengandung pati yang cukup tinggi. Pemanfaatan cangkang kerang pokea sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kerupuk bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi  kerupuk khususnya kandungan kalsium yang dibutuhkan bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dan pada penderita defisiensi kalsium. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap pertama pengukuran potensi kerang pokea dan menganilisis karakteristik fisiko-kimia tepung kalsium cangkang kerang pokea yang dihasilkan. Tahap kedua yaitu proses pembuatan kerupuk dengan penambahan tepung cangkang kerang pokea, uji proksimat, uji kekerasan, uji derajat putih, uji kandungan kalsium, volume pengembangan dan uji sensori meliputi penampakan, warna, aroma, kerenyahan dan rasa dari kerupuk yang dihasilkan serta menganalisis karakteristik fisiko-kimia kerupuk. Faktor perlakuan yang digunakan adalah penambahan tepung cangkang kerang pokea pada kerupuk dengan taraf 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan terbaik dengan penambahan tepung cangkang pokea pada konsentrasi 15%, diperoleh nilai proksimat kadar air, protein, lemak, abu dan karbohidrat berturut-turut 11,80; 0,76; 0,93; 17,86 dan 68,64%, serta pengujian kalsium kerupuk dengan nilai 520 mg/100g. Kata Kunci : Kerupuk, Kalsium, Cangkang, Pokea
ANALISIS ORGANOLEPTIK DAN KANDUNGAN KIMIA PERMEN JELLY ANGGUR LAUT (Caulerpa racemosa) Idham, Nita Pratiwi; Isamu, Kobajashi Togo; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Fish Protech
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.618 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan dalam penambahan anggur laut (Caulerpa racemosa) terhadap analisis organoleptik dan kandungan kimia permen jelly. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) terdiri dari empat perlakuan PJ1 (5g anggur laut), PJ2 (10g anggur laut), PJ3 (15g anggur laut) dan PJ4 (20g anggur laut). Berdasarkan uji organoleptik, metode indeks efektivitas terbaik adalah dasar untuk menguji kandungan kimia permen jelly. Kandungan kimia diuji menggunakan metode AOAC. Hasil analisis organoleptik permen jelly pada penelitian organoleptik kenampakan menunjukkan nilai rerata tertinggi pada perlakuan PJ2 dengan nilai 4,1, uji organoleptik aroma menunjukkan nilai rerata tertinggi pada perlakuan PJ1 dengan nilai 4,05, uji organoleptik rasa menunjukkan nilai rata-rata tertinggi pada  perlakuan  PJ2 dengan nilai 4,01, organoleptik tekstur menunjukkan nilai rata-rata tertinggi pada perlakuan PJ1 dan PJ2 dengan nilai 3,8. Hasil kandungan kimia permen jelly pada perlakuan PJ4 memiliki nilai lebih tinggi dengan kadar air 50,21%, kadar lemak 1,50%, kadar abu 0,75%. Penelitian ini menunjukkan bahwa setiap perlakuan telah mempengaruhi kandungan kimia permen jelly Kata kunci : Caulerpa racemosa, kandungan kimia, organoleptik, permen jelly
Cover, Daftar Isi, Kata Pengantar Vol 1 No 2 Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Fish Protech
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.57 KB)

Abstract

Cover, Daftar Isi, Kata Pengantar Vol 1 No 2
ANALISIS SENSORI ABON IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis) DARI PROSES PENGAWETAN YANG BERBEDA Isamu, Kobajashi Togo; Ibrahim, Mohamad Nuh; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Sahara, Rita
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Fish Protech
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.002 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengawetan yang berbeda terhadap parameter yang diamati pada uji sensori dan untuk mengetahui uji mutu kimia abon ikan cakalang (Katsuwanus pelamis) pada proses pengawetan yang berbeda. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan pengulangan sebanyak tiga kali. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu pemindangan, pengasapan, dan pengeringan. Parameter yang diamati yaitu uji sensori (rupa, bau, rasa, dan tekstur). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan analisis sidik ragam, perlakuan dengan proses pengawetan yang berbeda yaitu pemindangan, pengasapan, dan pengeringan tidak menunjukan pengaruh yang nyata terhadap kualitas sensori abon ikan cakalang (Katsuwanus pelamis), namun memiliki rerata yang beragam pada masing-masing perlakuan. Perlakuan yang menunjukan kualitas abon ikan terbaik yaitu perlakuan dengan pemindangan dengan nilai rupa 4, bau 5,33, rasa 5,33, tekstur 4,55.Kata Kunci : abon, ikan cakalang, pemindangan, pengasapan, pengeringan
KAJIAN KUALITAS SENSORI DAN PROKSIMAT KERUPUK DENGAN PROPORSI DAGING KALANDUE (Polymesoda erosa) DAN TEPUNG TAPIOKA YANG BERBEDA Thamrin, Meliyanti; Ibrahim, Mohamad Nuh; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Fish Protech
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.992 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui proposi dari daging kalandue dan tepung tapioka terhadap kualitas sensori (kenampakan (warna), bau, rasa, kerenyahan, tekstur), komposisi proksimat, dan daya kembang dari kerupuk kalandue. Penelitian ini menggunakan 3 perlakuan berdasarkan proporsi daging kalandue dan tepung tapioka proportion (A = daging kalandue : tepung tapioka ( 10 %: 90 % (b/b)),  (B = daging kalandue : tepung tapioka (20 %: 80 % (b/b))  and  ( C = daging kalandue : tepung tapioka  (30 % : 70 % (b/b))  dan 4 ulangan dimana mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Data yang terkumpul secara statistik dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) pada taraf nyata 5% lalu lebih lanjut dianalisis menggunakan DMRT (Duncan Multiplate Test Range) jika nampak perbedaan nyata. Hasil menunjukkan bahwa perbedaan proporsi dari daging kalandue dan tepung tapioka dikuti dengan perbedaan kualitas sensori terutama warna, tekstur dan kerenyahan. Hasil terbaik untuk nilai sensori terlihat oleh perlakuan A yang mana memiliki nilai kenampakan 6,68, tekstur 6,80 dan kerenyahan 3,82 berturut-turut, sedangkan atribut sensori yang lain tidak menunjukkan perbedaan nyata. Komposisi proksimat perlakuan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan C yaitu kadar (air, protein, abu, lemak, dan BETN (Bahan Ektrak Tanpa Nitrogen)), dimana air 4,39%, protein 11,81%, abu 5,97%, lemak 24,42% dan BETN 68,23%. Perlakuan A menunjukkan perlakuan tebaik untuk volume pengembangan dengan persentase 298,29%.Kata kunci: daging kalandue (Polymesoda erosa), sensori, proksimat, volume  pengembangan.
KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGI KOSMETIK BERBAHAN DASARRUMPUT LAUT Eucheuma cottonii ASAL SULAWESI TENGGARA Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno; Inthe, Mita Gebriella; Sadimantara, Muhammad Syukri; Rhenislawaty, Rhenislawaty; Sakir, Sakir
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan 2017: PROSIDING SEMINAR NASIONAL FKPT-TPI 2017
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.562 KB)

Abstract

Trend pengembangan saat ini, masyarakat lebih memilih kosmetik berbahandasar alami yang dampaknya aman buat kesehatan. Rumput laut Eucheuma cottoniimerupakan salah satu bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakupembuatan kosmetik dikarenakan mengandung antioksidan tinggi. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui kandungan mikroba kosmetik berbahan dasar rumput lautyang diproduksi. Produksi kosmetik berbahan dasar rumput laut terdiri dari empatproduk, yaitu; sabun padat rumput laut, sabun cair rumput laut, skin lotion rumput lautdan krim wajah rumput laut. Pengujian mikrobiologi kosmetik berbahan dasar rumputlaut terdiri dari pengujian Angka Lempeng Total (ALT), Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Pengujian ALT (30℃, 72 jam)memperlihatkan produk kosmetik berbahan dasar rumput laut seperti sabun padat, sabun cair dan krim wajah menghasilkan nilai <10 colony/g, sedangkan skin lotion 1,8 x 10colony/g. Uji deteksi kandungan Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus dan Candida albicans terhadap keempat sampel kosmetik rumput laut memperlihatkan hasilnegatif. Dari hasil pengujian mikrobiologi diperoleh nilai yang masih sesuai standar BPOM kecuali pada uji ALT produk skin lotion rumput laut yang memiliki nilai diatasstandar. Produk kosmetik rumput laut yang diproduksi terdiri dari sabun padat, sabuncair dan krim wajah aman untuk digunakan karena memenuhi semua standar ujimikrobiologi.Kata kunci:  Eucheuma cottonii, Kosmetik, Mikroba, Pseudomonas aeruginosa,  Staphylococcus aureus
STUDI KUALITAS FISIKA-KIMIA DAN SENSORIK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DENGAN PERLAKUAN SOAKING TIME SEBELUM PEMBEKUAN Rahmat, Asriadi; Patadjai, Andi Besse; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Fish Protech Vol 2, No. 1, April 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.789 KB)

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman terhadap kualitas fisik, kimia dan sensorik udang Litopenaeus vannamei. Sampel dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan supplier udang yang berbeda, kemudian dilakukan empat perlakuan waktu perendaman, sehingga penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK).Peningkatan berat badan, kadar air, TVB dan, nilai TMA, serta kualitas sensorik diukur selama proses perendaman. Kandungan proksimat diukur sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa level TVB dan TMA cenderung meningkat sepanjang waktu perendaman yaitu 5,56; 7.10; 9,60; dan 14,96 (mgN/100) untuk TVB sementara 2,8; 3.1; 3.7; dan 6,8 mgN / 100 untuk TMA. Persentase bobot tubuh cenderung meningkat terutama selama dua jam pertama, yaitu 9,7; 3.3; 0,7% untuk setelah 2, 4, dan 6 jam. Kadar air berturut-turut 79,09% (T0); 85,29% (T1); 74,64% (T2) dan 81,31% (T3). Kadar abu 25,96% (T0) dan 21,87% (T3), protein 58,87% (T0) dan 54,23% (T3), lemak 17,13% (T0) dan 21,90% (T3). Kata kunci: Bobot tubuh, Litopenaeus vannamei, ,TVB, TMA, waktu perendaman AbstractThis aim of this research was to determine the effect of soaking time on physical,  chemical and sensory quality of Litopenaeus vannamei. The samples collected were devided into three groups based on different farmer  as block then were treated by four defferent soaking time treatment, therefore the experiment was arrange under Randomized Block Design. Body weight increation, water content, TVB and, TMA value, also sensory quality were monitored during time soaking processing. Proksimate content was measured as supporting data. The result showed that both TVB and TMA level tend to increased along the extend of the time soaking which were 5.56; 7.10; 9.60; and 14.96 (mgN/100) for TVB while 2.8; 3.1; 3.7; and 6.8 mgN/100 for TMA. The body weight percentatively tend to increased especially during the firs two hours, which were 9.7; 3.3; 0.7% for after 2, 4, and 6 hour. Moisture content consecutively were 79.09% (T0); 85.29% (T1); 74.64% (T2) and 81.31% (T3).  Ash content were 25.96% (T0) and 21.87% (T3), protein were 58.87% (T0) and 54.23% (T3), Fat were 17.13% (T0) and 21.90% (T3). Key words: Body weight, Litopenaeus vannamei, TVB, TMA, soaking time
PENGARUH METODE PENGERINGAN YANG BERBEDA TERHADAP KOMPOSISI KIMIA, VITAMIN C DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ANGGUR LAUT Caulerpa racemosa Indayani, Mimin Kaidah; Asnani, Asnani; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Fish Protech Vol 2, No. 1, April 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.503 KB)

Abstract

AbstrakCaulerpa racemosa merupakan salah satu potensi keanekaragaman hayati perairan Indonesia  yang memiliki senyawa fungsional diantaranya antioksidan dan vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap komposisi kimia, kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan serta vitamin                        C. racemosa yang dikeringkan dengan metode pengeringan sinar matahari serta pengeringan pada suhu 40 °C dan suhu 50 °C. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa nilai kadar air terendah terdapat pada perlakuan C1 yaitu 15,85%, kadar lemak terendah yaitu 0,39% pada perlakuan C3, kadar abu yang terendah ada pada perlakuan C1 yaitu 38,27%, dan karbohidrat tertinggi terdapat pada perlakuan C1 yaitu sebesar 19,66%. Pengujian fitokimia menunjukan adanya kandungan alkaloid, flavonoid, steroid dan saponin dan tidak terdapat senyawa hidroquinon, sementara pada pengujian aktivitas antioksidan dan vitamin C tertinggi terdapat pada C2 masing-masing  652,41 ppm dan 13,1 mg/g. Kata kunci: Caulerpa racemosa, pengeringan, fitokimia, vitamin C, antioksidan  AbstractCaulerpa racemosa is one of the potential biodiversity of Indonesian waters that has functional compounds including antioxidants and vitamin C. The aim of this study was to determine the effect of the drying method on chemical composition, phytochemical content and antioxidant activity and vitamin C. racemosa which was dried by sun drying method and drying at 40 °C and 50 °C. The results obtained showed that the lowest water content was found in C1 treatment,15,85%, the lowest fat content 0,39% in C3 treatment, the lowest ash content in C1 treatment was 38,27%, and the highest carbohydrate was in C1 treatment is 19,66%. Phytochemical testing showed the presence of alkaloids, flavonoids, steroids and saponins and there is no hydroquinone compound, while the highest antioxidant and vitamin C activity was found in C2, 652,41 ppm and 13,1mg / g, respectively. Key words: C. racemosa, drying, phytochemicals, vitamin C, antioxidants
PEMANFAATAN HASIL SAMPING PENGOLAHAN IKAN PEPEREK (Leiognathus equulus) MENJADI TEPUNG IKAN Lunda, Noviyanti; Ibrahim, Moh Nuh; Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno
Jurnal Fish Protech Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Fish Protech Vol 2, No. 1, April 2019
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.735 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan tulang, kepala dan jeroan terhadap uji organoleptik, uji proksimat dan uji mineral tepung ikan peperek. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan yaitu perlakuan A (tulang), perlakuan B (Kepala) dan perlakuan C (Jeroan) dan ulangan sebanyak empat kali. Kandungan kimia protein diuji dengan metode Spektofotometri, kadar karbohidrat diuji dengan metode karbohidrat total dan uji mineral kalsium diuji dengan metode peniteran subtitusi. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf 95%, apabila terdapat beda nyata (P>0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf nyata 95%. Hasil tertinggi untuk penilaian organoleptik meliputi kenampakan, bau dan tekstur terdapat pada perlakuan A, dimana memiliki nilai kenampakan 8,04, nilai bau 8,02 dan nilai tekstur 8,04. Hasil tertinggi pada uji proksimat meliputi kadar protein yaitu 31,51% dan kadar karbohidrat yaitu 0,032% dan nilai tertinggi untuk uji mineral meliputi kadar kalsium terdapat pada perlakuan A yaitu 0,54%. Kata Kunci: Tepung ikan, kepala, tulang, jeroan, ikan peperek AbstractThis study aims to determine the effect of differences raw material (head, bone and viscera) onorganoleptic test, proximate analysis and calcium of peperek fish meal. This study use dacompletely randomized design (CRD) consisting of three treatments, A (bone), B (head) and C (Viscera) and four time replication. Observational data were analyzed using ANOVA (Analysis of Varience) at the level of 95% (P>0,05), and continued with DMRT test (Duncan Multiple Range Test). There sult of this study for organoleptic test such as appearance, odor and texture were 8,04, 8,02, 8,04 respectively. Proximate analysis such as protein and  carbohidrat were  31,51 %  and 0,032 %  respctively. The  highest value  of calcium content is 0,54%.Key woard:, fiSh meal, bone, head, viscera, pererek fish