Basuki, Agus Tri
Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

SURVEI INDEKS KEPUASAN KONSUMEN ATAS PELAYANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Basuki, Agus Tri
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 12 Nomor 1, April 2011
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.12.1.1295

Abstract

Abstract: This research aims to observe servicing government agencies in terms of this servicefrom Temanggung regency hospital to the patient. Service performance of governmentagencies measured using Public Satisfaction Index (IKM), based on the decision of the Ministerof State Apparatus, Number 25/Kep/m. Pan/2/2004, of the General guidelines in the preparation of community satisfaction index of the service unit of government agencies. Theresults of this research show that Public Satisfaction Index for the entire public service,installation emergency, inpatient and outpatient meets the criteria of 62,51 up to 81,25, so weconclude that public service in the Temanggung regency hospital is already good. Someimprovements to the service needed, is for the convenience of the services of the hospital (theinstallation of emergency room, polyclinics, outpatient and inpatient) is the lowest rank, followed by elements of the Justice and Accountability of officer. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengamati pelayanan instansi pemerintah dalam hal inipelayanan dari RSUD kabupaten Temanggung kepada pasien. Kinerja pelayanan instansipemerintah diukur dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berdasarkanKeputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor Kep/25/M.Pan/2/ 2004 tentangPedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan InstansiPemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Kepuasan Masyarakat untukseluruh layanan Poliklinik, Instalasi Gawat Darurat, Rawat Inap dan Rawat Jalan memenuhikriteria antara 62,51–81,25, sehingga dapat kita simpulkan bahwa pelayanan publik di RSUDkabupaten Temanggung adalah sudah baik. Beberapa perbaikan pelayanan yang diperlukan,yaitu: untuk kenyamanan pelayanan produk RSUD (IGD, Rawat Jalan, Poliklinik dan RawatInap) ada di ranking terendah, disusul unsur Keadilan dan Akuntabilitas petugas.
DETERMINAN KINERJA KEUANGAN BANK PERKREDITAN RAKYAT KONVENSIONAL Maryadi, Syamsul; Basuki, Agus Tri
Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan JESP Volume 15 Nomor 1, April 2014
Publisher : Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jesp.15.1.1254

Abstract

Abstract: The research aims to analyze the banking management rate (liquidity rate and credit distribution rate, asset quality rate, capital rate, and the operational efficiency rate) to the Return on Asset (ROA) of Bank Perkreditan Rakyat (BPR). The sample that is used in this research taken from BPRs which operate in Yogyakarta. The research uses the regression model of panel data with two-ways-fixed-effect. The result shows that liquidity rate and credit distribution rate (loan to deposit ratio) is not significant to ROA. Asset quality rate (Non-Performing Loan) and operational efficiency rate (BOPO) has significantly negative influence to ROA while capital rate (capital adequacy ratio) has positive and significant impact to ROA. Abstrak: Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tingkat rasio kesehatan bank (tingkat likuiditas dan penyaluran kredit, tingkat kualitas aset, tingkat kecukupan modal dan tingkat efisiensi operasional) terhadap kinerja keuangan (Return On Asset) Bank Perkreditan Rakyat Konvensional di Daerah Istimewa Yogyakarta periode Juni 2009-April 2013. Sampel dalam studi ini adalah seluruh Bank Perkreditan Rakyat Konvensional yang beroperasi di kabupaten dan kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi ini menggunakan model regresi data panel dengan model two-ways fixed-effect (efek tetap dua arah). Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat likuiditas dan penyaluran kredit (Loan to Deposit Ratio) berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan, tingkat kualitas aset (Non Performing Loan) dan tingkat efisiensi operasional (BOPO) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan sementara tingkat kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan.