Oktarina, Yosi
LPPM Universitas Jambi

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Terapi Tertawa Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Nurhusna, Nurhusna; Oktarina, Yosi; Sulistiawan, Andika
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ| Vol 2 No 1 (2018): Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v2i1.5654

Abstract

Latar Belakang Hipertensi merupakan salah satu masalah utama pada kesehatan yang saat ini banyak diderita oleh orang-orang lanjut usia. Hipertensi dapat menyebabkan komplikasi pada otak (stroke), jantung (Infark Miokard), dan juga gangguan koroner lainnya. Agar terhindar dari komplikasi fatal hipertensi, maka dapat dilakukan pengobatan hipertensi. Ada dua cara pengobatan hipertensi yaitu terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Terapi farmakologis membutuhkan waku yang lama serta memberi efek samping terhadap tubuh, Terapi Non Farmakologis menjadi alternatif terapi yang dikembangkan mampu mengatasi hipertensi lebih sederhana serta cost effective. Terapi Tertawa adalah suatu metode relaksasi yang diduga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi ini merupakan salah satu yang paling sederhana dan mudah dipelajari, dan dianggap mampu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat apakah ada pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi. Metoda Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pre experiment desain berupa two group pre- test and post- test dan dilaksanakan di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi selama lebih kurang 6 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Olak Kemang yang diambil secara purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji wilcoxson. Hasil Penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tekanan darah responden sebelum dan sesudah terapi tertawa pada kelompok intervensi p-Value =0,001 (P-Value <0,005) namun berbeda pada pada kelompok kontrol P-Value = 1,000 (P-Value <0,005). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh terapi tertawa terhadap penurunan tekanan darah P-Value =0,004 Uji Wilcoxon. Kesimpulan Penelitian ini menunjukkan terapi tertawa dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi terutama pada nilai Sistolik segera setelah dilakukan terapi tertawa. Terapi ini baik untuk diterapkan sebagai upaya perawatan penyakit hipertensi non farmakologi.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Senam Asma dan Teknik Pernapasan Buteyko Sebagai Upaya Mengurangi Kekambuhan dan Menurunkan Gejala Asma Pada Penderita Asma di Puskemas Olak Kemang dan Puskesmas Simpang IV Sipin Oktarina, Yosi; Nurhusna, Nurhusna; Nurlinawati, Nurlinawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ| Vol 2 No 2 (2018): Volume 2, No (Issue) 2, Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma termasuk  urutan keenam dalam sepuluh penyakit terbesar penyebab kesakitan dan kematian di Indonesia. Serangan asma mengakibatkan seseorang tidak dapat beraktivitas, melakukan kegiatan harian sehingga mengakibatkan produktivitas menurun serta menurunnya kualitas hidup. Asma dapat dikendalikan dengan pengelolaan yang dilakukan secara lengkap, tidak hanya dengan pemberian terapi farmakologis tetapi juga nonfarmakologis. Bentuk terapi non-farmakologis yang telah terbukti dapat menurunkan gejala asma dan mengurangi frekuensi kekambuhan adalah senam asma dan teknik pernapasan buteyko. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan Puskesmas Olak Kemang dan Puskemas Simpang IV Sipin. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan senam asma dan teknik pernapasan buteyko. Kader yang merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan dapat mentransferkan ilmu yang telah didapat kepada penderita asma untuk menurunkan gejala asma, frekuensi kekambuhan, dan meningkatkan kualitas hidup penderita asma. Kegiatan pengabdian ini bermitra dengan Puskesmas Simpang IV Sipin dan Puskesmas Olak Kemang. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kegiatan, dilanjukan dengan pemantapan kader, pelatihan senam asma dan teknik pernapasan buteyko. Berdasarkan kegiatan tersebut, dapat disimpulkan setelah dilakukan pelatihan senam asma dan teknik pernapasan buteyko mayoritas peserta telah mengetahuai defenisi, tujuan, manfaat, indikasi, dan kontraindikasi serta prosedur pelaksanaan senam asma dan teknik pernapasan buteyko. Selain itu, mayoritas peserta juga merasa antusias dan tertarik untuk melakukan senam asma dan teknik pernapasan buteyko.