Chairunnisa, Wan Rizky
Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh pemberian makanan tambahan terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh PMT MP-ASI biskuit terhadap BB balita usia 0-2 tahun di wilayah kerja puskesmas Kota Palembang pada tahun 2017. Penelitian ini berupa kuantitatif analitik dengan studi cross sectional.  Populasi pada penelitian ini yaitu balita gizi kurang yang berusia 0-2 tahun di Puskesmas Kota Palembang dan mendapat PMT MP-ASI biskuit dan yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah balita usia 0-2 tahun rawat jalan dengan status gizi kurang yang mendapatkan PMT MP-ASI biskuit sebanyak 116 balita dengan usia 0-2 tahun. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu balita usia 0-2 tahun, diberikan PMT biskuit MP-ASI, dan tidak sedang dalam perawatan TFC (Therapeutuc Feeding Center). Kriteria eksklusi pada penelitian ini yaitu anak penderita penyakit penyerta yang berat seperti TB Paru, jantung bawaan, terjadi gangguan pencernan berat yang berhubungan dengan sistem pencernaan, pindah rumah dan alamat tidak valid. Variabel peneitian ini adalah perubahan berat badan balita (dependent). Instrumen yang digunakan yaitu laporan PMT MP-ASI yang diperoleh dari 23 Puskesmas Kota Palembang. Analisa data menggunakan analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan analisis bivariat untuk mengetahui pengaruh PMT MP-ASI biskuit terhadap perubahan berat badan balita usia 0-2 tahun. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Paired T Test. Hasil penelitian diketahui nilai signifikasi sebesar P=0,000 (p velue < 0,05). Pemberian PMT MP-ASI biskuit selama 90 hari memberikan pengaruh terhadap kenaikan BB/U balita gizi kurang pada balita 0-2 tahun. Di sarankan untuk meningkatkan pemberian motivasi dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran ibu responden terhadap status gizi balita dan meningkatkan konseling gizi atau media KIE dari petugas gizi kepada ibu balita dan juga pengawasan oleh petugas terhadap konsumsi PMT pada balita agar balita mengkonsumsi tepat jumlah dan sasaran.

The correlation between hypertension and low fetal weight in Palembang city, Indonesia

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension as one of health problem that often occurs during pregnancy is epidemiological evidence that can affect the incidence of small for gestational age. The purpose of this study is to determine the effect of hypertension on the incidence of low fetal weight. This study is using a cross-sectional design with a total of 752 samples in 25 selected health services taken by accidental sampling method. The results showed a significant association between hypertension with incidence of low fetal weight. The prevalence of hypertensive women experienced a low of fetal weight is at 7,272 times (95% CI 3,415-15,482) greater than those who are not hypertensive. The odds of low fetal weight in hypertensive women were 24.1%. Early intervention by carrying out activities in the form of female chronic hypertension screening before the pregnancy phase may reduce the risk of low fetal weight due to hypertension