Articles

Found 13 Documents
Search

Developing flash media of Quranic-based human reproduction system material Kurniawan, Arif Didik; Muldayanti, Nuri Dewi; Putri, Banita Eka
Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia Vol 4, No 3 (2018): NOVEMBER
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.846 KB)

Abstract

The problem of implementing Islamic values in the learning process is one of the concerns in Islamic-based schools, in particular, Rahmatan Lil’alamin Islamic Senior High School in Pontianak. This study aimed to develop learning media based on the Quran verses in the human reproductive system using Macromedia flash software. This research and development used three phases of the 4D model developed by Thiagarajan, namely define, design, and development. The development results were validated by expert appraisal consisted of instructional review (appropriateness, effectiveness, feasibility) and technical review (media and language). Instruments used in this study were interview guide sheet (define phase), validation sheets, student response questionnaires, and post-test for product trial (development phase). Product trials were carried out by testing large groups consisted of 64 students majoring in social science at Rahmatan Lil’alamin Islamic Senior High School. The expert appraisal results showed that media reached “very valid” criteria with the validation scores 83.33 (instructional review), 80.42 (media),  and 85.00 (language). Therefore, the flash media of Quranic-based human reproductive system material is potential to be used as media in teaching Islamic values integrated within the learning process.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBASIS LESSON STUDY PADA MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI DI SMP NEGERI Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.798 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA terpadu merupakan salah satu model implementasi kurikulum yang dianjurkan untuk diaplikasikan di jenjang pendi­dikan dasar yaitu SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran generatif berbasis lesson study di harapkan dapat membantu gugu-guru IPA dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ada di kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri Se Kabupaten Kubu Raya dari bulan April-Agustus  2015. Sampel dalam penelitian yaitu SMP N 3 Sungai Kakap dan SMPN 2 Sungai Raya. Metode penelitian menggunakan action research (tindakan kelas) dengan 2 siklus yang meliputi langkah-langkah perencanaan, implementasi tindakan, observasi, dan refleksi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dilakukan dalam bentuk interaktif dengan pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Hasil penelitian menunjukkan di SMP N 3 Sungai Kakap pada siklus 1 persentase ketuntasan 43,75% meningkat menjadi 81,11 % dan di SMP N 2 Sungai Raya pada siklus 1 persentase ketuntasan 57,14% meningkat menjadi 88,57%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya tanggapan yang positif dan antusias terhadap proses pembelajaran dengan model pembelajaran generative berbasis lesson study yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan dalam hasil belajar siswa. Kata Kunci : Pembelajaran generatif, Lesson Study, IPA 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MUSIK VIDEO SAINS PADA MATERI SEL KELAS XI SMAN 5 PONTIANAK ., Yuliantini; Muldayanti, Nuri Dewi; Qurbaniah, Mahwar
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.766 KB)

Abstract

ABSTRAKMedia lagu yang digunakan guru biologi SMAN 5 Pontianak, perlu dikembangkan lagi agar menjadi media yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran musik video sains materi sel yang layak digunakan. Pengembangan media pembelajaran musik video sains ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) model 4-D, yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Pada tahap Disseminate (Penyebaran) tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan pada aspek materi sebesar 83% (sangat valid), bahasa sebesar 83 % (sangat valid), dan aspek media sebesar 84 % (sangat valid). Berdasarkan uji coba skala kecil dan uji coba skala besar, respon siswa terhadap media pembelajaran musik video sains positif, sehingga media dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Keefektifan media pembelajaran diperoleh berdasarkan nilai postest. Ketuntasan klasikal kelas eksperimen sebesar 89% dan ketuntasan klasikal kelas kontrol sebesar 72%, yang menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains materi sel dinyatakan efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa media pembelajaran musik video sains layak digunakan untuk siswa dalam pembelajaran biologi materi sel.Kata kunci: Pengembangan, media pembelajaran, musik video sains, sel ABSTRACT Using music as a teaching media in Biology class has been commonly done by the Biology teachers of SMAN 5 Pontianak. However, it needs to be improved, so that the teaching learning processbecomes more interesting. This study aimed at developing the valid science music video-based learning in Cells material. R&D of 4D (define, design, develop, disseminate) model was used in this study.The study revealed that material aspect (84%), language aspect (83%), and media aspect (84%) were strongly valid. Similarly, the try out showed that the students had positive response to the use of this media. The effectiveness of the product is gathered from the post test. The completeness of the experimental classical class was 89% and the completeness of control class was 72%. From the findings, science music video-based learning is considered valid and effective to be used in Cells material.Keywords: Developing, learning media, science music video, Celles. 
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) PADA SUBMATERI SISTEM SARAF DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SELIMBAU Saputri, Libras Asa; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.019 KB)

Abstract

Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran biologi. Akan tetapi, siswa seringkali memahami konsep yang salah sehingga menyebabkan terhambatnya proses penerimaan pengetahuan baru dalam diri siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis miskonsepsi siswapada submateri sistem saraf. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Selimbau tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 29 orang. Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik sampling jenuh. Miskonsepsi dianalisis dengan menggunakan teknik Certainty Of Response Index (CRI). Wawancara dilakukan untuk mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor penyebab miskonsepsi pada submateri sistem saraf. Hasil analisis data dengan CRImenunjukkan dari29 orang siswa,24,71%termasuk ke dalam kategori tahu konsep, 38,39% mengalami miskonsepsi, dan 36,9% tidak tahu konsep. Hasil wawancara menunjukkansiswa mengalami miskonsepsipada deskripsineuron, struktur dendrit dan akson, fungsi neuron sensorik dengan motorik, istilah lain dari neuron aferen, eferen, dan interneuron, penjalaran impuls pada gerak sadar, dan penjalaran impuls yang relatif cepat pada gerak sadar. Faktor penyebab miskonsepsi pada siswa adalah cakupan materi yang luas, rumit, banyak menggunakan istilah-istilah asing,pengetahuan dari pengalaman siswa, kemampuan dan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru, serta pemakaian buku teks yang kurang maksimal.Kata kunci:  Certainty Of Response Index (CRI), Miskonsepsi, Submateri sistem saraf  
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI MATERI INVERTEBRATA DI KELAS X MAN 2 PONTIANAK Alawiyah, Henny; Muldayanti, Nuri Dewi; Setiadi, Anandita Eka
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.815 KB)

Abstract

Berdasarkan  hasil  wawancara  terhadap  guru  biologi  di  kelas  X  MAN  2  Pontianak  pada  tahun  ajaran 2014/2015, diketahui adanya permasalahan kesulitan belajar siswa pada materi invertebrata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan belajar siswa dalam memahami materi invertebrata.Metode yang  digunakan  adalah  metode  deskriptif.Subjek  penelitian  adalah  siswa  kelas  XI  IPA  1  berjumlah  3 3 siswa.Subjek penelitian ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling.Kesulitan belajar dianalisis dengan teknik pengukuran, wawancara dan komunikasi tidak langsung.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda, pedoman wawancara dan angket tertutup bentuk check list berskala Likert. Hasil analisis data tes menunjukkan persentase kesulitan belajar siswa sebesar 39,92%. Hasil wawancara menunjukkan jenis kesulitan belajar siswa antara lain kesulitan dalam memahami penamaan ilmiah (59,74%), kesulitan dalam memahami konsep (40,15%) dan kesulitan dalam memahami istilah (26,66%). Hasil angket menunjukkan faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek minat (67,14%), motivasi (63,36%), kesehatan (70,08%) dan intelegensi (53,23%). Faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa meliputi aspek keluarga (72,07%) dan sekolah (67,24%), serta guru (54,74%). Namun, faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa yang berpengaruh cukup adalah faktor internal dari aspek intelegensi dengan indikator pemahaman dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal materi invertebrata, serta faktor eksternal dari aspek guru dengan indikator penggunaan metode dan media pembelajaran.Kata Kunci: Kesulitan belajar, materi invertebrata
EFEKTIVITAS BUKU SAKU BERBASIS MNEMONIKTERHADAP RETENSI SISWA DENGAN METODE SQ3R PADA SUB MATERI TULANG DI KELAS XIIPA MAN 2 PONTIANAK Saparina, Sepy; Setiadi, Anandita Eka; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 1 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.631 KB)

Abstract

ABSTRAK                                                                            Media pembelajaran yang efektif diperlukan untuk mengatasi  rendahnya retensi siswa pada sub materi tulang. Salah satu media yang dapat digunakan adalah buku saku berbasis mnemonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaandan besarnya pengaruh Buku saku berbasis mnemonik terhadap retensi siswa serta mengetahui efektivitas buku saku berbasis mnemonik menggunakan metode SQ3R terhadap retensi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Designdengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kelas X1 IPA1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Perlakuan di kelas eksperimen menggunakan buku saku berbasis mnemonik dan di kelas kontrol menggunakan LKS.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pengukuran dan observasi langsung.Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes dan lembar observasi.Hasil penelitian menunjukan penggunaan buku saku berbasis mnemonik efektif terhadap retensi siswa yang diajar menggunakan metode SQ3R. Retensi siswa kelas eksperimen berbeda secara signifikan dengan kelas kontrol (nilai U Mann-Withney 0,007) dan dipengaruhi perlakuan sebesar 58,9% (nilai Effect Size 0,11).Kata kunci: Buku saku,  mnemonik, retensi, SQ3R,tulangABSTRACTAn effective learning media is needed to overcome student’s low retention in tulang sub material. One of media can be used is pocket book mnemonic based. This study aimed to find out the difference and the effect of mnemonic towards students’ retention and to find out the effectiveness of using pocket book mnemonic based with SQ3R method towards student’s retention. Metethod used in this study was Quasi Experimental Design with Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique was purposive technique with XI IPA1as the experimental class and XI IPA2as the control class. Treatment done in experimental class was using pocket book mnemonic based and in control class was using students’ workbook (LKS). Data was collected by measurement technique and direct observation sheet. The result of the study showed that the used of pocket book mnemonic based was effective towards students’ retention whuch were taught using SQ3R method. Students’ retention in experimental class differed significantly to students in control class (U Mann Whitney value 0.007) and treatment affected ad 58,9% (with effect size 0,11)Keywords: Pocket book, mnemonic, retention, SQ3R, tulang 
PENGEMBANGAN MODUL TAKSONOMI INVERTEBRATA PADA PROSES PEMBELAJARAN BIOLOGI Muldayanti, Nuri Dewi; Awaliyah, Nurdianti
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6, No 1 (2019): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.571 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian pembuatan modul berbasis lingkungan untuk materi kuliah Taksonomi Invertebrata yang mana materi pembahasannya adalah hewan invertebrata yang ada di Provinsi Kalimantan Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil identifikasi toksonomi invertebrata di Provinsi Kalimantan Barat dan bagaimana proses pembuatan modul taksonomi invertebrata di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Metode yang digunakan pada penelitian pengembangan Modul Taksonomi Invertebrata ini menggunakan metode penelitian R n D (Research and Development) yang mengadopsi model pengembangan Four-D (4D) menurut Thiagarajan (1974) yaitu define, design, develop, disseminate. Proses pembuatan media pembelajaran berbasis lingkungan melalui tahapan analisis karakteristik peserta didik dan materi invertebrata yang berbasis lingkungan, desain pesan dan tampilan modul pembelajaran, produksi modul pembelajaran serta aplikasinya pada mata kuliah taksonomi invertebrata. Terdapat 19 hewan invertebrata yang banyak ditemukan di Provinsi Kalimantan Barat yang akan dijadikan materi pembuatan modul berbasis lingkunganKata kunci : Lingkungan, Modul, R and D, Taksonomi, Invertebrata
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 PONTIANAK Aprilanti, Harmita; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.471 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya kesalahan konsep (miskonsepsi) siswa pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap miskonsepsi siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Pontianak pada materi sistem ekskresi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas XI MIA 5 dengan jumlah 38 orang. Teknik pengumpulan data adalah teknik pengukuran dan komunikasi langsung. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Tes Diagnostik Pilihan Ganda Beralasan dan pedoman wawancara. Dari hasil penelitian terdapat kategori “Miskonsepsi” pada materi sistem ekskresi manusia, yaitu sebanyak 15% siswa termasuk kategori Miskonsepsi Utuh (M) dan sebanyak 5% siswa termasuk kategori Paham Sebagian dengan Miskonsepsi (PSM). Siswa yang miskonsepsi lebih sedikit dibandingkan dengan siswa  yang “Tidak Paham Konsep (TPK)” yakni 46%. Untuk kategori “paham”, sebanyak 13% siswa termasuk kategori Paham Konsep (PK) dan sebanyak 21% siswa termasuk kategori Paham Sebagian Konsep (PS). Miskonsepsi terjadi pada subkonsep fungsi dan organ sistem ekskresi, ginjal sebagai alat ekskresi, faktor dan proses  pembentukan urin, hati sebagai alat ekskresi, paru-paru sebagai alat ekskresi, kulit sebagai alat ekskresi, komposisi dan sifat fisik urin, dan kelainan sistem ekskresi. Miskonsepsi yang dialami siswa disebabkan oleh siswa itu sendiri (prakonsepsi awal, minat belajar, tahap perkembangan kognitif siswa dan reasoning yang tidak lengkap), konteks (pengalaman dan teman lain) dan cara mengajar.Kata kunci : Identifikasi, Miskonsepsi, Sistem Ekskresi Manusia
Analisis Tingkat Kecemasan Siswa Menghadapi Ujian Akhir Semester Pada Mata Pelajaran IPA Kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus NURFITRI, .; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 5, No 1 (2018): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.988 KB)

Abstract

Hasil wawancara dengan guru IPA di MTs Raudlatul Firdaus mengindikasikan bahwa siswa mengalami kecemasan saat menghadapi ujian akhir semester, terutama pada mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai analisis tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA Kelas VIII MTs. Raudhlatul Firdaus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui faktor penyebab kecemasan siswa dalam menghadapi ujian akhir semester pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian yaitu siswa kelas VIII Mts. Raudlatul Firdaus. Pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 siswa, 42 siswa mengalami kecemasan ringan dan 14 siswa mengalami kecemasan sedang, dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu tingkat kesulitan materi, kurangnya kepercayaan diri, tuntutan orang tua, persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan siswa menghadapi ujian akhir semester berada pada tingkat kecemasan ringan dan faktor penyebab tingkat kecemasan siswa yaitu persepsi siswa tentang mata pelajaran IPA yang dianggap sulit dan waktu yang terbatas.Kata kunci: kecemasan siswa,mata pelajaran IPA, UAS 
IDENTIFIKASI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI DUNIA TUMBUHAN KELAS X SMA NEGERI 1 Zarisma, Umi; Qurbaniah, Mahwar; Muldayanti, Nuri Dewi
JURNAL BIOEDUCATION Vol 3, No 2 (2016): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.056 KB)

Abstract

Hasil ulangan harian pada materi dunia tumbuhan di SMA Negeri 1 Sambas tergolong rendah, hal ini menunjukkan siswa mengalami kesulitan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar siswa se rta faktor- faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X E tahun ajaran 2014/2015. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes diagnostik dan angket. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa siswa kelas X E mengalami kesulitan belajar pada materi dunia tumbuhan  yang ditunjukkan dengan ketidaktuntasan sebanyak 36 siswa dari hasil tes diagnostik. Rata-rata tingkat kesulitan belajar siswa yaitu sebesar 48,02% dengan kategori cukup tinggi. Kesulitan belajar tertinggi terdapat pada indikator menyusun  klasifikasi dari divisi-divisi dalam dunia tumbuhan (62,63%) dan kesulitan belajar yang terendah terdapat pada indikator mengidentifikasi ciri-ciri umum dunia tumbuhan (25%). Faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada materi dunia tumbuhan ada dua yaitu faktor internal dan eksternal. Penyebab kesulitan belajar  tertinggi dari faktor internal adalah kebiasaan belajar sebesar 50,13% sedangkan penyebab kesulitan belajar tertinggi dari faktor eksternal adalah lingkungan keluarga yaitu sebesar 53,85%.Kata Kunci : Dunia Tumbuhan, Identifikasi, Kesulitan belajar