Fatimah, Nyimas
Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Korelasi kecepatan hantaran saraf tepi nervus medianus dengan derajat keparahan carpal tunnel syndrome (cts) menggunakan global symptom score (gss) Kamilah, Rona Hawa; Fatimah, Nyimas; Zulissetiana, Eka Febri
Jurnal Kedokteran Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol 5, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.024 KB)

Abstract

Carpal tunnel syndrome (CTS) merupakan cidera akibat pekerjaan terbanyak kedua yang sering dijumpai. Beberapa studi menyebutkan bahwa kompresi saraf akan menyebabkan kondisi iskemik yang menyebabkan terjadinya perubahan kecepatan hantaran saraf dan berhubungan dengan derajat keparahan klinis yang dialami penderita CTS. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi kecepatan hantaran saraf tepi nervus medianus dengan derajat keparahan klinis CTS menggunakan global symptom score (GSS). Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain potong lintang. Populasi penelitian ini adalah semua pasien CTS di Intalasi Rehabiltasi Medik RSUP dr. Mohammad Hoesin. Sampel penelitian menggunakan teknik consecutive sampling, yaitu penentuan sampel dengan mengambil semua pasien CTS yang datang ke Instalasi Rehabilitasi Medik pada bulan September-Oktober tahun 2017 secara berurutan sampai memenuhi sampel minimal dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Pearson. Dari 28 subjek penelitian, terdapat korelasi antara kecepatan hantaran saraf tepi nervus medianus dengan derajat keparahan CTS menggunakan GSS di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang. KHS sensorik memilki korelasi bermakna (p=0,000) dengan arah korelasi positif dan kekuatan korelasi kuat (r=0,667) terhadap total skor GSS. KHS motorik memilki korelasi bermakna (p=0,048) dengan arah korelasi positif dan kekuatan korelasi sedang (r=0,436) terhadap total skor GSS. Terdapat korelasi yang bermakna antara kecepatan hantaran saraf tepi nervus medianus dan derajat keparahan klinis CTS.
Effect of Hydrotherapy on Pain Intensity and Functional Ability in Lumbar Disk Herniation (LDH) Patients that Undergo Non-operative Procedure Rahmadhani, Theresa; Fatimah, Nyimas; Zulissetiana, Eka Febri
Majalah Kedokteran Sriwijaya Vol 51, No 1 (2019): Majalah Kedokteran Sriwijaya
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hernia nukleus pulposus (HNP) lumbal merupakan penyakit yang paling sering menjadi penyebab nyeri punggung bawah dan disabilitas fungsional. Beberapa studi menyebutkan bahwa hidroterapi merupakan terapi efektif untuk pasien dengan nyeri punggung bawah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap penurunan intensitas nyeri dan perbaikan kemampuan fungsional pasien HNP lumbal. Jenis penelitian ini adalah praeksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara langsung mengenai intensitas nyeri yang diukur menggunakan visual analogue scale (VAS) dan kemampuan fungsional yang diukur menggunakan Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire sebelum dan sesudah hidroterapi selama 4 minggu dengan durasi satu kali seminggu. Uji normalitas data dilakukan dengan metode Shapiro-Wilk dan selanjutnya dianalisa dengan Paired t-Test atau Wilcoxon. Dari 30 subjek penelitian, didapatkan bahwa hidroterapi berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri (p<0,001) dan perbaikan kemampuan fungsional (p<0,001) pasien HNP lumbal yang tidak menjalani tindakan operatif di Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang. Terdapat pengaruh hidroterapi terhadap intensitas nyeri dan kemampuan fungsional pasien HNP lumbal yang tidak menjalani tindakan operatif.
The Correlation Between Limited Range of Movement And Functional Ability of Frozen Shoulder Patient at Medical Rehabilitation Department RSUPDr Mohammad Hoesin Palembang Santia, Ine; Fatimah, Nyimas; Suciati, Tri
Majalah Kedokteran Sriwijaya Vol 51, No 1 (2019): Majalah Kedokteran Sriwijaya
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frozen shoulder is the inflammation of shoulder joint,  marked by a painful, adhesive, atrophic and shortened joint capsule. As a result, movement range of the joint becomes limited. In frozen shoulder patients, the limitation can affect and lessen functional ability. Therefore, this study is aimed to analyze the correlation between the limited range of movement of shoulder joint and the functional ability of frozen shoulder patients in Department of Medical Rehabilitation of RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.  This study is an observational analysis using correlation test with cross-sectional design. Twenty nine frozen shoulder patients in Department of Medical Rehabilitation of RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang in November 2018 that met the inclusion criteria were taken as subjects of this study by using consecutive sampling technique. Functional ability was assessed with quickDASH questionnaire while shoulder joint range of movement with goniometry. Data analysis was conducted subsequent to the assessments. The result of correlation test between functional ability and shoulder joint range of movement is significant. The study findings include active flexion (p=0,000; r=-0,669), active extension (p=0,004; r=-0,520), active abduction (p=0,000; r=-0,663), active adduction (p=0,022; r=-0,423), passive flexion (p=0,001; r=-0,589), extension passive (p=0,002; r=-0,543), passive abduction (p=0,000; r=-0,676) and passive adduction (p=0,038; r=-0,388).There is a significant correlation between limited range of movement and functional ability in frozen shoulder patients from Department of Medical Rehabilitation of RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.