Murhan, Al
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA CANDIMAS

Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) sangat penting untuk tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental. Di Indonesia target cakupan ASI ekslusif selama 6 bulan adalah sebesar 80%. Namun demikian angka ini sangat sulit untuk dicapai bahkan tren prevelensi ASI dari tahun ke tahun terus menurun. Cakupan ASI ekslusif di Provinsi lampung selatan pada tahun 2012 hanya 41, 93%, bahkan cakupan ASI ekslusif di desa Candimas  Kecamatan Natar Lampung Selatan hanya mencapai  27,6 %, perilaku pemberian ASI ekslusif dapat dipengaruhi berbagai faktor, seperti pengetahuan, pendidikan, umur, pekerjaan, paritas, dukungan suami dan kelainan fisiologis seorang ibu.Yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI ekslusif di desa Candimas Kecamatan Natar Lampung Selatan tahun 2014. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel total populasi berjumlah 80 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, analisis data menggunakan analisis distribusi frekuensi dan analisis hubungan dengan carachi square. Hasil penelitiandidapatkan bahwa sebagian besar responden di  Desa Candimas Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2014 yang memberikan ASI Eksklusif sebanyak 42 orang (52,5%), memiliki umur tidak beresiko  sebanyak 45 orang (56.2%), pendidikan ibu menengah 44 orang (55%), tidak bekerja 47 orang (58.8%), paritas anak dua atau lebih 58 orang (72.5%), pengetahuan cukup baik 38 orang (47.5%), dukungan suami 70 orang (87.5%) dan kondisi ibu normal sebanyak 78 orang (97.5%). Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara umur ibu, pendidikan, pekerjaan, paritas dan pengetahuan tentang ASI ekslusif dengan perilaku pemberian ASI ekslusif.Tidak ada hubungan yang bermakna antara kelainan fisiologi ibu dengan pemberian ASI Eksklusif di desa Candimas kec.Natar.Disarankan agar ibu ibu yang mempunyai anak baru satu orang lebih intensif diberikan penyuluhan di posyandu maupun di Puskesmas.

Dukungan Keluarga dan Koping Stres pada Lansia yang Mengalami Masalah Kesehatan Fisik di Satu Desa pada Kabupaten Lampung Selatan

Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 13, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kesehatan yang dialami lansia menyebabkan stresor karena merasa menurunnya kesehatan menyebabkan lansia khawatir terhadap keselamatan jiwa, menjadi beban bagi keluarga karena harus mengurus dan merawat lansia ketika sakit serta menjadi beban bagi keluarga karena harus menanggung biaya pengobatan untuk membayar jasa medis saat berobat ke pelayanan kesehatan sehingga lansia merasa tidak berguna. Jumlah lansia di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 46.140 lansia, di mana jumlah laki-laki sebanyak 22.898 lansia dan perempuan sebanyak 23.242 lansia. Masalah kesehatan fisik banyak yang menderita penyakit seperti hipertensi, rhematoid artritis, gastritis dan influenza (Badan Pusat Statistik, 2014).Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain atau rancangan penelitian cross sectional yaitu ingin mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih yakni hubungan antara dukungan keluarga dengan koping stres pada lansia yang mengalami masalah kesehatan fisikdi LKS. Al-Akhsan Desa Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2016.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang menjadi anggota LKS Al-Akhsan Desa Hajimena berdasarkan data dari pengurus LKS.Al-Ikhsan Desa Hajimena bulan Agustus 2016 yaitu sebanyak 80 orang lansia. Sampel penelitian ini adalah total populasi yang berarti seluruh populasi dalam penelitian dan dibatasi oleh kriteria inklusi sebanyak 58 orang lanjut usia. Hasil analisis dengan mengunakan uji chi squareterdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan koping stres pada lansia yang mengalami masalah kesehatan  dengan p value sebesar 0,000. Dari hasil penelitian ini disarankan untuk dapat dilakukan penyuluhan terhadap responden dan masyarakat mengenai perlunya gukungan keluarga terhadap koping stres.

HUBUNGAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA

Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 11, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses belajar agar dapat berjalan secara optimal bila adanya dukungan dari sumber belajar. Salah satu sumber belajar yang sangat dibutuhkan dalam perguruan tinggi adalah keberadaan perpustakaan. Banyaknya kunjungan merupakan faktor penentu keberhasilan keberadaan perpustakaan. Berdasarkan pre-survei tentang kunjungan, didapatkan data bahwa jumlah kunjungan mahasiswa ke perpustakaan, sangat rendah, kebanyakan hanya berkunjung 1-2 kali perminggu dan tidak ada yang berkunjung lebih dari 4 kali perminggu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pelayanan perpustakaan dengan tingkat kepuasan mahasiswa Jurusan Keperawatan Prodi Keperawatan Tanjung Karang Poltekkes Tanjung Karang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain korelasi dengan pendekatan cros-sectional. Populasi berjumlah 347 mahasiswa, sampel 186 mahasiswa yang diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat berupa persentase dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 111 responden (54,3%) menyatakan pelayanan perpustakaan tidak baik dan 85 responden (45,7%) menyatakan baik. Hasil penelitian tingkat kepuasan mahasiswa diperoleh 111 responden (59,7%) menyatakan tidak puas dan 75 responden (40,3%) menyatakan puas. Hasil uji chi-square  diperoleh p-value 0,00 (p-value<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang bermakna antara pelayanan perpustakaan dengan tingkat kepuasan mahasiswa. Peneliti menyarankan kepada perangkat perpustakaan untuk lebih aktif lagi dalam berbagai upaya peningkatan pelayanan perpustakaan baik sarana dan prasarana, termasuk koleksi bukungya,  serta mengajukan kepada Institusi Jurusan Keperawatan untuk dilakukannya pembaharuan.

Pengaruh Murottal Al-Qur’an terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea

Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Vol 14, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Bandar Lampung Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi persalinan sectio caesarea di Indonesia menurut WHO pada tahun 2015 adalah 15,3%. Pada pasien post operasi sectio caesareasetelah anestesi menghilang pasien akan merasakan nyeri, sehingga diperlukan terapi yang efektif dan aman dari efek samping. Terapi Al-Qur’an salah satu bentuk teknik distraksi (pengalihan) secara non farmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan.Keberhasilan menggunakan murrotal 70 % dari penelitian terkait.Penelitian ini menggunakan desainquasi exsperiment dengan pendekatan nonrandomized control grup pretest postests design.Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 22 responden (11 responden kelompok perlakuan dan 11 responden kelompok kontrol).Pengumpulan data nyeri menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS).Uji statistik menggunakan Wilcoxon dan Mann-Withney. Hasil penelitian terdapat  perbedaan pengaruh terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi SC pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol p-value 0.001. Peneliti menyarankan agar pihak RS mempertimbangkan menggunakan terapi komplementer murottal Al-Qur’an untuk mempersiapkan ibu menghadapi operasi SC menggunakan SOP yang ada.