Wahyu, Afnijar
Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA MEROKOK Wahyu, Afnijar; Ernawati, nn
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2016): Juli 2016
Publisher : STIKES Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.504 KB)

Abstract

ABSTRACT Adolescence is a transition period between childhood and adolescence namely between 12 to 21 years.The Failure in the control of the social skills can cause aberrant behavior.one form of juvenile delinquency that might not receive social or breach of moral status is cigarettes. The method is done in this research the type of this research done by using research design pre experiments in one group one group pretest-posttest design is a design no group comparison (Control), but most do not already in complete first observation (pretest) which allows testing the changes that occurred after the experiment (program). Before conducted health education using audiovisual first performed the measurement of knowledge and then measured again the level of knowledge after the given health education using audiovisual. This research results obtained from SMPN 7 Tanjungpinang with the number of respondents 41 students with value ρ 0,000<0.05. So the influence of health education using audiovisual has enough influence significant so that p < 0.05 Ho rejected indicates the influence of health education use of learning media audiovisual toward knowledge teenagers about the dangers of smoking on students SMP 7 Tanjungpinang. ABSTRAK Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yakni antara 12 sampai 21 tahun.Kegagalan dalam menguasai keterampilan sosial tersebut dapat menyebabkan perilaku menyimpang.Salah satu bentuk kenakalan remaja yang tidak dapat di terima sosial atau pelanggaran status moral adalah rokok. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian pra eksperimen dalam satu kelompok rancangan one gruop pretest posttest adalah rancangan yang tidak ada kelompok pembanding (kontrol), tetapi paling tidak sudah di lakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eskperimen (program). Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual terlebih dahulu dilakukan pengukuran pengetahuan, kemudian diukur lagi tingkat pengetahuannya setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual. Hasil penelitian ini diperoleh dari SMPN 7 Tanjungpinang dengan jumlah responden 41 siswa dengan nilai ρ 0,000<0,05. Sehingga pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual memiliki pengaruh yang cukup singnifikan sehingga p < 0,05 Ho ditolak menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media pembelajaran audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang bahaya merokok pada siswa SMP Negeri 7 Tanjungpinang.
PERBEDAAN BEBAN KERJA DAN KONDISI KERJA TERHADAP STRES KERJA PERAWAT DI RUANG ICU DAN RUANG VIP RSAL DR. MIDIYATO SURATANI TANJUNGPINANG Wahyu, Afnijar
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : STIKES Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.735 KB)

Abstract

ABSTRACTWorking stress is condition Where their interaction in self-someone effect confronted with demands in the place work. Some factors that influence stress work is load work and working condition. Aim this research is to identify a relationship between load work and condition work to stress work nurse in ICU and VIP RSAL Dr. Midiyato S. Tanjungpinang on 2015. Type The research is descriptive, sum the sample used is 18 people with method total sampling. Research data collected use questionnaire with approach cross-sectional. Test Chi-square is done with rust level t α = 0.05 indicates there a significant relationship between load work to stress work with value p = 0, 01 (<0.05). There is too a significant relationship between condition work with stress work with value p = 0.005 (0.050). In conclusion is there a significant relationship between load work and condition work with stress work. For tackle working stress nurse then agency concerned wrong only could create condition fun work. ABSTRAKStres kerja ialah kondisi dimana terdapat interaksi dalam diri seseorang akibat dikonfrontasikan dengan tuntutan di tempat kerja. Beberapa faktor yang mempengaruhi stres kerja adalah beban kerja dan kondisi kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara beban kerja dan kondisi kerja terhadap stres kerja perawat di ruang ICU dan VIP RSAL Dr. Midiyato S. Tanjungpinang pada tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, jumlah sampel yang digunakan adalah 18 orang dengan metode total sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan pendekatan cross-sectional. Uji Chi-square dilakukan dengan tingkat kepercayaan α=0.05 mengindikasikan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja terhadap stres kerja dengan nilai p=0,01 (<0,05). Terdapat juga hubungan yang signifikan antara kondisi kerja dengan stres kerja dengan nilai p=0,005 (0,050). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan kondisi kerja dengan stres kerja. Untuk menanggulangi stres kerja perawat maka instansi yang bersangkutan salah satunya dapat menciptakan kondisi kerja yang menyenangkan.
Efektifitas Relaksasi Benson terhadap Penurunan Nyeri Pasien Pasca Sectio Caesarea Wahyu, Afnijar
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Silampari (JKS)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.482 KB) | DOI: 10.31539/jks.v2i1.303

Abstract

The purpose of this research was to know the relation of Benson relaxation effect to the decrease of the comfortable feeling of patients’ pain after op section caesarea. This research used quantitative method with Quasi Experimental Design. The sampling technique used the formula of quasi experimental research with the design of one group Pre Test and Post Tests with 22 samples. Benson relaxation technique was performed after two days post op section of caesarea with a duration of 5-10 minutes. The analysis was carried out through Wilcoxon indicated p Value 0.000 p ≤ 0.05 which means that there was a benson relaxation effect on the decrease of the comfortable feeling of pain in post-op patient sectio caesarea in RSUD Raja Ahmad Thabib and is expected to make benson relaxation therapy as a reference of alternative medicine to decrease pain relief in post patient op section caesarea. Keywords: Sectio Caesarea, Benson Relaxatio