Taurusyanti, Dewi
Universitas Pakuan

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK JEMBATAN GIRDER GUNA MENCAPAI EFEKTIFITAS PENYELESAIAN DENGAN METODE PERT DAN CPM PADA PT BUANA MASA METALINDO Taurusyanti, Dewi; Lesmana, Muhamad Fikri
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1 No 1 Tahun 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPT Buana Masa Metalindo focuses on providing metal fabrication for various industrial sectors, such asoil, gas, mining, industry and automotive. The current ongoing project is girder bridge. A girder bridge isa high quality light steel frame bridge, which is movable and is very strategic in supporting constructionworks. The issue lies on the project timefram which can be finished in accordance to the time shift set at42 days in the beginning, to 35 days. PERT-CPM method can be utilizied to manage project working timebecome more efficient and effective. In order to reduce the impact of the project delay and cost overruns,three alternative methods can be drawn; (i) additional workforce/labours, (ii) working overtime, and (iii)subcontracting. Acceleration of duration is done on the activities at the critical path and total days thatgiven on each alternative is equaled. Result showed that additional workforces/labours alternativefigured out the optimal time to finish the project which 35 days with projects total cost Rp48,650,000.00.Keyword: effectivity, probability.
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PABRIK DENGAN METODE KUANTITATIF MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA CV AGUNG KARYA Taurusyanti, Dewi; Hendra, Hendra
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): vol 6, no 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKegiatan proses produksi agar berjalan lancar maka perlu pengaturan tata letak mesinyang harus sangat diperhatikan demi terciptanya efektivitas dan efisiensi saat melakukanproduksi. Jika penataan letak mesin dapat proporsional maka jarak antarmesin dapat menjadilebih efektif. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif. Selama melakukanpengamatan, CV Agung Karya belum optimal dalam melakukan penataan letakmesindisebabkan letak mesin pemotongan cukup jauh daritune asyang berakibat terganggunyakelancaran proses produksi. Dalam upaya memperoleh kelancaran dalam proses produksi,pihak CV Agung Karya perlu mengevaluasi kembali faktor-faktor yang mempengaruhikegiatan produksi seperti kemampuan menganalisalayoutfasilitas produksi. Dalampengolahan data, jumlah jarak antardepartemen yang dilakukan perusahaan adalah 33 meterdengan jumlah waktu produksi selama 17 menit. Dan sesudah melakukan penerapan metodekuantitatif jaraknya menjadi 27 meter dan waktu tempuhnya menjadi 14 menit. Jadi bisadisimpulkan jarak antardepartemen bisa berkurang sebanyak 6 meter dan waktu tempuhnyaberkurang 3 menit. Artinya, bahwa metode kuantitatif terbukti dapat memperlancar prosesproduksi, biaya produksi lebih efisien, dan waktu produksi lebih hemat.Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas dan Kelancaran Proses Produksi
PERANAN PENJADWALAN OPERASI TERHADAP PENINGKATAN EFESIENSI PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN RUMPIANG DI PT VIRAMA KARYA Taurusyanti, Dewi; Afriansyah, Mico
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Basically when built the company we all have a hope that the company will develop someday and get the target, such as maximum profit or make a product or service with the use of maximum resources. Schedulling is an allocation decision of resources made available by facilities decision an aggregate planning. Schedulling is an important part of activity in the company, because it refers to the process of preparing a time target for all production operating activities including set up and after preparation time in executing a production order. The research use descriptive explorative method by case study, and the type of the research technique is statistic quantitative using PERT-CPM method. The analysis unit of this research is the construction unit of the company. PERT – CPM analysis allows uncertainty in the activity times when activity times are difficult to predict, PERT can provide estimates the impact of uncertainty on the project’s completion time. However, reason given in the analysis results are only approximation, because there are other factors contibuted in bridge project. Analysis method with CPM, can useful for the company to know about the efficiency time and cost from operation schedulle. From the analysis result can be described that normal time is 320 weeks can be reduced to 224 weeks resulting in 70% of throughput efficiency. Key Words; Operations Management, Project Management, Operation Schedulling, CPM Method, Act of Determining Time and Raising Efficiency
PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN (Diklat) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA TENAGA PENJUAL (Agen) Pada Perusahaan AJB Bumiputera 1912 Taurusyanti, Dewi
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahaan AJB Bumiputera 1912 melakukan strategi pemasaran dengan menggunakan agen dalam melakukan kegiatan operasional penjualan produknya. Oleh karena itu faktor yang menjadi pertimbangan dengan diadakannya program Diklat tenaga penjual adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan agen dalam melakukan aktifitas kerja operasionalnya agar dapat lebih profesional, efektif dan efisien serta kualitas agen dalam mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan sehingga tercapai target perusahaan. Proses pelaksanaan program Diklat ini dilaksanakan secara bertahap dalam waktu selama kurang lebih tiga bulan, dimana sebelumnya dilakukan terlebih dahulu kegiatan orientasi pra Diklat selama tiga hari. Ternyata berdasarkan hasil analisis regresi sederhana Y=-46,63+0,87X menunjukkan bahwapelaksanaan dari Program Diklat ini sangat berhubungan dengan produktivitas kerja agen dalam hal ini banyaknya jumlah surat permintaan akan pembelian produk asuransi secara positif, dengan kata lain semakin tinggi penilaian agen terhadap pelaksanaan Diklat maka perolehan jumlah surat permintaan pun akan semakin meningkat.Selain itu variabel program Diklat sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja agen dan memberikan konstribusi sebesar 70,56%. Dengan demikian perusahaan dapat melaksanakan Program Diklat untuk tenaga penjual (agen) ini secara maksimal dan bertahap agar tujuan perusahaan dapat tercapai dalam meningkatkan produktivitas kerja agen sekaligus memperoleh jumlah nasabah sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Diklat, Tenaga Penjual (Agen), Produktivitas Kerja.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MRP PADA PT BOGOR MITRADAYA MANDIRI Taurusyanti, Dewi; Putra, Feri Anggara
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 2 (2015): Vol. 1 No.2 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTRaw material requirements planning is one way to increase cost efficiency. The purpose of this study wasto determine the proper technique for cost efficiency. The Research in Bogor Mitradaya PT Mandirifacing problems of shortage or excess raw materials in the warehouse or stock outs so disrupt the smoothproduction process. Comparative descriptive research with case study method. The analysis wasconducted using MRP (Material Requirement Planning). The Results showed that raw materialrequirements planning at PT Mandiri Bogor Mitradaya pretty good. But in its activities, sometimescompanies have excess or shortage of raw materials warehouse, causing inefficient costs on 17th feb-23feb 2015. The calculation methods Lot For Lot MRP techniques proven to increase cost efficiency. Thus,the authors recommend techniques Lot For Lot to be considered, especially in decision making.Keywords: Raw Material Planning, Cost Efficiency, Total Inventories, Number Booking
PENGGUNAAN DIAGRAM PARETO, DIAGRAM SEBAB AKIBAT DAN METODE SQC SEBAGAI ALAT BANTU UNTUK MENGEVALUASI KINERJA PRODUKSI TERHADAP TINGKAT MUTU PRODUK YANG DIHASILKAN PADA PT. KERAMIKA INDONESIA ASSOSIASI Taurusyanti, Dewi; Kurniadewi, Anida Ovalia
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 1 (2012): Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Mengatasi masalah menurunnya mutu produk diperlukan suatu evaluasi kinerja dalam proses produksi, dimana dalam evaluasi kinerja produksi merupakan kegiatan untuk mengkoreksi proses pembuatan produk dari tahap pembuatan awal sampai akhir selesainya produk yang dibuat sehingga dapat menghasilkan produk dengan mutu yang optimal. PT Keramika Indonesia Assosiasi yang bergerak dalam bidang industi bangunan pembuatan keramik mempunyai masalah dimana hasil produk keramik yang dihasilkan menghasilkan produk cacat sehingga perlu melakukan evaluasi dalam proses produksi sehingga menghasilkan mutu produk yang optimal. Penyusunan ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan metode penelitian studi kasus dan statistik kuantitatif sebagai teknik penelitiannya. Penggunaan Diagram Pareto, Diagram Sebab Akibat Dan Metode Sqc Sebagai Alat Bantu Untuk Berdasarkan uraian diatas penulis melakukan penelitian pada PT Keramika Indonesia Assosiasi dengan mengevaluasi ruang lingkup produksi seperti tenaga kerja, bahan baku, mesin serta metode dalam mengevaluasi jalannya proses produksi. Sehingga dapat diketahui tingkat tingkat kerusakan produk sebesar 0,0313atau 3,13%, UCL sebesar 5,62% dan LCL sebesar -4,99%. Serta jumlah produk cacat berdasarkan jenisnya retak43,27%, sumbing 35,18%, tidak simetris 10,35 %, pemukaan tidak rata 6,68 %, Kurang matang 4,52 %. Hal ini disebabkan oleh faktor umur mesin yang sudah sangat tua sehingga banyak komponen yang aus dan setingan mesin yang berubah saat mesin beroprasi untuk menyeting mesin tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, faktor kelelahan, konsentrasi yang menurun dan kurang disiplinya karyawan serta bahan baku dengan kualitas yang berbeda mempengaruhi mutu produk. Berdasarkan analisa penulis dengan melihat data yang ada penulis dapat menyimpulkan bahwa proses evaluasi kinerja produksi yang dilakukan oleh PT. Keramika Indonesia Assosiasi belum baik. Evaluasi kinerja produksi lebih diintensifkan pelaksanaanya, terutama dari faktor mesin yang sudah tua sebaiknya diganti dengan mesin yang lebih baru atau dengan melakukan perawatan perbaikan secara rutin, tenaga kerja sebaiknya dilakukan peningkatan keterampilan karyawan dengan memberikan pelatihan, motivasi melalui seminar,dorongan dari pimpinan, serta motivasi berupa penghargaan bagi karyawan yang berprestasi, metode dengan penyusunan suatu perencanaan kerja, pengamatan hasil perbaikan secara rutin, pengelompokan produk cacat, sedangkan untuk bahan baku sebaiknya Penggunaan Diagram Pareto, Diagram Sebab Akibat Dan Metode Sqc Sebagai Alat Bantu Untuk lebih selektif terhadap pemasok dengan melakukan evaluasi terhadap bahan baku yaitu dengan cara pemilihan bahan baku yang sesuai standar yang diinginkan.Evaluasi kinerja produksi berdampak positif dalam menekan tingkat kerusakan produk, dengan menekan tingkat kerusakan maka kualitas atau mutu produk perusahaan akan meningkat Kata Kunci : Diagram Pareto, Diagram Sebab Akibat Metode Sqc, Kinerja Produksi, Mutu Produk.
PENETAPAN PERENCANAAN PRODUKSI GUNA MENENTUKAN BESARAN PRODUKSI YANG TEPAT PADA PT GOODYEAR INDONESIA TBK Taurusyanti, Dewi; Hermawan, Wawan
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 1 (2014): Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMenanggapi permintaan fluktuasi PT. Goodyear Indonesia, Tbk upaya untukmengantisipasi permintaan yang harus dipenuhi. Namun, PT. Goodyear Indonesia, Tbkmelakukan produksi yang berkesinambungan sehingga permintaan tidak dapat dipenuhisecara optimal.Tujuan penelitian ini adalah bahwa permintaan untuk produk dapat terpenuhi. Lokasipenelitian dilakukan di PT. Goodyear Indonesia, Tbk. Upaya untuk memberikan keputusandasar dalam menentukan jumlah yang tepat dari produksi yang adalah metode peramalan.Objek penelitian adalah pembentukan perencanaan produksi untuk menentukan jumlahproduksi.Penelitian, metode kuadrat terkecil dengan tingkat kepercayaan 68% dari 3,925.52 s /d 4,828.48; 95% dari 3,474.04 s / d 5,279.96 dan; 99% sebesar 3.022,56 s / d 5.731,44.Moving Average Mei s / d Desember 424,09; 352,43; 428,20; 441,71; 399,42; 430,55;431,73; 472,84. MAD = 29 702 unit.Kata kunci: Produksi Magnitude, Perencanaan Produksi, Peramalan, Least Square, MovingAverage, MAD
PENGARUH DIKLAT DAN KEMAMPUAN NEGOSIASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA TENAGA PENJUAL (AGEN) Pada Perusahaan AJB Bumiputera 1912 KC Bogor Sudirman Taurusyanti, Dewi
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 3, No 1 (2011): Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada perusahaan asuransi tenaga penjual (agen sales) merupakan ujung tombak keberhasilan perusahaan, dimana produktivitas kerja yang dihasilkan setiap agen sales merupakan produktivitas perusahan secara keseluruhan. Produktivitas kerja tenaga penjual pada perusahaan asuransi salah satunya dapat dilihat dari banyaknya jumlah surat permintaan (polis) yang diperoleh, besarnya uang pertanggungan dan premi pertama yang dihasilkan. Untuk meningkatkan produktivitas kerja tenaga penjual (agen), perusahaan harus meningkatkan kualitas Diklat untuk tenaga penjual (agen) dan dapat mengembangkan kemampuan negosiasi setiap agennya. Kata Kunci : Diklat, Kemampuan negosiasi (prinsip negosiasi, sifat negosiator, teknik negosiasi), produktivitas kerja, tenaga penjual (agen).
OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK JEMBATAN GIRDER GUNA MENCAPAI EFEKTIFITAS PENYELESAIAN DENGAN METODE PERT DAN CPM PADA PT BUANA MASA METALINDO Taurusyanti, Dewi; Lesmana, Muhamad Fikri
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v1i1.451

Abstract

ABSTRACTPT Buana Masa Metalindo focuses on providing metal fabrication for various industrial sectors, such asoil, gas, mining, industry and automotive. The current ongoing project is girder bridge. A girder bridge isa high quality light steel frame bridge, which is movable and is very strategic in supporting constructionworks. The issue lies on the project timefram which can be finished in accordance to the time shift set at42 days in the beginning, to 35 days. PERT-CPM method can be utilizied to manage project working timebecome more efficient and effective. In order to reduce the impact of the project delay and cost overruns,three alternative methods can be drawn; (i) additional workforce/labours, (ii) working overtime, and (iii)subcontracting. Acceleration of duration is done on the activities at the critical path and total days thatgiven on each alternative is equaled. Result showed that additional workforces/labours alternativefigured out the optimal time to finish the project which 35 days with projects total cost Rp48,650,000.00.Keyword: effectivity, probability.
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PABRIK DENGAN METODE KUANTITATIF MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA CV AGUNG KARYA Taurusyanti, Dewi; Hendra, Hendra
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.458

Abstract

ABSTRAKKegiatan proses produksi agar berjalan lancar maka perlu pengaturan tata letak mesinyang harus sangat diperhatikan demi terciptanya efektivitas dan efisiensi saat melakukanproduksi. Jika penataan letak mesin dapat proporsional maka jarak antarmesin dapat menjadilebih efektif. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif. Selama melakukanpengamatan, CV Agung Karya belum optimal dalam melakukan penataan letakmesindisebabkan letak mesin pemotongan cukup jauh daritune asyang berakibat terganggunyakelancaran proses produksi. Dalam upaya memperoleh kelancaran dalam proses produksi,pihak CV Agung Karya perlu mengevaluasi kembali faktor-faktor yang mempengaruhikegiatan produksi seperti kemampuan menganalisalayoutfasilitas produksi. Dalampengolahan data, jumlah jarak antardepartemen yang dilakukan perusahaan adalah 33 meterdengan jumlah waktu produksi selama 17 menit. Dan sesudah melakukan penerapan metodekuantitatif jaraknya menjadi 27 meter dan waktu tempuhnya menjadi 14 menit. Jadi bisadisimpulkan jarak antardepartemen bisa berkurang sebanyak 6 meter dan waktu tempuhnyaberkurang 3 menit. Artinya, bahwa metode kuantitatif terbukti dapat memperlancar prosesproduksi, biaya produksi lebih efisien, dan waktu produksi lebih hemat.Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas dan Kelancaran Proses Produksi