Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMBERIAN KREDIT DALAM MEMINIMALISASI NON PERFORMING LOAN PADA PT BANK MITRANIAGA, Tbk Lestari, Retno Martanti Endah; masruroh, Masruroh
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The one of the main business of banks is give a credit that generate revenue for the company, but on the other hand lending has risks. The risk is the emergence of NPL (Non Performing Loan) or often referred to as bad credit. The higher non-performing loans of a banking company will affect the health of banks. It required a system of internal control lending is effectively enforced in order to assist the company in order to minimize the Non-performing Loan. This study is to explain the role of the internal control system of credit in minimizing non-performing loans at PT Bank Mitraniaga, Tbk. by using primary data and secondary data. The analytical method that used is a qualitative and quantitative descriptive statistics. These results indicate that the correlation analysis values obtained significant correlation of -0.844 and 0.000, it could mean that the internal control system of crediting a significant negative effect on non-performing loans at 5% degree of confidence. Koefisisen Value Determination (Kd) of 71.3% means that the role of the internal control system of credit to non-performing loans amount to 71.3%, while the remaining amount 28.7% is explained or influenced by other factors that not examined such as external factors, customer internal factors, and factors of business failure. Keywords: Internal Control Systems of Credit and Non Performing Loan.
STUDI TERHADAP PEMBAGIAN DIVIDEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014 Lestari, Retno Martanti Endah; Permatasari, Putri
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Juni 2016 Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to elucidate whether there is a role in influencing patterns of distribution of dividend stock prices. Data processing methods used were descriptive and comparative analysis. The results of this study indicate that not all issuers listed on the Stock Exchange dividends and the distribution of the dividend were varied. Of the 285 listed companies there are 13 issuers that pay dividends above Rp500 per share and most large issuers that pay dividends (MLBI). Issuers who regularly distribute dividends from 2011-2014 as many as 122 listed companies, with issuers who have an average dividend yield and the standard deviation is SQBB largest and the smallest is the SMMA. Of the 122 listed companies that distribute dividends on a regular basis, issuers that have a relative risk (covariance) is lowest that ASDM. After compared with stock prices, issuers that have a positive correlation between the distribution of dividends and stock prices is larger, ie 75.41%. From this study we can conclude that the theory says that the dividend distribution will affect the stock price can not be generalized. The dividend distribution does not necessarily affect the movement of the stock price still due to the dividend distribution of listed companies is negatively correlated with stock prices. In investing stock investors need not sticking to the distribution of dividends, since not all issuers that pay dividends positively correlated to the stock price. Keywords: dividend, stock price, listed on the Stock Exchange
PERANAN AUDIT INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI LISTRIK DAN PENERIMAAN KAS PLTD WILAYAH DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN PADA PT PLN (PERSERO) Lestari, Retno Martanti Endah; Aqieda, Fahmi Kaffata
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Volume 5 No. 2 Tahun 2013
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAdapun tujuan penelitian yang hendak dicapai penulis adalah untuk menguji secaraempiris peranan audit internal untuk meningkatkan produksi listrik dan penerimaan kas.Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan (bersama-sama antara variabel independenAudit Internal, seperti pemeriksaan operasional, pelaporan rekomendasi hasil audit, danpengawasan atas tindak lanjut.Populasi penelitian yang diteliti adalah Fungsi Pembangkit PT PLN (Persero) padatahun 2009-2010. Sampel penelitian berjumlah 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayahdistribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive samplingdengan periode pengamatan selama 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan risetkepustakaan dan pengumpulan data sekunder dari PT PLN (Persero). Data kemudian diolahdengan menggunakan perbandingan dan rasio.Berdasarkan hasil pengujian terhadap 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusiJawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling denganperiode pengamatan selama 2 tahun menggunakan perbandingan dan rasio menunjukkanbahwa kemampuan PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri tidak dapatmemenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jawa Barat dan Banten itu sendiri sehingga untukdapat memenuhi permintaan kebutuhan listrik dari masyarakat maka PLN wilayah distribusiJawa Barat dan Banten mendapatkan pasokan listrik sebesar 98% dari unit pembangkit lainyang berada baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa. Hal ini mengakibatkan terjadinyaover capacity pada unit pembangkit yang memberikan pasokan listrik kepada PLN wilayahdistribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri yang menyebabkan terjadinya penurunan dayamampu produksi listrik sehingga mengakibatkan pembelian bahan bakar menjadi lebih besardari yang sudah dianggarkan. Seharusnya disinilah peranan audit internal untuk dapatmemberikan rekomendasi yang dapat menjadi sebuah solusi bagi manajemen untukmengatasi permasalahan tersebut. Melalui penelitian diketahui secara empiris bahwa peranansatuan pengendalian intern atau audit internal sagat penting walaupun secara realisasinyamasih dirasakan sangat minimal.Kata kunci: Audit Internal, Efektivitas, Efisinesi, dan Ekonomisasi
PERANAN AUDIT INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI LISTRIK DAN PENERIMAAN KAS PLTD WILAYAH DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN PADA PT PLN (PERSERO) Lestari, Retno Martanti Endah; Aqieda, Fahmi Kaffata
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Vol.5 No.2 2013
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAdapun tujuan penelitian yang hendak dicapai penulis adalah untuk menguji secara empiris peranan audit internal untuk meningkatkan produksi listrik dan penerimaan kas. Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan (bersama-sama antara variabel independen Audit Internal, seperti pemeriksaan operasional, pelaporan rekomendasi hasil audit, dan pengawasan atas tindak lanjut. Populasi penelitian yang diteliti adalah Fungsi Pembangkit PT PLN (Persero) pada tahun 2009-2010. Sampel penelitian berjumlah 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan riset kepustakaan dan pengumpulan data sekunder dari PT PLN (Persero). Data kemudian diolah dengan menggunakan perbandingan dan rasio. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama 2 tahun menggunakan perbandingan dan rasio menunjukkan bahwa kemampuan PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri tidak dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jawa Barat dan Banten itu sendiri sehingga untuk dapat memenuhi permintaan kebutuhan listrik dari masyarakat maka PLN wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten mendapatkan pasokan listrik sebesar 98% dari unit pembangkit lain yang berada baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa. Hal ini mengakibatkan terjadinya over capacity pada unit pembangkit yang memberikan pasokan listrik kepada PLN wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri yang menyebabkan terjadinya penurunan daya mampu produksi listrik sehingga mengakibatkan pembelian bahan bakar menjadi lebih besar dari yang sudah dianggarkan. Seharusnya disinilah peranan audit internal untuk dapat memberikan rekomendasi yang dapat menjadi sebuah solusi bagi manajemen untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui penelitian diketahui secara empiris bahwa peranan satuan pengendalian intern atau audit internal sagat penting walaupun secara realisasinya masih dirasakan sangat minimal.Kata kunci: Audit Internal, Efektivitas, Efisinesi, dan Ekonomisasi
ANALYSIS OF SIMPLE FINANCIAL BOOKKEEPERS FOR THE VEGETABLE VENDORS IN EAST BOGOR REGION Lestari, Retno Martanti Endah; Maimunah, Siti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 3, No 1 (2019): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.033 KB) | DOI: 10.33751/jhss.v3i1.1093

Abstract

Recently there are many vegetable vendors who have difficulties in managing their financial bookkeepers. In maintaining their capital, they borrow some money from moneylenders or mobile banks that provide higher interest than the state bank. The aim of this study is to analyze how they can maintain their financial skill. This type of research is a descriptive development survey with a qualitative research technique. Data are collected from primary and secondary data by using the questionnaires. The stratified sampling method used by taking grouping respondents get  34 people from 92 populations spread across the Bogor region. The result of this study describes there are still many vegetable vendors do not have capabilities in simple bookkeeping skills in the East Bogor Region. A lot of them do not separate the financial management of their business with their personal life. They don't take notes on the entry and expenditure because they think it's too complicated and time-consuming. Even though they have difficulties in detecting pure profits from the sales,  they still borrow some money from moneylenders to generate their capitals. They do not understand what the impact of it.
STUDI TERHADAP PEMBAGIAN DIVIDEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014 Lestari, Retno Martanti Endah; Permatasari, Putri
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 2, No 1 (2016): Vol 2, No 1 (2016) Edisi 2
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34204/jiafe.v2i1.537

Abstract

The purpose of this study was to elucidate whether there is a role in influencing patterns of distribution of dividend stock prices. Data processing methods used were descriptive and comparative analysis. The results of this study indicate that not all issuers listed on the Stock Exchange dividends and the distribution of the dividend were varied. Of the 285 listed companies there are 13 issuers that pay dividends above Rp500 per share and most large issuers that pay dividends (MLBI). Issuers who regularly distribute dividends from 2011-2014 as many as 122 listed companies, with issuers who have an average dividend yield and the standard deviation is SQBB largest and the smallest is the SMMA. Of the 122 listed companies that distribute dividends on a regular basis, issuers that have a relative risk (covariance) is lowest that ASDM. After compared with stock prices, issuers that have a positive correlation between the distribution of dividends and stock prices is larger, ie 75.41%. From this study we can conclude that the theory says that the dividend distribution will affect the stock price can not be generalized. The dividend distribution does not necessarily affect the movement of the stock price still due to the dividend distribution of listed companies is negatively correlated with stock prices. In investing stock investors need not sticking to the distribution of dividends, since not all issuers that pay dividends positively correlated to the stock price.Keywords: dividend, stock price, listed on the Stock Exchange
PERANAN AUDIT INTERNAL UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI LISTRIK DAN PENERIMAAN KAS PLTD WILAYAH DISTRIBUSI JAWA BARAT DAN BANTEN PADA PT PLN (PERSERO) Lestari, Retno Martanti Endah; Aqieda, Fahmi Kaffata
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 2 (2013): Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v5i2.570

Abstract

ABSTRAKAdapun tujuan penelitian yang hendak dicapai penulis adalah untuk menguji secara empiris peranan audit internal untuk meningkatkan produksi listrik dan penerimaan kas. Pengujian dilakukan secara parsial dan simultan (bersama-sama antara variabel independen Audit Internal, seperti pemeriksaan operasional, pelaporan rekomendasi hasil audit, dan pengawasan atas tindak lanjut. Populasi penelitian yang diteliti adalah Fungsi Pembangkit PT PLN (Persero) pada tahun 2009-2010. Sampel penelitian berjumlah 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama 2 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan riset kepustakaan dan pengumpulan data sekunder dari PT PLN (Persero). Data kemudian diolah dengan menggunakan perbandingan dan rasio. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 1 unit pembangkit yakni PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten yang dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan periode pengamatan selama 2 tahun menggunakan perbandingan dan rasio menunjukkan bahwa kemampuan PLTD wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri tidak dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Jawa Barat dan Banten itu sendiri sehingga untuk dapat memenuhi permintaan kebutuhan listrik dari masyarakat maka PLN wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten mendapatkan pasokan listrik sebesar 98% dari unit pembangkit lain yang berada baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa. Hal ini mengakibatkan terjadinya over capacity pada unit pembangkit yang memberikan pasokan listrik kepada PLN wilayah distribusi Jawa Barat dan Banten itu sendiri yang menyebabkan terjadinya penurunan daya mampu produksi listrik sehingga mengakibatkan pembelian bahan bakar menjadi lebih besar dari yang sudah dianggarkan. Seharusnya disinilah peranan audit internal untuk dapat memberikan rekomendasi yang dapat menjadi sebuah solusi bagi manajemen untuk mengatasi permasalahan tersebut. Melalui penelitian diketahui secara empiris bahwa peranan satuan pengendalian intern atau audit internal sagat penting walaupun secara realisasinya masih dirasakan sangat minimal.Kata kunci: Audit Internal, Efektivitas, Efisinesi, dan Ekonomisasi
THE EFFECT OF ACCOUNTING PLANT ASSETS AND LEADING COMMITMENT TO GOOD CORPORATE GOVERNANCE AND EFFECT PERFORMANCE FINANCE IN PERUM PERHUTANI HOLDING : DRAFT A PROPOSAL Lestari, Retno Martanti Endah; Farida, Ida
JURNAL AKUNTANSI BERKELANJUTAN INDONESIA Vol 1, No 2 (2018): JABI: Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia
Publisher : S1 Accounting Department, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1587.55 KB) | DOI: 10.32493/JABI.v1i2.y2018.p236-245

Abstract

This paper discuss about PSAK 69 agriculture with specific focus on accounting of plant assets can effect performance finance in Perhutani holding, Indonesia. Biological asset are plants and animals undergoing biological transformations. Biological transformation consists of the process of growing, developing, producing and ready quotes that lead to changes both qualitatively and quantitatively. This raises the needs of various parties regarding the ability of the aplication of PSAK 69 in biological asset, especially on the use of present value of the model of cash inflows in the future to determine the fair value of biological asset certain categories. The results of the proposed study would hopefully assist in the development of an alternative fair value model in valuing plant assets supported by leading commitment and subsequently lead to good corporate governance specifically on the performance finance.