This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Sipil
Rahyono, Mulyadi
Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN MANAJEMEN RISIKO (RISK MANAGEMENT) PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN KOLAM RENANG DI JALAN UJUNG PANDANG DALAM KECAMATAN PONTIANAK KOTA DENGAN SISTEM KONTRAK LUMPSUMP FIX PRICE Rahyono, Mulyadi
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v16i2.25902

Abstract

Dua jenis kontrak yang secara garis besar digunakan dalam proyek adalah Kontrak Harga Tetap (Lumpsum) dan Kontrak Harga Satuan (Unit Price). Masing-masing tipe kontrak memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dijadikan bahan pertimbangan oleh kontraktor untuk menentukan tindakan dalam mengatasi risiko. Penilitian ini mengambil sampel yaitu proyek dengan sistem kontrak lumpsum fix price pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Kolam Renang di Jalan Ujung Pandang Dalam Kecamatan Pontianak Kota. Analisis risiko dilakukan dengan menstrukturisasi risiko menggunakan metode RSBS (Risk Breakdown Structure) dan mengalikan nilai dampak dan frekuensi untuk mendapatkan nilai tingkat risiko pada tiap faktor risiko. Hasil analisis yang didapat dari RBS, dianalisa lebih lanjut berdasarkan pengalaman empiris manajer proyek untuk mengetahui tindakannya dalam mengatasi risiko, kemudian dianalisa dan dibahas lagi menggunakan diagram alir untuk mengetahui hubungan antar faktor risiko, tabel perbandingan jumlah resiko, perbandingan tingkat kepentingan risiko (importance level) perbandingan tingkat risiko berdasarkan pemilik proyek dan tingkat risiko berdasarkan sistem pembayaran. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu, jenis risiko dan tingkat risiko pada tiap tahapan proyek untuk proyek dengan sistem kontrak lumpsum fix price juga tergantung pada jenis proyek, lokasi proyek, kompleksitas pekerjaan dan tingkat kemampuan (pengalaman) kontraktor, bukan hanya tipe kontrak yang digunakan, selain itu berdasarkan tingkat kepentingan (importance level) tiap jenis proyek, membuktikan bahwa belum tentu proyek dengan sistem kontrak lumpsum fix price memiliki risiko lebih rendah dari pada proyek dengan sistem kontrak unit price atau jenis kontrak lainnya. Sedangkan analisa berdasarkan tingkat risiko pada faktor risiko pemilik proyek, risiko pemilik proyek pemerintah jauh lebih kecil daripada swasta. Sedangkan berdasarkan sistem pembayaran termin, ada dua type sistem pembayaran termin, yaitu monthly payment dan progres payment, secara umum sistem pembayaran progres payment lebih berisiko dibandingkan dengan sistem pembayaran monthly payment. Sedangkan hal yang membedakan penanganan risiko pada proyek lumpsum fix price, adalah antisipasinya terhadap harga pasar. Kata kunci : kontrak lumpsum fix price